<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wings Group dan Djarum Tak Masuk Konsorsium Aguan di IKN, Begini Kata Bahlil</title><description>Bahlil Lahadalia memastikan perusahaan milik konglomerat Budi Hartono, Group Djarum, dan perusahaan Wiliam Katuari, Wings Group.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/09/470/2952042/wings-group-dan-djarum-tak-masuk-konsorsium-aguan-di-ikn-begini-kata-bahlil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/09/470/2952042/wings-group-dan-djarum-tak-masuk-konsorsium-aguan-di-ikn-begini-kata-bahlil"/><item><title>Wings Group dan Djarum Tak Masuk Konsorsium Aguan di IKN, Begini Kata Bahlil</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/09/470/2952042/wings-group-dan-djarum-tak-masuk-konsorsium-aguan-di-ikn-begini-kata-bahlil</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/09/470/2952042/wings-group-dan-djarum-tak-masuk-konsorsium-aguan-di-ikn-begini-kata-bahlil</guid><pubDate>Selasa 09 Januari 2024 15:29 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/09/470/2952042/wings-group-dan-djarum-tak-masuk-konsorsium-aguan-di-ikn-begini-kata-bahlil-bcePqv4mlm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Investasi Bahlil Lahadalia bicara soal investasi IKN. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/09/470/2952042/wings-group-dan-djarum-tak-masuk-konsorsium-aguan-di-ikn-begini-kata-bahlil-bcePqv4mlm.jpg</image><title>Menteri Investasi Bahlil Lahadalia bicara soal investasi IKN. (Foto: MPI)</title></images><description>


JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memastikan perusahaan milik konglomerat Budi Hartono, Group Djarum, dan perusahaan Wiliam Katuari, Wings Group bukan bagian dari konsorium investor Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurutnya, sejak awal kedua perusahaan tersebut memang tidak tergabung dengan konsorium Nusantara yang dipimpin oleh konglomerat Sugianto Kusuma alias Aguan melalui perusahaan Agung Sedayu Group (ASG).

BACA JUGA:
Menhub ke Korsel dan China Tawarkan Proyek Transportasi di IKN dan Bali

&quot;Wings dan Djarum itu tidak merupakan (bagian) konsorsium yang dilakukan oleh Agung Sedayu,&quot; ujar Bahlil di Istana Negara, Selasa (9/1/2024).
Adapun konsorsium ASG sendiri sebelumnya sudah merealisasikan investasinya ke IKN sejak bulan September 2023 lalu, dengan nilai investasi sekitar Rp20 trliun untuk membangun proyek hotel hingga sarana belanja di IKN.

BACA JUGA:
APBN 2024 Gelontorkan Rp40 Triliun untuk Infrastruktur IKN&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Namun demikian, Bahlil memastikan kedua perusahaan milik konglomerat di Indonesia itu akan tetap berinvestasi di IKN. Terkait waktunya, Bahlil menyebut kemungkinan baru bisa direalisasikan setelah pembangunan tahap pertama rampung, alias pasca 2024.&amp;ldquo;Dia (Wings dan Djarum) akan melakukan investasi setelah tahap pertama selesai. Jadi itu siapa sih yang ngomong (hengkang dari proyek IKN) kok sok tahu banget,&quot; kata Bahlil.
&quot;Waktu itu dalam pembicaraan iya (tetap invetsasi ke IKN), karena saya itu, kalau Kementerian Investasi, saya akan ngomong yang sudah tereksekusi, kalau masih akan, itu potensi,&quot; tutupnya</description><content:encoded>


JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memastikan perusahaan milik konglomerat Budi Hartono, Group Djarum, dan perusahaan Wiliam Katuari, Wings Group bukan bagian dari konsorium investor Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurutnya, sejak awal kedua perusahaan tersebut memang tidak tergabung dengan konsorium Nusantara yang dipimpin oleh konglomerat Sugianto Kusuma alias Aguan melalui perusahaan Agung Sedayu Group (ASG).

BACA JUGA:
Menhub ke Korsel dan China Tawarkan Proyek Transportasi di IKN dan Bali

&quot;Wings dan Djarum itu tidak merupakan (bagian) konsorsium yang dilakukan oleh Agung Sedayu,&quot; ujar Bahlil di Istana Negara, Selasa (9/1/2024).
Adapun konsorsium ASG sendiri sebelumnya sudah merealisasikan investasinya ke IKN sejak bulan September 2023 lalu, dengan nilai investasi sekitar Rp20 trliun untuk membangun proyek hotel hingga sarana belanja di IKN.

BACA JUGA:
APBN 2024 Gelontorkan Rp40 Triliun untuk Infrastruktur IKN&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Namun demikian, Bahlil memastikan kedua perusahaan milik konglomerat di Indonesia itu akan tetap berinvestasi di IKN. Terkait waktunya, Bahlil menyebut kemungkinan baru bisa direalisasikan setelah pembangunan tahap pertama rampung, alias pasca 2024.&amp;ldquo;Dia (Wings dan Djarum) akan melakukan investasi setelah tahap pertama selesai. Jadi itu siapa sih yang ngomong (hengkang dari proyek IKN) kok sok tahu banget,&quot; kata Bahlil.
&quot;Waktu itu dalam pembicaraan iya (tetap invetsasi ke IKN), karena saya itu, kalau Kementerian Investasi, saya akan ngomong yang sudah tereksekusi, kalau masih akan, itu potensi,&quot; tutupnya</content:encoded></item></channel></rss>
