<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bayar Utang, Provident (PALM) Rights Issue 9,99 Miliar</title><description>PT Provident Capital Indonesia Tbk (PALM) akan melakukan penambahan modal atau rights issue.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/15/278/2954986/bayar-utang-provident-palm-rights-issue-9-99-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/15/278/2954986/bayar-utang-provident-palm-rights-issue-9-99-miliar"/><item><title>Bayar Utang, Provident (PALM) Rights Issue 9,99 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/15/278/2954986/bayar-utang-provident-palm-rights-issue-9-99-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/15/278/2954986/bayar-utang-provident-palm-rights-issue-9-99-miliar</guid><pubDate>Senin 15 Januari 2024 13:56 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/15/278/2954986/bayar-utang-provident-palm-rights-issue-9-99-miliar-mMztKttPL6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Provident Agro bakal rights issue (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/15/278/2954986/bayar-utang-provident-palm-rights-issue-9-99-miliar-mMztKttPL6.jpg</image><title>Provident Agro bakal rights issue (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Provident Capital Indonesia Tbk (PALM) akan melakukan penambahan modal atau rights issue. Perseroan akan menerbitkan saahm baru sebanyak 9,99 miliar dengan nilai nominal Rp15 per saham.
Langkah ini diambil demi melunasi utang Garibaldi &amp;lsquo;Boy&amp;rsquo; Thohir, Winato Kartono, dan Hadi Wijaya Liong senilai Rp3,6 triliun. dengan cara penyertaan saham baru yang diterbitkan oleh PT Alam Permai (AP). Ketiga tokoh tersebut merupakan pemegang saham PALM.

BACA JUGA:
BEI Ungkap Adanya Transaksi Tak Wajar pada Saham CASA


&amp;ldquo;Selanjutnya akan digunakan oleh PT AP untuk melakukan pelunasan atas seluruh utang usaha sebesar Rp3,61 triliun kepada Winato Kartono, Hardi Wijaya Liong, dan Garibaldi Thohir, yang timbul dari transaksi pembelian saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA),&amp;rdquo; kata manajemen, Senin (15/1/2024).
Sementara sisanya akan digunakan untuk modal kerja dalam rangka membiayai beban operasional perseroan. Ini meliputi beban gaji dan jasa profesional, dan jasa profesional, dan beban keuangan dalam mendukung kegiatan usaha perseroan.

BACA JUGA:
Simak Rekomendasi Saham di Awal Pekan Perdagangan


Sebagai pengendali PALM, PT Provident Capital Indonesia (PCI) akan melaksanakan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) maksimal 2,8 miliar lembar, dan mengalihkan sisanya 1,74 miliar lembar kepada Winato Kartono, dan Hardi Wijaya Liong.
Winato Kartono, juga akan melaksanakan seluruh HMETD sebanyak 502,88 juta lembar, dan HMETD yang telah dialihkan kepadanya dari PCI 1,26 miliar lembar.
Demikian juga Hardi Wijaya Liong, sebagai pemegang 3,75% saham PALM  akan melaksanakan seluruh HMETD sebanyak 377, 16 juta lembar, dan HMETD  yang telah dialihkan kepadanya dari PCI sebanyak 478,49 juta.
Winato Kartono, dan Hardi Wijaya Liong sebagai para pembeli siaga  juga berkomitmen untuk membeli seluruh sisa saham baru yang diterbitkan.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Provident Capital Indonesia Tbk (PALM) akan melakukan penambahan modal atau rights issue. Perseroan akan menerbitkan saahm baru sebanyak 9,99 miliar dengan nilai nominal Rp15 per saham.
Langkah ini diambil demi melunasi utang Garibaldi &amp;lsquo;Boy&amp;rsquo; Thohir, Winato Kartono, dan Hadi Wijaya Liong senilai Rp3,6 triliun. dengan cara penyertaan saham baru yang diterbitkan oleh PT Alam Permai (AP). Ketiga tokoh tersebut merupakan pemegang saham PALM.

BACA JUGA:
BEI Ungkap Adanya Transaksi Tak Wajar pada Saham CASA


&amp;ldquo;Selanjutnya akan digunakan oleh PT AP untuk melakukan pelunasan atas seluruh utang usaha sebesar Rp3,61 triliun kepada Winato Kartono, Hardi Wijaya Liong, dan Garibaldi Thohir, yang timbul dari transaksi pembelian saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA),&amp;rdquo; kata manajemen, Senin (15/1/2024).
Sementara sisanya akan digunakan untuk modal kerja dalam rangka membiayai beban operasional perseroan. Ini meliputi beban gaji dan jasa profesional, dan jasa profesional, dan beban keuangan dalam mendukung kegiatan usaha perseroan.

BACA JUGA:
Simak Rekomendasi Saham di Awal Pekan Perdagangan


Sebagai pengendali PALM, PT Provident Capital Indonesia (PCI) akan melaksanakan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) maksimal 2,8 miliar lembar, dan mengalihkan sisanya 1,74 miliar lembar kepada Winato Kartono, dan Hardi Wijaya Liong.
Winato Kartono, juga akan melaksanakan seluruh HMETD sebanyak 502,88 juta lembar, dan HMETD yang telah dialihkan kepadanya dari PCI 1,26 miliar lembar.
Demikian juga Hardi Wijaya Liong, sebagai pemegang 3,75% saham PALM  akan melaksanakan seluruh HMETD sebanyak 377, 16 juta lembar, dan HMETD  yang telah dialihkan kepadanya dari PCI sebanyak 478,49 juta.
Winato Kartono, dan Hardi Wijaya Liong sebagai para pembeli siaga  juga berkomitmen untuk membeli seluruh sisa saham baru yang diterbitkan.</content:encoded></item></channel></rss>
