<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bakal Tinjau Ulang Regulasi soal Tembakau, Mahfud MD: Harus Untungkan Petani</title><description>Mahfud MD mengungkapkan saat ini industri rokok di tanah air masih dikuasai oleh asing.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/11/320/2953147/bakal-tinjau-ulang-regulasi-soal-tembakau-mahfud-md-harus-untungkan-petani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/11/320/2953147/bakal-tinjau-ulang-regulasi-soal-tembakau-mahfud-md-harus-untungkan-petani"/><item><title>Bakal Tinjau Ulang Regulasi soal Tembakau, Mahfud MD: Harus Untungkan Petani</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/11/320/2953147/bakal-tinjau-ulang-regulasi-soal-tembakau-mahfud-md-harus-untungkan-petani</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/11/320/2953147/bakal-tinjau-ulang-regulasi-soal-tembakau-mahfud-md-harus-untungkan-petani</guid><pubDate>Kamis 11 Januari 2024 15:01 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/11/320/2953147/bakal-tinjau-ulang-regulasi-soal-tembakau-mahfud-md-harus-untungkan-petani-Eg4H9SVJ7d.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahfud MD ke Ponpes di Madura (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/11/320/2953147/bakal-tinjau-ulang-regulasi-soal-tembakau-mahfud-md-harus-untungkan-petani-Eg4H9SVJ7d.jpg</image><title>Mahfud MD ke Ponpes di Madura (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xMC8xLzE3NjAwNC81L3g4cmMzZGw=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MADURA - Calon Wakil Presiden nomor urut 3, Mahfud MD mengungkapkan saat ini industri rokok di tanah air masih dikuasai oleh asing. Hal itu berdampak pada nasib keberlanjutan petani tembakau di daerah.
Mahfud menjelaskan, industri tembakau di tanah air memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan dan mampu menjadi sumber kesejahteraan bagi para petani tembakau. Namun kehadiran perusahaan rokok asing yang masuk ke Indonesia menjadi tantangan bagi petani tembakau kecil.

BACA JUGA:
Atikoh Janji Tetap Blusukan Jika Ganjar Pranowo Terpilih Jadi Presiden

&quot;Dulu tembakau jadi sumber penghasilan besar bagi petani Madura. Tembakau jadi alat permainan tengkulak yang besar-besar, harganya (ditingkat petani) dipermainkan,&quot; ujar Mahfud di Madura, Kamis (11/1/2024).
Menurut Menko Polhukam itu, dengan adanya undang-undang yang menyebut rokok sebagai rokok zat berbahaya, jadi ancaman bagi industri tembakau terutama berdampak pada petani tembakau.

BACA JUGA:
Atikoh Ganjar: Dengan KTP Sakti, Bantuan Disalurkan untuk yang Benar Membutuhkan

&quot;Dibuat juga UU, bahwa tembakau berbahaya. Lalu petani tembakau kolaps di NTB, madura, temanggung. Sementara dibilang tembakau tidak baik, tapi pabrik rokok terbesar dikelola orang Amerika, Philip Morris,&quot; sambungnya.Dalam rangka memberdayakan petani tembakau, Mahfud MD berjanji akan menjnjau ulang regulasi yang mengatur soal industri tembakau. Harapannya, produksi tembakau bisa meningkat serta petani tembakau sehingga banyak petani tembakau yang diuntungkan.
&quot;Ini kebijakan yang menurut saya harus ditinjau ulang sehingga petani tembakau bisa sejahtera tanpa buat rokok ilegal, harus legal. Orang itu jadi ilegal karena dipersulit. Kita buat aturan yang mudah,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xMC8xLzE3NjAwNC81L3g4cmMzZGw=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MADURA - Calon Wakil Presiden nomor urut 3, Mahfud MD mengungkapkan saat ini industri rokok di tanah air masih dikuasai oleh asing. Hal itu berdampak pada nasib keberlanjutan petani tembakau di daerah.
Mahfud menjelaskan, industri tembakau di tanah air memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan dan mampu menjadi sumber kesejahteraan bagi para petani tembakau. Namun kehadiran perusahaan rokok asing yang masuk ke Indonesia menjadi tantangan bagi petani tembakau kecil.

BACA JUGA:
Atikoh Janji Tetap Blusukan Jika Ganjar Pranowo Terpilih Jadi Presiden

&quot;Dulu tembakau jadi sumber penghasilan besar bagi petani Madura. Tembakau jadi alat permainan tengkulak yang besar-besar, harganya (ditingkat petani) dipermainkan,&quot; ujar Mahfud di Madura, Kamis (11/1/2024).
Menurut Menko Polhukam itu, dengan adanya undang-undang yang menyebut rokok sebagai rokok zat berbahaya, jadi ancaman bagi industri tembakau terutama berdampak pada petani tembakau.

BACA JUGA:
Atikoh Ganjar: Dengan KTP Sakti, Bantuan Disalurkan untuk yang Benar Membutuhkan

&quot;Dibuat juga UU, bahwa tembakau berbahaya. Lalu petani tembakau kolaps di NTB, madura, temanggung. Sementara dibilang tembakau tidak baik, tapi pabrik rokok terbesar dikelola orang Amerika, Philip Morris,&quot; sambungnya.Dalam rangka memberdayakan petani tembakau, Mahfud MD berjanji akan menjnjau ulang regulasi yang mengatur soal industri tembakau. Harapannya, produksi tembakau bisa meningkat serta petani tembakau sehingga banyak petani tembakau yang diuntungkan.
&quot;Ini kebijakan yang menurut saya harus ditinjau ulang sehingga petani tembakau bisa sejahtera tanpa buat rokok ilegal, harus legal. Orang itu jadi ilegal karena dipersulit. Kita buat aturan yang mudah,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
