<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Impor RI Turun 2,45% Jadi USD19,11 Miliar di Desember 2023   </title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia USD19,11 miliar pada Desember 2023</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/15/320/2954895/impor-ri-turun-2-45-jadi-usd19-11-miliar-di-desember-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/15/320/2954895/impor-ri-turun-2-45-jadi-usd19-11-miliar-di-desember-2023"/><item><title>Impor RI Turun 2,45% Jadi USD19,11 Miliar di Desember 2023   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/15/320/2954895/impor-ri-turun-2-45-jadi-usd19-11-miliar-di-desember-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/15/320/2954895/impor-ri-turun-2-45-jadi-usd19-11-miliar-di-desember-2023</guid><pubDate>Senin 15 Januari 2024 11:47 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/15/320/2954895/impor-ri-turun-2-45-jadi-usd19-11-miliar-di-desember-2023-oFj2fzAiUu.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Impor RI Turun di Desember 2023. (Foto: Okezone.com/Pelindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/15/320/2954895/impor-ri-turun-2-45-jadi-usd19-11-miliar-di-desember-2023-oFj2fzAiUu.jfif</image><title>Impor RI Turun di Desember 2023. (Foto: Okezone.com/Pelindo)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia USD19,11 miliar pada Desember 2023. Nilai impor tersebut turun 2,45% secara bulanan.
Adapun impor migas Desember 2023 senilai USD3,37 miliar, atau turun 3,33%. Sementara itu, impor nonmigas senilai USD15,73 miliar dan juga mengalami penurunan sebesar 2,26%.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan, total nilai impor mengalami penurunan baik secara bulanan maupun tahunan.

BACA JUGA:
6 Fakta Tarif KRL hingga Rencana Impor Kereta di 2024

&quot;Penurunan nilai impor bulanan terjadi pada kelompok migas dan nonmigas. Sementara nilai impor tahunan kelompok migas mengalami peningkatan,&quot; kata Pudji, Senin (15/1/2024).
Untuk penurunan impor nonmigas secara bulanan ini dikarenakan peran komoditas yang pertama mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya yang turun 11,42%, mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya turun 6,17% dan kendaraan dan bagiannya yang turun 19,08%.

BACA JUGA:
Dikeluhkan Petani Tebu soal Impor Gula, Ganjar Bakal Utamakan Produk Dalam Negeri

Sementara migas terjadi peningkatan nilai impor hasil minyak yaitu sebesar 2,44%, sedangkan nilai impor minyak dan gas mengalami penurunan masing-masing sebesar 15,25% dan 11,55%.Secara tahunan, nilai impor Desember 2023 turun 3,81%. Nilai impor migas naik 5,35%, sementara nilai impor nonmigas kembali turun 5,57%.
&quot;Ini melanjutkan tren secara tahunan yang telah terjadi selama 6 bulan berturut-turut,&quot; ujarnya.
Pudji mengatakan secara tahunan, nilai impor menurut jenis penggunaan mengalami penurunan pada Desember 2023 yang terjadi pada kelompok bahan baku/penolong dan barang modal, sementara kelompok barang konsumsi mengalami peningkatan. Hal yang sama terjadi secara tahunan.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia USD19,11 miliar pada Desember 2023. Nilai impor tersebut turun 2,45% secara bulanan.
Adapun impor migas Desember 2023 senilai USD3,37 miliar, atau turun 3,33%. Sementara itu, impor nonmigas senilai USD15,73 miliar dan juga mengalami penurunan sebesar 2,26%.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan, total nilai impor mengalami penurunan baik secara bulanan maupun tahunan.

BACA JUGA:
6 Fakta Tarif KRL hingga Rencana Impor Kereta di 2024

&quot;Penurunan nilai impor bulanan terjadi pada kelompok migas dan nonmigas. Sementara nilai impor tahunan kelompok migas mengalami peningkatan,&quot; kata Pudji, Senin (15/1/2024).
Untuk penurunan impor nonmigas secara bulanan ini dikarenakan peran komoditas yang pertama mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya yang turun 11,42%, mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya turun 6,17% dan kendaraan dan bagiannya yang turun 19,08%.

BACA JUGA:
Dikeluhkan Petani Tebu soal Impor Gula, Ganjar Bakal Utamakan Produk Dalam Negeri

Sementara migas terjadi peningkatan nilai impor hasil minyak yaitu sebesar 2,44%, sedangkan nilai impor minyak dan gas mengalami penurunan masing-masing sebesar 15,25% dan 11,55%.Secara tahunan, nilai impor Desember 2023 turun 3,81%. Nilai impor migas naik 5,35%, sementara nilai impor nonmigas kembali turun 5,57%.
&quot;Ini melanjutkan tren secara tahunan yang telah terjadi selama 6 bulan berturut-turut,&quot; ujarnya.
Pudji mengatakan secara tahunan, nilai impor menurut jenis penggunaan mengalami penurunan pada Desember 2023 yang terjadi pada kelompok bahan baku/penolong dan barang modal, sementara kelompok barang konsumsi mengalami peningkatan. Hal yang sama terjadi secara tahunan.</content:encoded></item></channel></rss>
