<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Citra Nusantara (CGAS) Melantai di BEI Besok   </title><description>PT Citra Nusantara Gemilang Tbk akan mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin 8 Januari 2024</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/07/278/2950806/citra-nusantara-cgas-melantai-di-bei-besok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/07/278/2950806/citra-nusantara-cgas-melantai-di-bei-besok"/><item><title>Citra Nusantara (CGAS) Melantai di BEI Besok   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/07/278/2950806/citra-nusantara-cgas-melantai-di-bei-besok</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/07/278/2950806/citra-nusantara-cgas-melantai-di-bei-besok</guid><pubDate>Minggu 07 Januari 2024 14:03 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/07/278/2950806/citra-nusantara-cgas-melantai-di-bei-besok-cJE7vOXO1F.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Citra Nusantara Bakal Melantai di BEI Besok. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/07/278/2950806/citra-nusantara-cgas-melantai-di-bei-besok-cJE7vOXO1F.jpg</image><title>Citra Nusantara Bakal Melantai di BEI Besok. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA - PT Citra Nusantara Gemilang Tbk akan mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin 8 Januari 2024. Perseroan akan tercatat dengan kode saham CGAS.
Perusahaan yang bergerak di bidang distribusi gas alam ini mencatatkan laba bersih sebesar Rp4,63 miliar pada Juni 2023. Angka itu turun 22,73% dari periode yang sama tahun 2022 lalu yang sebesar Rp7,85 miliar.

BACA JUGA:
IPO, Citra Nusantara Gemilang Pasang Harga Rp338 per Saham

&amp;ldquo;Penurunan ini terjadi seiring dengan penurunan laba sebelum pajak penghasilan sebesar Rp2,44 miliar atau sebesar 28,74%,&amp;rdquo; demikian dikutip dari prospektus pada Minggu (7/1/2024).
Di samping itu, pendapatan perseroan per Juni 2023 juga mengalami penurunan 15,05% menjadi sebesar Rp182,66 miliar, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022 lalu yang sebesar Rp215,01 miliar.
Penurunan pendapatan perseroan utamanya disebabkan oleh penurunan pendapatan segmen operasi gas pada perseroan dan entitas anak sebesar Rp76,72 miliar atau sebesar 93,03%, namun dibatasi terutama oleh peningkatan pendapatan lain-lain entitas anak sebesar Rp37,87 miliar atau sebesar 249,94%.

BACA JUGA:
Hary Tanoesoedibjo Sebut Ekspansi Digital Media Citra Nusantara (MNCN) Sangat Cepat

Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan perseroan untuk periode yang berakhir pada Juni 2023 tercatat sebesar Rp147,25 miliar atau mengalami penurunan sebesar 15,64% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp174,55 miliar.
&amp;ldquo;Terutama disebabkan oleh penurunan beban pokok pendapatan untuk segmen gas pada perseroan dan entitas anak sebesar 46,64% seiring dengan penurunan pendapatan dari segmen gas,&amp;rdquo; lanjut prospektus.Sementara itu, total aset perseroan untuk periode Januari-Juni 2023 adalah sebesar Rp188,55 miliar, naik jika dibandingkan dengan total aset perseroan pada Desember 2022 yaitu sebesar Rp179,77 miliar. Adapun, liabilitas perseroan pada periode tersebut tercatat sebesar Rp112,14 miliar dan ekuitas sebesar Rp76,40 miliar.
Dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), perseroan menawarkan sebanyak 531,42 juta saham atau 30% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Dengan harga penawaran Rp338 per saham, perseroan berpotensi meraup dana sebesar Rp179,62 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Citra Nusantara Gemilang Tbk akan mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin 8 Januari 2024. Perseroan akan tercatat dengan kode saham CGAS.
Perusahaan yang bergerak di bidang distribusi gas alam ini mencatatkan laba bersih sebesar Rp4,63 miliar pada Juni 2023. Angka itu turun 22,73% dari periode yang sama tahun 2022 lalu yang sebesar Rp7,85 miliar.

BACA JUGA:
IPO, Citra Nusantara Gemilang Pasang Harga Rp338 per Saham

&amp;ldquo;Penurunan ini terjadi seiring dengan penurunan laba sebelum pajak penghasilan sebesar Rp2,44 miliar atau sebesar 28,74%,&amp;rdquo; demikian dikutip dari prospektus pada Minggu (7/1/2024).
Di samping itu, pendapatan perseroan per Juni 2023 juga mengalami penurunan 15,05% menjadi sebesar Rp182,66 miliar, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022 lalu yang sebesar Rp215,01 miliar.
Penurunan pendapatan perseroan utamanya disebabkan oleh penurunan pendapatan segmen operasi gas pada perseroan dan entitas anak sebesar Rp76,72 miliar atau sebesar 93,03%, namun dibatasi terutama oleh peningkatan pendapatan lain-lain entitas anak sebesar Rp37,87 miliar atau sebesar 249,94%.

BACA JUGA:
Hary Tanoesoedibjo Sebut Ekspansi Digital Media Citra Nusantara (MNCN) Sangat Cepat

Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan perseroan untuk periode yang berakhir pada Juni 2023 tercatat sebesar Rp147,25 miliar atau mengalami penurunan sebesar 15,64% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp174,55 miliar.
&amp;ldquo;Terutama disebabkan oleh penurunan beban pokok pendapatan untuk segmen gas pada perseroan dan entitas anak sebesar 46,64% seiring dengan penurunan pendapatan dari segmen gas,&amp;rdquo; lanjut prospektus.Sementara itu, total aset perseroan untuk periode Januari-Juni 2023 adalah sebesar Rp188,55 miliar, naik jika dibandingkan dengan total aset perseroan pada Desember 2022 yaitu sebesar Rp179,77 miliar. Adapun, liabilitas perseroan pada periode tersebut tercatat sebesar Rp112,14 miliar dan ekuitas sebesar Rp76,40 miliar.
Dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), perseroan menawarkan sebanyak 531,42 juta saham atau 30% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Dengan harga penawaran Rp338 per saham, perseroan berpotensi meraup dana sebesar Rp179,62 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
