<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Saham Multi Spunindo (MSJA) Naik 20% di Perdagangan Perdana</title><description>Harga saham PT Multi Spunindo Jaya Tbk naik pada perdagangan perdana.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/10/278/2952374/harga-saham-multi-spunindo-msja-naik-20-di-perdagangan-perdana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/10/278/2952374/harga-saham-multi-spunindo-msja-naik-20-di-perdagangan-perdana"/><item><title>Harga Saham Multi Spunindo (MSJA) Naik 20% di Perdagangan Perdana</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/10/278/2952374/harga-saham-multi-spunindo-msja-naik-20-di-perdagangan-perdana</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/10/278/2952374/harga-saham-multi-spunindo-msja-naik-20-di-perdagangan-perdana</guid><pubDate>Rabu 10 Januari 2024 09:33 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/10/278/2952374/harga-saham-multi-spunindo-msja-naik-20-di-perdagangan-perdana-7lZbomwzvD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga saham Multi Spunindo Jaya naik di debut perdana (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/10/278/2952374/harga-saham-multi-spunindo-msja-naik-20-di-perdagangan-perdana-7lZbomwzvD.jpg</image><title>Harga saham Multi Spunindo Jaya naik di debut perdana (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Harga saham PT Multi Spunindo Jaya Tbk naik pada perdagangan perdana. Saham MSJA resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (10/1/2024).
Harga saham MSJA ini dibuka naik 20,00% ke level Rp360 pada perdagangan perdananya. Sebelumnya, harga penawaran yang ditetapkan oleh perseroan sebesar Rp300 per saham.

BACA JUGA:
Debut Perdana, Harga Saham Sinergi Multi Lestarindo (SMLE) Melesat 28%


Hingga pukul 09.03 WIB, harga saham perusahaan yang bergerak di bidang industri nonwoven ini berada di level Rp304 per saham. Adapun, volume saham yang diperdagangkan tercatat sebanyak 57,82 juta saham, dan nilai transaksi mencapai Rp17,59 miliar. Sedangkan frekuensinya sebanyak 5.889 kali.
&amp;ldquo;Tujuan kami masuk ke bursa adalah untuk mencapai transparansi, efisiensi serta akuntabilitas dari setiap kegiatan usaha kami. Di samping itu, dengan membuka akses ke pasar modal, kami berharap perseroan bisa mendapatkan lebih banyak fleksibilitas untuk mengembangkan perusahaan lebih besar lagi,&amp;rdquo; kata Direktur Utama MSJA, Sasongko Basuki dalam Seremoni Pencatatan Perdana Saham MSJA di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (10/1/2024).

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Dibuka Melemah ke Level 7.187


Dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) ini, perseroan menawarkan sebanyak 882,35 juta saham atau 15% dari total modal ditempatkan dan disetor. Perseroan berpotensi mengantongi dana sebesar Rp264,70 miliar.
Perihal penggunaan dana, perusahaan yang bergerak di bidang industri  nonwoven akan menggunakan sebesar 40% untuk pengembangan usaha perseroan  dalam bentuk belanja modal dengan rincian, sekitar 75% akan digunakan  perseroan untuk pembelian mesin SAP Sheet beserta utilitasnya, dalam  rangka penambahan lini produksi baru di perseroan. Kemudian, sekitar 25%  akan digunakan oleh perseroan untuk pembangunan gedung pabrik untuk  lini produksi SAP Sheet.
Selanjutnya, sebesar 30% akan digunakan untuk bentuk modal kerja  perseroan, seperti untuk pembiayaan kebutuhan operasional perseroan,  antara lain pembelian bahan baku, pembiayaan kegiatan operasional,  pembayaran gaji karyawan, biaya marketing, dan lain-lain. Kemudian,  sekitar 30% akan digunakan untuk pembayaran seluruh dan sebagian  pinjaman bank untuk fasilitas modal kerja.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Harga saham PT Multi Spunindo Jaya Tbk naik pada perdagangan perdana. Saham MSJA resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (10/1/2024).
Harga saham MSJA ini dibuka naik 20,00% ke level Rp360 pada perdagangan perdananya. Sebelumnya, harga penawaran yang ditetapkan oleh perseroan sebesar Rp300 per saham.

BACA JUGA:
Debut Perdana, Harga Saham Sinergi Multi Lestarindo (SMLE) Melesat 28%


Hingga pukul 09.03 WIB, harga saham perusahaan yang bergerak di bidang industri nonwoven ini berada di level Rp304 per saham. Adapun, volume saham yang diperdagangkan tercatat sebanyak 57,82 juta saham, dan nilai transaksi mencapai Rp17,59 miliar. Sedangkan frekuensinya sebanyak 5.889 kali.
&amp;ldquo;Tujuan kami masuk ke bursa adalah untuk mencapai transparansi, efisiensi serta akuntabilitas dari setiap kegiatan usaha kami. Di samping itu, dengan membuka akses ke pasar modal, kami berharap perseroan bisa mendapatkan lebih banyak fleksibilitas untuk mengembangkan perusahaan lebih besar lagi,&amp;rdquo; kata Direktur Utama MSJA, Sasongko Basuki dalam Seremoni Pencatatan Perdana Saham MSJA di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (10/1/2024).

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Dibuka Melemah ke Level 7.187


Dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) ini, perseroan menawarkan sebanyak 882,35 juta saham atau 15% dari total modal ditempatkan dan disetor. Perseroan berpotensi mengantongi dana sebesar Rp264,70 miliar.
Perihal penggunaan dana, perusahaan yang bergerak di bidang industri  nonwoven akan menggunakan sebesar 40% untuk pengembangan usaha perseroan  dalam bentuk belanja modal dengan rincian, sekitar 75% akan digunakan  perseroan untuk pembelian mesin SAP Sheet beserta utilitasnya, dalam  rangka penambahan lini produksi baru di perseroan. Kemudian, sekitar 25%  akan digunakan oleh perseroan untuk pembangunan gedung pabrik untuk  lini produksi SAP Sheet.
Selanjutnya, sebesar 30% akan digunakan untuk bentuk modal kerja  perseroan, seperti untuk pembiayaan kebutuhan operasional perseroan,  antara lain pembelian bahan baku, pembiayaan kegiatan operasional,  pembayaran gaji karyawan, biaya marketing, dan lain-lain. Kemudian,  sekitar 30% akan digunakan untuk pembayaran seluruh dan sebagian  pinjaman bank untuk fasilitas modal kerja.</content:encoded></item></channel></rss>
