<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hadapi Musim Tanam, Pasokan Pupuk Subsidi dan Nonsubsidi Aman?</title><description>PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) memastikan stok dalam kondisi  aman di awal 2024, baik untuk sektor subsidi maupun non subsidi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/10/320/2952615/hadapi-musim-tanam-pasokan-pupuk-subsidi-dan-nonsubsidi-aman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/10/320/2952615/hadapi-musim-tanam-pasokan-pupuk-subsidi-dan-nonsubsidi-aman"/><item><title>Hadapi Musim Tanam, Pasokan Pupuk Subsidi dan Nonsubsidi Aman?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/10/320/2952615/hadapi-musim-tanam-pasokan-pupuk-subsidi-dan-nonsubsidi-aman</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/10/320/2952615/hadapi-musim-tanam-pasokan-pupuk-subsidi-dan-nonsubsidi-aman</guid><pubDate>Rabu 10 Januari 2024 16:10 WIB</pubDate><dc:creator>Meliana Tesa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/10/320/2952615/hadapi-musim-tanam-pasokan-pupuk-subsidi-dan-nonsubsidi-aman-yeopxnEVEa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Stok pupuk kaltim dipastikan aman jelang musim tanam (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/10/320/2952615/hadapi-musim-tanam-pasokan-pupuk-subsidi-dan-nonsubsidi-aman-yeopxnEVEa.jpg</image><title>Stok pupuk kaltim dipastikan aman jelang musim tanam (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMy8xLzE3NTQ0NC81L3g4cXR0MTM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) memastikan stok dalam kondisi aman di awal 2024, baik untuk sektor subsidi maupun non subsidi. Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo, mengungkapkan ketersediaan stok gudang di seluruh wilayah tanggung jawab Pupuk Kaltim yang berdasarkan pada Wilayah Rayonisasi Penyaluran Pupuk Urea dan NPK subsidi sangat mencukupi, serta dipastikan jauh diatas kebutuhan petani dalam menghadapi musim tanam mendatang.
Hingga kini tercatat sebanyak 235.143 ton urea subsidi, serta 49.911 ton NPK Phonska dan 10.156 ton NPK Formula Khusus, telah dipasok Pupuk Kaltim dari lini satu untuk memenuhi kebutuhan hingga lini 3 dan 4 sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) tiap daerah.

BACA JUGA:
Kementan Pastikan Pupuk Masa Tanam di 3,9 Juta Hektare Cukup


Sementara untuk sektor non subsidi juga telah disiapkan Pupuk Kaltim dengan pasokan diatas rata-rata, untuk menjaga tingginya permintaan diluar pupuk subsidi. Tercatat sebanyak 360.029 ton Urea non subsidi dan 23.470 ton NPK non subsidi juga telah didistribusikan ke gudang beserta distributor resmi Pupuk Kaltim di seluruh wilayah.
&quot;Proses distribusi pun telah berjalan sejak Desember 2023, dan hingga kini ketersediaan pasokan di gudang kami pastikan aman,&quot; ujar Soesilo, usai memantau kondisi gudang dan kesiapan pasokan 2024 di sejumlah daerah, Rabu (10/1/2024).

BACA JUGA:
 Ganjar Tegaskan Komitmen Tambah Kuota Pupuk, Petani Rembang: Kami Menaruh Harapan Penuh kepada Bapak 


Dirinya menyebut, Pupuk Kaltim secara berkala menyalurkan pasokan sesuai kebutuhan di tiap wilayah sekaligus menjamin tidak adanya kekosongan stok di pasaran. Petani pun diminta tidak perlu khawatir, karena Pupuk Kaltim terus memperbarui data pasokan melihat tingkat distribusi yang terealisasi secara berkala.
Dari hal tersebut, ketersediaan pasokan yang ada di tiap daerah akan terus terpantau mulai dari lini satu, khususnya untuk sektor subsidi yang disesuaikan dengan data pemerintah di tiap daerah. Bahkan per 31 Desember 2023, Pupuk Kaltim telah menyalurkan 834.490 ton pupuk subsidi, terdiri dari 737.204 Urea subsidi dan 60.684 NPK Phonska dan 36.602 NPK Formula Khusus bersubsidi.
&quot;Jadi petani tidak perlu khawatir akan pasokan, Pupuk Kaltim menjamin  stok akan selalu tersedia. Baik untuk sektor subsidi maupun non subsidi  yang disalurkan sesuai dengan aturan pemerintah,&quot; tambah Soesilo.
Dirinya pun menyebut, pemantauan langsung di tiap wilayah dilakukan  Pupuk Kaltim secara kontinyu agar tidak ada kesenjangan antara laporan  dengan kondisi riil di lapangan. Terlebih dengan segera masuknya musim  tanam periode pertama 2024, maka permintaan pupuk yang dipastikan  meningkat pun disikapi secara cermat dan tepat sesuai kebutuhan di tiap  wilayah.
&quot;Kami terus memperkuat data kebutuhan di lapangan, dengan pemantauan  langsung di tiap gudang yang ada di seluruh wilayah. Sehingga kondisi  riil akan kebutuhan pupuk dengan pasokan yang ada tersinkronisasi dengan  baik,&quot; lanjut Soesilo.
Terkait adanya rencana penambahan subsidi pupuk pada tahun ini oleh  Pemerintah, pun disambut baik Soesilo, yang menyebut akan mendukung  secara maksimal implementasi di lapangan. Apalagi melihat kapasitas  produksi dan realisasi target di tahun 2023, maka penambahan pasokan  pada 2024 ini juga optimis mampu dipenuhi dengan baik.
Kata Soesilo, Pupuk Kaltim sangat siap mendukung realisasi penambahan  pasokan pupuk bagi petani, tidak hanya di sektor subsidi tapi juga non  subsidi. Dimana Pupuk Kaltim memiliki lima pabrik Amonia, lima pabrik  Urea dan tiga pabrik NPK, serta didukung 137 gudang yang tersebar di  seluruh Indonesia.
Kesiapan ini pun bagian dari komitmen perusahaan untuk terus berupaya  maksimal dalam mendorong sektor pertanian nasional, utamanya untuk  mengantisipasi penurunan produksi pertanian akibat fenomena kekeringan  ekstrim El Nino agar ketahanan pangan tetap terjaga dengan baik.
&quot;Pupuk Kaltim akan terus berkoordinasi dengan Pupuk Indonesia untuk  hal tersebut, sehingga kebutuhan pasokan bagi petani seiring adanya  rencana penambahan subsidi oleh Pemerintah bisa terealisasi secara  maksimal,&quot; pungkas Soesilo.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMy8xLzE3NTQ0NC81L3g4cXR0MTM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) memastikan stok dalam kondisi aman di awal 2024, baik untuk sektor subsidi maupun non subsidi. Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo, mengungkapkan ketersediaan stok gudang di seluruh wilayah tanggung jawab Pupuk Kaltim yang berdasarkan pada Wilayah Rayonisasi Penyaluran Pupuk Urea dan NPK subsidi sangat mencukupi, serta dipastikan jauh diatas kebutuhan petani dalam menghadapi musim tanam mendatang.
Hingga kini tercatat sebanyak 235.143 ton urea subsidi, serta 49.911 ton NPK Phonska dan 10.156 ton NPK Formula Khusus, telah dipasok Pupuk Kaltim dari lini satu untuk memenuhi kebutuhan hingga lini 3 dan 4 sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) tiap daerah.

BACA JUGA:
Kementan Pastikan Pupuk Masa Tanam di 3,9 Juta Hektare Cukup


Sementara untuk sektor non subsidi juga telah disiapkan Pupuk Kaltim dengan pasokan diatas rata-rata, untuk menjaga tingginya permintaan diluar pupuk subsidi. Tercatat sebanyak 360.029 ton Urea non subsidi dan 23.470 ton NPK non subsidi juga telah didistribusikan ke gudang beserta distributor resmi Pupuk Kaltim di seluruh wilayah.
&quot;Proses distribusi pun telah berjalan sejak Desember 2023, dan hingga kini ketersediaan pasokan di gudang kami pastikan aman,&quot; ujar Soesilo, usai memantau kondisi gudang dan kesiapan pasokan 2024 di sejumlah daerah, Rabu (10/1/2024).

BACA JUGA:
 Ganjar Tegaskan Komitmen Tambah Kuota Pupuk, Petani Rembang: Kami Menaruh Harapan Penuh kepada Bapak 


Dirinya menyebut, Pupuk Kaltim secara berkala menyalurkan pasokan sesuai kebutuhan di tiap wilayah sekaligus menjamin tidak adanya kekosongan stok di pasaran. Petani pun diminta tidak perlu khawatir, karena Pupuk Kaltim terus memperbarui data pasokan melihat tingkat distribusi yang terealisasi secara berkala.
Dari hal tersebut, ketersediaan pasokan yang ada di tiap daerah akan terus terpantau mulai dari lini satu, khususnya untuk sektor subsidi yang disesuaikan dengan data pemerintah di tiap daerah. Bahkan per 31 Desember 2023, Pupuk Kaltim telah menyalurkan 834.490 ton pupuk subsidi, terdiri dari 737.204 Urea subsidi dan 60.684 NPK Phonska dan 36.602 NPK Formula Khusus bersubsidi.
&quot;Jadi petani tidak perlu khawatir akan pasokan, Pupuk Kaltim menjamin  stok akan selalu tersedia. Baik untuk sektor subsidi maupun non subsidi  yang disalurkan sesuai dengan aturan pemerintah,&quot; tambah Soesilo.
Dirinya pun menyebut, pemantauan langsung di tiap wilayah dilakukan  Pupuk Kaltim secara kontinyu agar tidak ada kesenjangan antara laporan  dengan kondisi riil di lapangan. Terlebih dengan segera masuknya musim  tanam periode pertama 2024, maka permintaan pupuk yang dipastikan  meningkat pun disikapi secara cermat dan tepat sesuai kebutuhan di tiap  wilayah.
&quot;Kami terus memperkuat data kebutuhan di lapangan, dengan pemantauan  langsung di tiap gudang yang ada di seluruh wilayah. Sehingga kondisi  riil akan kebutuhan pupuk dengan pasokan yang ada tersinkronisasi dengan  baik,&quot; lanjut Soesilo.
Terkait adanya rencana penambahan subsidi pupuk pada tahun ini oleh  Pemerintah, pun disambut baik Soesilo, yang menyebut akan mendukung  secara maksimal implementasi di lapangan. Apalagi melihat kapasitas  produksi dan realisasi target di tahun 2023, maka penambahan pasokan  pada 2024 ini juga optimis mampu dipenuhi dengan baik.
Kata Soesilo, Pupuk Kaltim sangat siap mendukung realisasi penambahan  pasokan pupuk bagi petani, tidak hanya di sektor subsidi tapi juga non  subsidi. Dimana Pupuk Kaltim memiliki lima pabrik Amonia, lima pabrik  Urea dan tiga pabrik NPK, serta didukung 137 gudang yang tersebar di  seluruh Indonesia.
Kesiapan ini pun bagian dari komitmen perusahaan untuk terus berupaya  maksimal dalam mendorong sektor pertanian nasional, utamanya untuk  mengantisipasi penurunan produksi pertanian akibat fenomena kekeringan  ekstrim El Nino agar ketahanan pangan tetap terjaga dengan baik.
&quot;Pupuk Kaltim akan terus berkoordinasi dengan Pupuk Indonesia untuk  hal tersebut, sehingga kebutuhan pasokan bagi petani seiring adanya  rencana penambahan subsidi oleh Pemerintah bisa terealisasi secara  maksimal,&quot; pungkas Soesilo.</content:encoded></item></channel></rss>
