<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sinergi Multi Lestarindo (SMLE) Alokasi 70% Dana IPO untuk Belanja Modal</title><description>PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) menargetkan 70% dari total dana initial public offering (IPO) untuk capex</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/10/278/2952789/sinergi-multi-lestarindo-smle-alokasi-70-dana-ipo-untuk-belanja-modal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/10/278/2952789/sinergi-multi-lestarindo-smle-alokasi-70-dana-ipo-untuk-belanja-modal"/><item><title>Sinergi Multi Lestarindo (SMLE) Alokasi 70% Dana IPO untuk Belanja Modal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/10/278/2952789/sinergi-multi-lestarindo-smle-alokasi-70-dana-ipo-untuk-belanja-modal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/10/278/2952789/sinergi-multi-lestarindo-smle-alokasi-70-dana-ipo-untuk-belanja-modal</guid><pubDate>Rabu 10 Januari 2024 21:28 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/10/278/2952789/sinergi-multi-lestarindo-tbk-smle-alokasi-70-dana-ipo-untuk-belanja-modal-onSf7aHzCs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sinergi Multi Lestarindo IPO. (Foto: Okezone.com/MNC Sekuritas)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/10/278/2952789/sinergi-multi-lestarindo-tbk-smle-alokasi-70-dana-ipo-untuk-belanja-modal-onSf7aHzCs.jpg</image><title>Sinergi Multi Lestarindo IPO. (Foto: Okezone.com/MNC Sekuritas)</title></images><description>JAKARTA - PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) menargetkan 70% dari total dana initial public offering (IPO) akan digunakan untuk belanja modal atau capital expenditure (capex).
Sejumlah keperluan akan segera dieksekusi seperti pembelian bahan baku, peralatan, hingga gudang baru.
&amp;ldquo;Jadi penggunaan dana IPO, dari Rp81 miliar yang kami dapat, kurang lebih 70% itu kita pakai untuk belanja modal, untuk pembelian bahan-bahan,&amp;rdquo; kata Direktur Utama SMLE, Siu Min saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (10/1/2024).

BACA JUGA:
Resmi IPO, Saham PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) Terbang hingga ARA

Secara rinci, perseroan berniat untuk membeli gudang dengan biaya sekitar Rp6 miliar, sedangkan sekitar Rp3-4 miliar bakal dikucurkan untuk instrumen peralatan laboratorium.
Adapun perseroan turut memakai kas internal untuk menutupi sisanya. Nilai capex yang diperoleh melalui listing di pasar modal menambah anggaran capex yang dipakai SMLE hingga paruh pertama tahun 2023.

BACA JUGA:
Debut Perdana, Harga Saham Sinergi Multi Lestarindo (SMLE) Melesat 28%

Berdasarkan prospektus, SMLE telah mengeluarkan capex sebesar Rp95,21 juta hingga 30 Juni 2023. Angka ini lebih kecil jika dibandingkan nilai capex sepanjang 2022 yang mencapai Rp563,42 juta.
Artinya, perolehan dana IPO menjadi berkah bagi SMLE, sehingga dapat memacu permodalan dan pengembangan perseroan. Manajemen mengungkap akan memperluas pangsa pasar demi mendongkrak penjualan.&quot;Kami berkomitmen untuk terus mengupayakan peningkatan kualitas operasional, mengembangkan inovasi produk, serta memperluas jaringan distribusi untuk memastikan keberlanjutan pertumbuhan,&quot; tegas Siu Min.
Sebagai catatan, SMLE menggandeng PT MNC Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek, dan PT Erdhika Elit Sekuitas sebagai penjamin emisi efek. Anggota bursa berkode EP dan AO itu menjamin seluruh penawaran saham dengan kesanggupan penuh alias Full Commitment.
SMLE menawarkan 465,62 juta saham kepada publik dengan harga Rp175 per saham. Dalam debut perdana, saham SMLE menembus auto rejection atas (ARA) sebear 34,86% di Rp236 per saham.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) menargetkan 70% dari total dana initial public offering (IPO) akan digunakan untuk belanja modal atau capital expenditure (capex).
Sejumlah keperluan akan segera dieksekusi seperti pembelian bahan baku, peralatan, hingga gudang baru.
&amp;ldquo;Jadi penggunaan dana IPO, dari Rp81 miliar yang kami dapat, kurang lebih 70% itu kita pakai untuk belanja modal, untuk pembelian bahan-bahan,&amp;rdquo; kata Direktur Utama SMLE, Siu Min saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (10/1/2024).

BACA JUGA:
Resmi IPO, Saham PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) Terbang hingga ARA

Secara rinci, perseroan berniat untuk membeli gudang dengan biaya sekitar Rp6 miliar, sedangkan sekitar Rp3-4 miliar bakal dikucurkan untuk instrumen peralatan laboratorium.
Adapun perseroan turut memakai kas internal untuk menutupi sisanya. Nilai capex yang diperoleh melalui listing di pasar modal menambah anggaran capex yang dipakai SMLE hingga paruh pertama tahun 2023.

BACA JUGA:
Debut Perdana, Harga Saham Sinergi Multi Lestarindo (SMLE) Melesat 28%

Berdasarkan prospektus, SMLE telah mengeluarkan capex sebesar Rp95,21 juta hingga 30 Juni 2023. Angka ini lebih kecil jika dibandingkan nilai capex sepanjang 2022 yang mencapai Rp563,42 juta.
Artinya, perolehan dana IPO menjadi berkah bagi SMLE, sehingga dapat memacu permodalan dan pengembangan perseroan. Manajemen mengungkap akan memperluas pangsa pasar demi mendongkrak penjualan.&quot;Kami berkomitmen untuk terus mengupayakan peningkatan kualitas operasional, mengembangkan inovasi produk, serta memperluas jaringan distribusi untuk memastikan keberlanjutan pertumbuhan,&quot; tegas Siu Min.
Sebagai catatan, SMLE menggandeng PT MNC Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek, dan PT Erdhika Elit Sekuitas sebagai penjamin emisi efek. Anggota bursa berkode EP dan AO itu menjamin seluruh penawaran saham dengan kesanggupan penuh alias Full Commitment.
SMLE menawarkan 465,62 juta saham kepada publik dengan harga Rp175 per saham. Dalam debut perdana, saham SMLE menembus auto rejection atas (ARA) sebear 34,86% di Rp236 per saham.</content:encoded></item></channel></rss>
