<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Siapkan Insentif untuk Tarik Anak Muda Jadi Petani</title><description>Ganjar Pranowo mengungkapkan strategi meningkatkan produksi pertanian dalam negeri</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/11/320/2953357/ganjar-siapkan-insentif-untuk-tarik-anak-muda-jadi-petani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/11/320/2953357/ganjar-siapkan-insentif-untuk-tarik-anak-muda-jadi-petani"/><item><title>Ganjar Siapkan Insentif untuk Tarik Anak Muda Jadi Petani</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/11/320/2953357/ganjar-siapkan-insentif-untuk-tarik-anak-muda-jadi-petani</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/11/320/2953357/ganjar-siapkan-insentif-untuk-tarik-anak-muda-jadi-petani</guid><pubDate>Kamis 11 Januari 2024 20:24 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/11/320/2953357/ganjar-siapkan-insentif-untuk-tarik-anak-muda-jadi-petani-gDSW88tgnL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Siapkan Insentif untuk Tarik Anak Muda Jadi Petani. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/11/320/2953357/ganjar-siapkan-insentif-untuk-tarik-anak-muda-jadi-petani-gDSW88tgnL.jpg</image><title>Ganjar Siapkan Insentif untuk Tarik Anak Muda Jadi Petani. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA - Calon Presiden Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo mengungkapkan strategi meningkatkan produksi pertanian dalam negeri. Adapun salah satu konsep yang harus dilakukan adalah modernisasi pertanian.
Ganjar mengatakan, penggunaan teknologi teranyar dalam praktik pertanian menjadi penting. Sejalan dengan itu, pihaknya juga menjanjikan adanya insentif bagi petani-petani muda.

BACA JUGA:
 Didukung Generasi Muda yang Peduli Lingkungan, Ganjar Bicara Soal Ekonomi Hijau dan Industri Kreatif

&quot;Satu, sudah betul jawabannya sudah disinggung sedikit, modernisasi pertanian gak ada pilihan lain,&quot; jelasnya dalam Dialog Capres bersama Kadin Indonesia, di Jakarta, Kamis (11/1/2024).
Dia pun telah menanyakan pendapat ke para petani di lapangan mengenai pekerjaan anaknya di masa mendatang. Namun hasilnya, ternyata banyak orang tua tak ingin anaknya menjadi petani. Menurutnya hal itu lantaran tidak pernah ada insentif yang diberikan kepada anak muda untuk bertani.
Oleh karena itu, Ganjar berjanji akan menyiapkan beberapa insentif guna menarik minat anak muda menjadi petani.

BACA JUGA:
TPN Ajak Relawan Bongkar Rekam Jejak Ganjar-Mahfud: Ketuk Rumah Warga, Ceritakan Semuanya

&quot;Pertanyaan yang sama saya tanyakan kepada orang tuanya, siapa bapak dan ibu semuanya yang ingin anaknya menjadi pertani, nyaris tidak ada,&quot; urainya.
&quot;Tidak pernah ada insentif yang diberikan kepada anak muda untuk menjadi petani, modernisasi jadi pilihan dengan digitalisasi pertanian. Lahan sempit dilakukan pola konsolidasi, lahan kan pernah punya uji coba waktu itu di Sukoharjo,&quot; tegasnya.Lebih lanjut, Ganjar juga menyinggung beberapa insentif yang bisa jadi pilihan, diantaranya dengan memberikan pelatihan sumber daya manusia (SDM). Selanjutnya, penyediaan sarana produksi (saprodi) pertanian.
&quot;Maka sebenarnya kalau kemudian kalau korporatisasinya itu bisa dilakukan, mengajak anak muda, dilatih SDM-nya bagus, saprodinya disiapkan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Calon Presiden Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo mengungkapkan strategi meningkatkan produksi pertanian dalam negeri. Adapun salah satu konsep yang harus dilakukan adalah modernisasi pertanian.
Ganjar mengatakan, penggunaan teknologi teranyar dalam praktik pertanian menjadi penting. Sejalan dengan itu, pihaknya juga menjanjikan adanya insentif bagi petani-petani muda.

BACA JUGA:
 Didukung Generasi Muda yang Peduli Lingkungan, Ganjar Bicara Soal Ekonomi Hijau dan Industri Kreatif

&quot;Satu, sudah betul jawabannya sudah disinggung sedikit, modernisasi pertanian gak ada pilihan lain,&quot; jelasnya dalam Dialog Capres bersama Kadin Indonesia, di Jakarta, Kamis (11/1/2024).
Dia pun telah menanyakan pendapat ke para petani di lapangan mengenai pekerjaan anaknya di masa mendatang. Namun hasilnya, ternyata banyak orang tua tak ingin anaknya menjadi petani. Menurutnya hal itu lantaran tidak pernah ada insentif yang diberikan kepada anak muda untuk bertani.
Oleh karena itu, Ganjar berjanji akan menyiapkan beberapa insentif guna menarik minat anak muda menjadi petani.

BACA JUGA:
TPN Ajak Relawan Bongkar Rekam Jejak Ganjar-Mahfud: Ketuk Rumah Warga, Ceritakan Semuanya

&quot;Pertanyaan yang sama saya tanyakan kepada orang tuanya, siapa bapak dan ibu semuanya yang ingin anaknya menjadi pertani, nyaris tidak ada,&quot; urainya.
&quot;Tidak pernah ada insentif yang diberikan kepada anak muda untuk menjadi petani, modernisasi jadi pilihan dengan digitalisasi pertanian. Lahan sempit dilakukan pola konsolidasi, lahan kan pernah punya uji coba waktu itu di Sukoharjo,&quot; tegasnya.Lebih lanjut, Ganjar juga menyinggung beberapa insentif yang bisa jadi pilihan, diantaranya dengan memberikan pelatihan sumber daya manusia (SDM). Selanjutnya, penyediaan sarana produksi (saprodi) pertanian.
&quot;Maka sebenarnya kalau kemudian kalau korporatisasinya itu bisa dilakukan, mengajak anak muda, dilatih SDM-nya bagus, saprodinya disiapkan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
