<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pesawat Boeing 737 Max 9 Milik Lion Air Dilarang Terbang, Ini Reaksi Maskapai</title><description>Lion Air buka suara soal keputusan Kementerian Perhubungan memberhentikan sementara operasional pesawat Boeing 737-9 Max.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/09/320/2951813/pesawat-boeing-737-max-9-milik-lion-air-dilarang-terbang-ini-reaksi-maskapai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/09/320/2951813/pesawat-boeing-737-max-9-milik-lion-air-dilarang-terbang-ini-reaksi-maskapai"/><item><title>Pesawat Boeing 737 Max 9 Milik Lion Air Dilarang Terbang, Ini Reaksi Maskapai</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/09/320/2951813/pesawat-boeing-737-max-9-milik-lion-air-dilarang-terbang-ini-reaksi-maskapai</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/09/320/2951813/pesawat-boeing-737-max-9-milik-lion-air-dilarang-terbang-ini-reaksi-maskapai</guid><pubDate>Selasa 09 Januari 2024 09:45 WIB</pubDate><dc:creator>Meliana Tesa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/09/320/2951813/pesawat-boeing-737-max-9-milik-lion-air-dilarang-terbang-ini-reaksi-maskapai-fA21T5OZ7t.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Reaksi Maskapai Lion Air soal Boeing 737 MAX 9 dilarang terbang (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/09/320/2951813/pesawat-boeing-737-max-9-milik-lion-air-dilarang-terbang-ini-reaksi-maskapai-fA21T5OZ7t.jpg</image><title>Reaksi Maskapai Lion Air soal Boeing 737 MAX 9 dilarang terbang (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMS8xLzE3MzAzNS81L3g4cDhqdTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Lion Air buka suara soal keputusan Kementerian Perhubungan memberhentikan sementara operasional pesawat Boeing 737-9 Max. Lion Air menegaskan bahwa Boeing 737-9 MAX yang dioperasikan tidak termasuk dalam kategori pesawat yang mengalami insiden terkait pintu darurat bagian tengah (mid cabin door).
&amp;ldquo;Boeing 737-9 MAX Lion Air memiliki konfigurasi (desain) berbeda dengan pesawat yang terlibat (mengalami) insiden di Portland, Oregon, Amerika Serikat, Boeing 737-9 MAX Lion Air dilengkapi mid cabin emergency exit door type II active door, yang berarti sistem pada pintu darurat bagian tengah tersebut berfungsi aktif dan dapat dioperasikan secara baik,&amp;rdquo; papar Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro, Selasa (9/1/2024).

BACA JUGA:
Skandal Keamanan Boeing 737, Kemenhub Larang Pesawat Lion Air Terbang di Indonesia


Menurutnya, Boeing 737-9 MAX Lion Air tidak termasuk dalam kategori perintah keselamatan udara yang memerlukan tindakan segera atau Emergency Airworthiness Directive (EAD) nomor 2024-02-51 yang diterbitkan Federal Aviation Administration (FAA) pada 6 Januari 2024.
Dana menjabarkan, Boeing 737-9 MAX Lion Air tidak menggunakan tipe pintu darurat bagian tengah yang non-aktif (mid cabin door plug).

BACA JUGA:
Pesawat Boeing 737 Max 9 Dikandangkan Usai Ledakan Panel Kabin


&amp;ldquo;Lion Air menggunakan (mengoperasikan) jenis pintu darurat bagian tengah yang aktif dan dapat dioperasikan dengan aman,&amp;rdquo; ucap Danang.
Lion Air saat ini mengoperasikan 3 (tiga) unit Boeing 737-9 MAX, dan sejak 5 Januari 2024, Lion Air telah melakukan langkah-langkah pencegahan (mitigasi/ preventif). Lion Air sedang melakukan inspeksi lebih lanjut fokus pada mid-cabin emergency exit door, yang melibatkan Mid Cabin Emergency Exit Flight Lock Operational Test. Langkah dimaksud merupakan upaya Lion Air memenuhi standar keselamatan penerbangan yang ketat.
Sebelumnya, Ditjen Perhubungan Udara juga telah melakukan review dan  evaluasi terhadap pesawat Boeing 737-9 MAX milik Lion Air dengan  registrasi PK-LRF, PK-LRG, PK-LRI.
Hasilnya, ketiga pesawat tersebut, memang tidak memiliki mid exit  door plug sebagaimana yang terpasang di pesawat Alaska Airlines karena  Lion Air menggunakan mid cabin emergency exit door type II.
Selanjutnya, Ditjen Perhubungan Udara telah menerbitkan Airworthiness  Directives (AD) atau Petunjuk Pelaksanaan Kelaikan Udara 24-01-001-U  tentang pemberlakuan FAA AD 2024-02-51 yang dikhususkan untuk pesawat  B737-9 yang memiliki mid cabin door plug yang diterbitkan tanggal 7  Januari 2024. Sehingga penghentian operasi sementara beberapa armada  Lion Air diterapkan.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMS8xLzE3MzAzNS81L3g4cDhqdTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Lion Air buka suara soal keputusan Kementerian Perhubungan memberhentikan sementara operasional pesawat Boeing 737-9 Max. Lion Air menegaskan bahwa Boeing 737-9 MAX yang dioperasikan tidak termasuk dalam kategori pesawat yang mengalami insiden terkait pintu darurat bagian tengah (mid cabin door).
&amp;ldquo;Boeing 737-9 MAX Lion Air memiliki konfigurasi (desain) berbeda dengan pesawat yang terlibat (mengalami) insiden di Portland, Oregon, Amerika Serikat, Boeing 737-9 MAX Lion Air dilengkapi mid cabin emergency exit door type II active door, yang berarti sistem pada pintu darurat bagian tengah tersebut berfungsi aktif dan dapat dioperasikan secara baik,&amp;rdquo; papar Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro, Selasa (9/1/2024).

BACA JUGA:
Skandal Keamanan Boeing 737, Kemenhub Larang Pesawat Lion Air Terbang di Indonesia


Menurutnya, Boeing 737-9 MAX Lion Air tidak termasuk dalam kategori perintah keselamatan udara yang memerlukan tindakan segera atau Emergency Airworthiness Directive (EAD) nomor 2024-02-51 yang diterbitkan Federal Aviation Administration (FAA) pada 6 Januari 2024.
Dana menjabarkan, Boeing 737-9 MAX Lion Air tidak menggunakan tipe pintu darurat bagian tengah yang non-aktif (mid cabin door plug).

BACA JUGA:
Pesawat Boeing 737 Max 9 Dikandangkan Usai Ledakan Panel Kabin


&amp;ldquo;Lion Air menggunakan (mengoperasikan) jenis pintu darurat bagian tengah yang aktif dan dapat dioperasikan dengan aman,&amp;rdquo; ucap Danang.
Lion Air saat ini mengoperasikan 3 (tiga) unit Boeing 737-9 MAX, dan sejak 5 Januari 2024, Lion Air telah melakukan langkah-langkah pencegahan (mitigasi/ preventif). Lion Air sedang melakukan inspeksi lebih lanjut fokus pada mid-cabin emergency exit door, yang melibatkan Mid Cabin Emergency Exit Flight Lock Operational Test. Langkah dimaksud merupakan upaya Lion Air memenuhi standar keselamatan penerbangan yang ketat.
Sebelumnya, Ditjen Perhubungan Udara juga telah melakukan review dan  evaluasi terhadap pesawat Boeing 737-9 MAX milik Lion Air dengan  registrasi PK-LRF, PK-LRG, PK-LRI.
Hasilnya, ketiga pesawat tersebut, memang tidak memiliki mid exit  door plug sebagaimana yang terpasang di pesawat Alaska Airlines karena  Lion Air menggunakan mid cabin emergency exit door type II.
Selanjutnya, Ditjen Perhubungan Udara telah menerbitkan Airworthiness  Directives (AD) atau Petunjuk Pelaksanaan Kelaikan Udara 24-01-001-U  tentang pemberlakuan FAA AD 2024-02-51 yang dikhususkan untuk pesawat  B737-9 yang memiliki mid cabin door plug yang diterbitkan tanggal 7  Januari 2024. Sehingga penghentian operasi sementara beberapa armada  Lion Air diterapkan.</content:encoded></item></channel></rss>
