<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Djarum dan Wings Group Hengkang dari Konsorsium Aguan di IKN?</title><description>Wings Group dan Djarum diisukan keluar dari konsorsium Aguan dan proyek IKN Nusantara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/04/470/2949638/djarum-dan-wings-group-hengkang-dari-konsorsium-aguan-di-ikn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/04/470/2949638/djarum-dan-wings-group-hengkang-dari-konsorsium-aguan-di-ikn"/><item><title>Djarum dan Wings Group Hengkang dari Konsorsium Aguan di IKN?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/04/470/2949638/djarum-dan-wings-group-hengkang-dari-konsorsium-aguan-di-ikn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/04/470/2949638/djarum-dan-wings-group-hengkang-dari-konsorsium-aguan-di-ikn</guid><pubDate>Kamis 04 Januari 2024 17:30 WIB</pubDate><dc:creator>Putri Syifa Amelia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/04/470/2949638/djarum-dan-wings-group-hengkang-dari-konsorsium-aguan-di-ikn-hV0QnyQx86.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Djarum dan Wings Group dikabarkan keluar dari proyek IKN (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/04/470/2949638/djarum-dan-wings-group-hengkang-dari-konsorsium-aguan-di-ikn-hV0QnyQx86.jpg</image><title>Djarum dan Wings Group dikabarkan keluar dari proyek IKN (Foto: Instagram)</title></images><description>


JAKARTA - Wings Group dan Djarum diisukan keluar dari konsorsium Aguan dan proyek IKN Nusantara.
Menjawab isu tersebut, Juru Bicara Otorita Ibukota Nusantara (OIKN) Troy Pantouw membantah dengan tegas isu hengkangnya Wings Group dan Djarum dari konsorsium Agung Sedayu Group dalam proyek IKN.

BACA JUGA:
Alokasi Anggaran IKN Tembus Rp72,8 Triliun hingga 2024

Troy mengatakan bahwa kedua mega group tersebut masih akan tetap ikut berkontribusi dalam pembangunan IKN.
&amp;ldquo;Jawabannya adalah bahwa isu ini tidak benar. Mereka (Wings dan Djarum) tetap ada dalam konsorsium untuk turut mengembangkan kawasan di IKN,&amp;rdquo; jawab Juru Bicara Otorita Ibukota Nusantara (OIKN) Troy Pantouw saat dihubungi oleh Okezone, Kamis (4/1/2024).

BACA JUGA:
23 Investor Lokal Investasi Rp41 Triliun di IKN pada 2023

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, terdapat sebanyak 10 pengusaha yang mulai menanamkan modalnya Rp40 triliun di IKN.
Berdasarkan penuturan Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Agung Wicaksono, bos Agung Sedayu Group (ASG) Sugianto Kusuma. akan memimpin Konsorsium Nusantara.
Agung menjelaskan setidaknya 10 perusahaan lokal yang tergabung melalui konsorsium tersebut.Di mana yang pertama ada Agung Sedayu Group, Salim Group, Sinarmas, Pulau Intan, Djarum dan Wings Group.
&quot;Dari data yang mereka (konsorsium ASG) sampaikan, informasinya  sekitar sampai dengan Rp40 triliun (nilai investasi),&quot; jelas Agung.
Lebih lanjut Agung menjelaskan 10 perusahaan asal swasta itu  melakukan pembangunan diatas lahan seluas 17 hektare yang berada persis  di sambung kebangsaan, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.
&quot;Itu satu ekosistem kota yang mulai terwujud dengan investasi dari  konsorsium di hari ini melakukan groundbreaking dan perusahaan yang akan  launching,&quot; kata Agung.
Menurutnya realisasi investasi yang dilakukan pada hari ini tidak hanya sebatas membangun bangunan komersil saja.
Tapi konsorsium Nusantara itu juga berkomitmen untuk menggarap kebun raya di IKN yang nantinya bakal menjadi kawasan hijau.
&quot;Kita minta sebagai kontribusi (konsorisium Nusantara) membangun  botanical garden jadi sebuah botanical garden yang menjaga kota ini  menajdi kota hijau,&quot; sambungnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Wings Group dan Djarum diisukan keluar dari konsorsium Aguan dan proyek IKN Nusantara.
Menjawab isu tersebut, Juru Bicara Otorita Ibukota Nusantara (OIKN) Troy Pantouw membantah dengan tegas isu hengkangnya Wings Group dan Djarum dari konsorsium Agung Sedayu Group dalam proyek IKN.

BACA JUGA:
Alokasi Anggaran IKN Tembus Rp72,8 Triliun hingga 2024

Troy mengatakan bahwa kedua mega group tersebut masih akan tetap ikut berkontribusi dalam pembangunan IKN.
&amp;ldquo;Jawabannya adalah bahwa isu ini tidak benar. Mereka (Wings dan Djarum) tetap ada dalam konsorsium untuk turut mengembangkan kawasan di IKN,&amp;rdquo; jawab Juru Bicara Otorita Ibukota Nusantara (OIKN) Troy Pantouw saat dihubungi oleh Okezone, Kamis (4/1/2024).

BACA JUGA:
23 Investor Lokal Investasi Rp41 Triliun di IKN pada 2023

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, terdapat sebanyak 10 pengusaha yang mulai menanamkan modalnya Rp40 triliun di IKN.
Berdasarkan penuturan Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Agung Wicaksono, bos Agung Sedayu Group (ASG) Sugianto Kusuma. akan memimpin Konsorsium Nusantara.
Agung menjelaskan setidaknya 10 perusahaan lokal yang tergabung melalui konsorsium tersebut.Di mana yang pertama ada Agung Sedayu Group, Salim Group, Sinarmas, Pulau Intan, Djarum dan Wings Group.
&quot;Dari data yang mereka (konsorsium ASG) sampaikan, informasinya  sekitar sampai dengan Rp40 triliun (nilai investasi),&quot; jelas Agung.
Lebih lanjut Agung menjelaskan 10 perusahaan asal swasta itu  melakukan pembangunan diatas lahan seluas 17 hektare yang berada persis  di sambung kebangsaan, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.
&quot;Itu satu ekosistem kota yang mulai terwujud dengan investasi dari  konsorsium di hari ini melakukan groundbreaking dan perusahaan yang akan  launching,&quot; kata Agung.
Menurutnya realisasi investasi yang dilakukan pada hari ini tidak hanya sebatas membangun bangunan komersil saja.
Tapi konsorsium Nusantara itu juga berkomitmen untuk menggarap kebun raya di IKN yang nantinya bakal menjadi kawasan hijau.
&quot;Kita minta sebagai kontribusi (konsorisium Nusantara) membangun  botanical garden jadi sebuah botanical garden yang menjaga kota ini  menajdi kota hijau,&quot; sambungnya.</content:encoded></item></channel></rss>
