<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nongkrong di Warkop, Mahfud MD Dengarkan Keluhan Warga Surabaya</title><description>Calon Wakil Presiden nomor urut 03 Mahfud MD nongkrong di sebuah warung kopi (warkop).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/11/320/2952876/nongkrong-di-warkop-mahfud-md-dengarkan-keluhan-warga-surabaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/11/320/2952876/nongkrong-di-warkop-mahfud-md-dengarkan-keluhan-warga-surabaya"/><item><title>Nongkrong di Warkop, Mahfud MD Dengarkan Keluhan Warga Surabaya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/11/320/2952876/nongkrong-di-warkop-mahfud-md-dengarkan-keluhan-warga-surabaya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/11/320/2952876/nongkrong-di-warkop-mahfud-md-dengarkan-keluhan-warga-surabaya</guid><pubDate>Kamis 11 Januari 2024 06:58 WIB</pubDate><dc:creator> Royandi Hutasoit</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/11/320/2952876/nongkrong-di-warkop-mahfud-md-dengarkan-keluhan-warga-surabaya-D2cbNLvZKO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahfud MD nongkrong di warkop (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/11/320/2952876/nongkrong-di-warkop-mahfud-md-dengarkan-keluhan-warga-surabaya-D2cbNLvZKO.jpg</image><title>Mahfud MD nongkrong di warkop (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xMC8xLzE3NjAwNi81L3g4cmM1bHY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Calon Wakil Presiden nomor urut 03 Mahfud MD nongkrong di sebuah warung kopi (warkop) untuk berdialog bersama warga Surabaya di Sedulur Tunggal Kopi (STK) Ngagel, Surabaya, Jawa Timur. Cawapres Mahfud mendengarkan langsung keluhan masyarakat di acara dadakan yang diberi nama &amp;ldquo;Tabrak, Prof!&amp;rdquo; tersebut.
Di kerumunan pengunjung warkop yang terkenal di Surabaya ini, Mahfud memesan kopi hitam dan pisang goreng. Masyarakat lintas profesi mulai dari mahasiswa, pengemudi ojek daring (ojol) yang sedang menanti orderan, sampai pelaku UMKM, bergabung untuk sampaikan keluh kesah.

BACA JUGA:
Mahfud MD Blusukan ke Warkop Surabaya, Serap Harapan Pelaku UMKM hingga Ojol


&quot;Saya ini tadi malam di Yogya, tadi pagi sampai jam 12 di Yogya, acara Paku Alam mantu, Paku Alam X itu Wakil Gubernur, dari Yogya, lalu saya terbang ke Banyuwangi, terus ke Blokagung, lalu jam 5 sore dari Banyuwangi ke sini,&quot; kata Mahfud yang pada Pemilu kali ini adalah Cawapres yang pasangan Ganjar Pranowo, Kamis (11/1/2024).
Melihat Mahfud Hadir mendadak di warkop itu, puluhan mahasiswa dan ojol langsung mendekat dan ngeriung bersama Mahfud. Pria asal Madura ini pun langsung membuka percakapan dengan para pengunjung, dan menerima berbagai pertanyaan.

BACA JUGA:
Mahfud MD Sambangi Gereja di Surabaya: Tidak Ada Minoritas-Mayoritas


Mahfud mendapat pertanyaan dari mahasiswa tentang program Wifi Gratis yang diusungnya. Ia menerangkan, itu memang merupakan salah satu program unggulan Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang diberi nama Gratisin untuk masyarakat luas.
&quot;Gratisin itu kita mau gratiskan wifi di tempat yang tepat agar akses internet lebih murah. Karena, sekarang internet itu salah satu kebutuhan dasar, seakan kalau tidak ada akses internet, terutama anak muda, pengusaha pemula, tampak kehilangan peluang meraih sesuatu yang diinginkan,&quot; ujar Mahfud.
Mahfud turut menyampaikan program untuk UMKM seperti warung-warung  kopi yang sudah diusung Ganjar-Mahfud. Antara lain memberikan kemudahan  bagi pelaku UMKM mendapatkan kredit sekaligus mendapatkan fasilitas  wifi.
Apalagi, ia memahami, selama ini UMKM yang mengurus izin sering  sekali harus melewati proses yang lama. Belum lagi, Mahfud  mengungkapkan, jika ada petugas-petugas tidak profesional dan bersikap  seenaknya ke UMKM.
&quot;Datang jam 10, katanya petugasnya belum datang, besok datang aja jam  11, besok datang jam 11 petugasnya sudah pulang. Oleh sebab itu, kita  harus atur agar pendaftaran, perizinan, untuk UMKM, di samping kredit  dan permodalan lebih mudah, kemudian proses pendaftarannya dipermudah,&quot;  kata Mahfud.
Pada kesempatan itu, Mahfud turut memberikan kesempatan untuk penanya  dari perempuan. Sebab, dari beberapa penanya yang sudah mendapatkan  kesempatan, baru ada satu perempuan yang menyampaikan pertanyaan.
&quot;Ada yang perempuan ndak, perempuan baru satu,&quot; ujar Mahfud.
Akhirnya, salah satu pengemudi ojek perempuan berkesempatan diskusi  langsung dengan Mahfud. Sepulang minum kopi di STK Ngagel, Mahfud  menutup kunjungannya dengan bersilaturahmi ke Gereja Santa Maria yang  dulu pernah terjadi kasus bom meledak tahun 2018, yang lokasinya tidak  jauh dari warung kopi STK.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xMC8xLzE3NjAwNi81L3g4cmM1bHY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Calon Wakil Presiden nomor urut 03 Mahfud MD nongkrong di sebuah warung kopi (warkop) untuk berdialog bersama warga Surabaya di Sedulur Tunggal Kopi (STK) Ngagel, Surabaya, Jawa Timur. Cawapres Mahfud mendengarkan langsung keluhan masyarakat di acara dadakan yang diberi nama &amp;ldquo;Tabrak, Prof!&amp;rdquo; tersebut.
Di kerumunan pengunjung warkop yang terkenal di Surabaya ini, Mahfud memesan kopi hitam dan pisang goreng. Masyarakat lintas profesi mulai dari mahasiswa, pengemudi ojek daring (ojol) yang sedang menanti orderan, sampai pelaku UMKM, bergabung untuk sampaikan keluh kesah.

BACA JUGA:
Mahfud MD Blusukan ke Warkop Surabaya, Serap Harapan Pelaku UMKM hingga Ojol


&quot;Saya ini tadi malam di Yogya, tadi pagi sampai jam 12 di Yogya, acara Paku Alam mantu, Paku Alam X itu Wakil Gubernur, dari Yogya, lalu saya terbang ke Banyuwangi, terus ke Blokagung, lalu jam 5 sore dari Banyuwangi ke sini,&quot; kata Mahfud yang pada Pemilu kali ini adalah Cawapres yang pasangan Ganjar Pranowo, Kamis (11/1/2024).
Melihat Mahfud Hadir mendadak di warkop itu, puluhan mahasiswa dan ojol langsung mendekat dan ngeriung bersama Mahfud. Pria asal Madura ini pun langsung membuka percakapan dengan para pengunjung, dan menerima berbagai pertanyaan.

BACA JUGA:
Mahfud MD Sambangi Gereja di Surabaya: Tidak Ada Minoritas-Mayoritas


Mahfud mendapat pertanyaan dari mahasiswa tentang program Wifi Gratis yang diusungnya. Ia menerangkan, itu memang merupakan salah satu program unggulan Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang diberi nama Gratisin untuk masyarakat luas.
&quot;Gratisin itu kita mau gratiskan wifi di tempat yang tepat agar akses internet lebih murah. Karena, sekarang internet itu salah satu kebutuhan dasar, seakan kalau tidak ada akses internet, terutama anak muda, pengusaha pemula, tampak kehilangan peluang meraih sesuatu yang diinginkan,&quot; ujar Mahfud.
Mahfud turut menyampaikan program untuk UMKM seperti warung-warung  kopi yang sudah diusung Ganjar-Mahfud. Antara lain memberikan kemudahan  bagi pelaku UMKM mendapatkan kredit sekaligus mendapatkan fasilitas  wifi.
Apalagi, ia memahami, selama ini UMKM yang mengurus izin sering  sekali harus melewati proses yang lama. Belum lagi, Mahfud  mengungkapkan, jika ada petugas-petugas tidak profesional dan bersikap  seenaknya ke UMKM.
&quot;Datang jam 10, katanya petugasnya belum datang, besok datang aja jam  11, besok datang jam 11 petugasnya sudah pulang. Oleh sebab itu, kita  harus atur agar pendaftaran, perizinan, untuk UMKM, di samping kredit  dan permodalan lebih mudah, kemudian proses pendaftarannya dipermudah,&quot;  kata Mahfud.
Pada kesempatan itu, Mahfud turut memberikan kesempatan untuk penanya  dari perempuan. Sebab, dari beberapa penanya yang sudah mendapatkan  kesempatan, baru ada satu perempuan yang menyampaikan pertanyaan.
&quot;Ada yang perempuan ndak, perempuan baru satu,&quot; ujar Mahfud.
Akhirnya, salah satu pengemudi ojek perempuan berkesempatan diskusi  langsung dengan Mahfud. Sepulang minum kopi di STK Ngagel, Mahfud  menutup kunjungannya dengan bersilaturahmi ke Gereja Santa Maria yang  dulu pernah terjadi kasus bom meledak tahun 2018, yang lokasinya tidak  jauh dari warung kopi STK.</content:encoded></item></channel></rss>
