<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Pranowo Ungkap Solusi Pupuk Subsidi yang Langka</title><description>Calon Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo bertemu ribuan petani di Desa Kutukan, Blora, Jawa Tengah, Kamis (4/1/2024).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/04/320/2949579/ganjar-pranowo-ungkap-solusi-pupuk-subsidi-yang-langka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/04/320/2949579/ganjar-pranowo-ungkap-solusi-pupuk-subsidi-yang-langka"/><item><title>Ganjar Pranowo Ungkap Solusi Pupuk Subsidi yang Langka</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/04/320/2949579/ganjar-pranowo-ungkap-solusi-pupuk-subsidi-yang-langka</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/04/320/2949579/ganjar-pranowo-ungkap-solusi-pupuk-subsidi-yang-langka</guid><pubDate>Kamis 04 Januari 2024 16:08 WIB</pubDate><dc:creator>Rifqi Herjoko</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/04/320/2949579/ganjar-pranowo-ungkap-solusi-pupuk-subsidi-yang-langka-fPFOWzrT67.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Solusi Ganjar atasi pupuk langka (Foto: TPN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/04/320/2949579/ganjar-pranowo-ungkap-solusi-pupuk-subsidi-yang-langka-fPFOWzrT67.jpg</image><title>Solusi Ganjar atasi pupuk langka (Foto: TPN)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wNC8xLzE3NTc3OC81L3g4cjUyZ2o=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BLORA - Calon Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo bertemu ribuan petani di Desa Kutukan, Blora, Jawa Tengah, Kamis (4/1/2024). Capres yang didukung Partai Perindo ini mendapatkan keluhan mengenai persoalan pupuk oleh para petani yang ada di sana.
Ketika datang, Ganjar langsung diajak untuk menyebarkan pupuk di lahan persawahan di Desa Kutukan, Blora. Capres berambut putih ini pun menebarkan pupuk bersama para petani di desa tersebut.

BACA JUGA:
Alam Ganjar Bertemu Putra Mahfud MD, Keduanya Tak Ingin Dianggap Spesial


Salah seorang petani bernama Sukartiono menyampaikan keluhannya kepada Ganjar. Dia mengaku kesulitan mendapatkan pupuk subsidi di wilayah Blora karena kuotanya dikurangi saat ini.
&amp;ldquo;Berhubung sekarang dikurangi, jadi koutanya dikurangi. Harapan saya semoga Pak Ganjar menjadi Presiden, supaya petani bisa makmur kembali, pupuk dipenuhi kembali,&amp;rdquo; ujar Sukartiono saat bertemu Ganjar.

BACA JUGA:
Ungkap Pesan Megawati saat Konsolidasi, Ganjar: Jangan Pernah Takut


Mendengar keluhan tersebut, Ganjar mengatakan keseriusannya mengatasi masalah pupuk di Indonesia. Ia menjelaskan permasalahan pupuk menjadi salah satu fokus persoalan yang akan menjadi perhatian bersama dengan Calon Wakil Presiden Mahfud MD.
&amp;ldquo;Inilah yang kita mesti menjadi perhatian. Maka mesti punya komitmen sungguh-sungguh di sisi hulu pertanian pupuknya jangan dikurangi,&amp;rdquo; ujar Ganjar.
Ganjar berjanji bila dia menjadi Presiden nantinya pupuk subsidi  jumlahnya tidak dikurangi. Akan tetapi, ia akan memperbaiki pengelolaan  data agar pupuk subsidi bisa tepat sasaran, sehingga bisa menghasilkan  ketahanan dan kedaulatan pangan.
&amp;ldquo;Maka datanya saja diperbaiki agar penyalurannya tepat sasaran.  Sambil mereka diedukasi oleh kawan-kawan penyuluh ahar mereka  menggunakan pupuk berimbang, kedua pupuk organik sejatinya produksi kita  sesuai dengan yang kita harapkan dalam ketahanan dan kedaulatan pangan  kita,&amp;rdquo; sambungnya kemudian.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wNC8xLzE3NTc3OC81L3g4cjUyZ2o=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BLORA - Calon Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo bertemu ribuan petani di Desa Kutukan, Blora, Jawa Tengah, Kamis (4/1/2024). Capres yang didukung Partai Perindo ini mendapatkan keluhan mengenai persoalan pupuk oleh para petani yang ada di sana.
Ketika datang, Ganjar langsung diajak untuk menyebarkan pupuk di lahan persawahan di Desa Kutukan, Blora. Capres berambut putih ini pun menebarkan pupuk bersama para petani di desa tersebut.

BACA JUGA:
Alam Ganjar Bertemu Putra Mahfud MD, Keduanya Tak Ingin Dianggap Spesial


Salah seorang petani bernama Sukartiono menyampaikan keluhannya kepada Ganjar. Dia mengaku kesulitan mendapatkan pupuk subsidi di wilayah Blora karena kuotanya dikurangi saat ini.
&amp;ldquo;Berhubung sekarang dikurangi, jadi koutanya dikurangi. Harapan saya semoga Pak Ganjar menjadi Presiden, supaya petani bisa makmur kembali, pupuk dipenuhi kembali,&amp;rdquo; ujar Sukartiono saat bertemu Ganjar.

BACA JUGA:
Ungkap Pesan Megawati saat Konsolidasi, Ganjar: Jangan Pernah Takut


Mendengar keluhan tersebut, Ganjar mengatakan keseriusannya mengatasi masalah pupuk di Indonesia. Ia menjelaskan permasalahan pupuk menjadi salah satu fokus persoalan yang akan menjadi perhatian bersama dengan Calon Wakil Presiden Mahfud MD.
&amp;ldquo;Inilah yang kita mesti menjadi perhatian. Maka mesti punya komitmen sungguh-sungguh di sisi hulu pertanian pupuknya jangan dikurangi,&amp;rdquo; ujar Ganjar.
Ganjar berjanji bila dia menjadi Presiden nantinya pupuk subsidi  jumlahnya tidak dikurangi. Akan tetapi, ia akan memperbaiki pengelolaan  data agar pupuk subsidi bisa tepat sasaran, sehingga bisa menghasilkan  ketahanan dan kedaulatan pangan.
&amp;ldquo;Maka datanya saja diperbaiki agar penyalurannya tepat sasaran.  Sambil mereka diedukasi oleh kawan-kawan penyuluh ahar mereka  menggunakan pupuk berimbang, kedua pupuk organik sejatinya produksi kita  sesuai dengan yang kita harapkan dalam ketahanan dan kedaulatan pangan  kita,&amp;rdquo; sambungnya kemudian.</content:encoded></item></channel></rss>
