<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KCIC Amankan Barang Penumpang yang Tertinggal di Kereta Whoosh, Nilainya Rp500 Juta</title><description>PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengamankan sejumlah barang penumpang yang tertinggal di Kereta Whoosh.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/15/320/2955054/kcic-amankan-barang-penumpang-yang-tertinggal-di-kereta-whoosh-nilainya-rp500-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/15/320/2955054/kcic-amankan-barang-penumpang-yang-tertinggal-di-kereta-whoosh-nilainya-rp500-juta"/><item><title>KCIC Amankan Barang Penumpang yang Tertinggal di Kereta Whoosh, Nilainya Rp500 Juta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/15/320/2955054/kcic-amankan-barang-penumpang-yang-tertinggal-di-kereta-whoosh-nilainya-rp500-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/15/320/2955054/kcic-amankan-barang-penumpang-yang-tertinggal-di-kereta-whoosh-nilainya-rp500-juta</guid><pubDate>Senin 15 Januari 2024 15:45 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/15/320/2955054/kcic-amankan-barang-penumpang-yang-tertinggal-di-kereta-whoosh-nilainya-rp500-juta-0iqPKoluo2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KCIC amankan barang penumpang yang ketinggalan di kereta Whoosh (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/15/320/2955054/kcic-amankan-barang-penumpang-yang-tertinggal-di-kereta-whoosh-nilainya-rp500-juta-0iqPKoluo2.jpg</image><title>KCIC amankan barang penumpang yang ketinggalan di kereta Whoosh (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNi80LzE3Mzc1Ny81L3g4cG84dWg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengamankan sejumlah barang penumpang yang tertinggal di Kereta Whoosh. Adapun totalnya nilainya mencapai setengah miliar alias Rp500 juta.
Melalui sistem lost and found yang dimiliki KCIC, SDM yang profesional, serta perangkat keamanan seperti CCTV di kereta dan di stasiun, KCIC memastikan bahwa semua barang yang tertinggal yang diamankan oleh petugas akan disimpan pada lost and found yang ada di stasiun.

BACA JUGA:
Penumpang di Bawah Target, Harga Tiket Kereta Cepat Whoosh Diturunkan Lagi?


Barang tertinggal yang diamankan petugas akan langsung melalui proses pendataan dan penyimpanan pada sistem Lost and Found. Hal tersebut akan memudahkan proses pencarian dan pengembalian saat ada penumpang yang melaporkan barang tertinggal.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, sejak pertama kali dioperasikan, tercatat sudah sebanyak 582 barang yang tertinggal oleh penumpang di Stasiun maupun di dalam Whoosh.

BACA JUGA:
55 Persen Orang Naik Kereta Cepat Whoosh untuk Liburan


Barang yang tertinggal mulai dari laptop, handphone, uang tunai, perhiasan, aksesoris, koper, tas, alat makan dan minum, hingga dokumen pribadi seperti kartu identitas dan paspor.
&quot;Secara keseluruhan nilai total barang-barang tersebut diperkirakan mencapai Rp500 juta. Sistem yang dibangun dan petugas yang profesional membuat pengembalian barang ke penumpang rata-rata hanya membutuhkan waktu lebih kurang 1 jam sejak dilaporkan,&quot; ujar Eva dalam keterangan resminya, Senin (15/1/2024).
Bagi penumpang yang merasa ketinggalan barang, dapat menghubungi  cs@kcic.id atau langsung bertemu petugas yang ada di stasiun maupun di  kereta. Sampaikan deskripsi barang yang hilang, waktu kejadian, dan  nomor tiket jika yang bersangkutan merupakan penumpang.
KCIC meyakinkan bahwa barang penumpang yang tertinggal dan ditemukan  oleh petugas akan diamankan dan proses pengembalian akan dilakukan dalam  waktu yang cepat. Seluruh petugas dilatih untuk menangani barang-barang  yang tertinggal dengan hati-hati dan disimpan di ruangan yang aman  serta dijaga dengan baik.
Eva menekankan meski ini merupakan komitmen petugas untuk menjaga  barang-barang penumpang, namun seluruh penumpang tetap diimbau agar  tetap menjaga barang bawaan mereka selama berada di stasiun maupun dalam  perjalanan dengan Whoosh, khususnya pada saat akan turun kereta  penumpang agar memeriksa kembali seluruh barang bawaan di area rak  bagasi dan pada kursi penumpang.
&quot;Kami ingin para penumpang merasa percaya diri dan aman saat  menggunakan layanan Whoosh. Pencapaian ini mencerminkan komitmen  berkelanjutan kami dalam menyediakan layanan transportasi yang andal dan  terpercaya bagi masyarakat Indonesia,&quot; tutup Eva.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNi80LzE3Mzc1Ny81L3g4cG84dWg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengamankan sejumlah barang penumpang yang tertinggal di Kereta Whoosh. Adapun totalnya nilainya mencapai setengah miliar alias Rp500 juta.
Melalui sistem lost and found yang dimiliki KCIC, SDM yang profesional, serta perangkat keamanan seperti CCTV di kereta dan di stasiun, KCIC memastikan bahwa semua barang yang tertinggal yang diamankan oleh petugas akan disimpan pada lost and found yang ada di stasiun.

BACA JUGA:
Penumpang di Bawah Target, Harga Tiket Kereta Cepat Whoosh Diturunkan Lagi?


Barang tertinggal yang diamankan petugas akan langsung melalui proses pendataan dan penyimpanan pada sistem Lost and Found. Hal tersebut akan memudahkan proses pencarian dan pengembalian saat ada penumpang yang melaporkan barang tertinggal.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, sejak pertama kali dioperasikan, tercatat sudah sebanyak 582 barang yang tertinggal oleh penumpang di Stasiun maupun di dalam Whoosh.

BACA JUGA:
55 Persen Orang Naik Kereta Cepat Whoosh untuk Liburan


Barang yang tertinggal mulai dari laptop, handphone, uang tunai, perhiasan, aksesoris, koper, tas, alat makan dan minum, hingga dokumen pribadi seperti kartu identitas dan paspor.
&quot;Secara keseluruhan nilai total barang-barang tersebut diperkirakan mencapai Rp500 juta. Sistem yang dibangun dan petugas yang profesional membuat pengembalian barang ke penumpang rata-rata hanya membutuhkan waktu lebih kurang 1 jam sejak dilaporkan,&quot; ujar Eva dalam keterangan resminya, Senin (15/1/2024).
Bagi penumpang yang merasa ketinggalan barang, dapat menghubungi  cs@kcic.id atau langsung bertemu petugas yang ada di stasiun maupun di  kereta. Sampaikan deskripsi barang yang hilang, waktu kejadian, dan  nomor tiket jika yang bersangkutan merupakan penumpang.
KCIC meyakinkan bahwa barang penumpang yang tertinggal dan ditemukan  oleh petugas akan diamankan dan proses pengembalian akan dilakukan dalam  waktu yang cepat. Seluruh petugas dilatih untuk menangani barang-barang  yang tertinggal dengan hati-hati dan disimpan di ruangan yang aman  serta dijaga dengan baik.
Eva menekankan meski ini merupakan komitmen petugas untuk menjaga  barang-barang penumpang, namun seluruh penumpang tetap diimbau agar  tetap menjaga barang bawaan mereka selama berada di stasiun maupun dalam  perjalanan dengan Whoosh, khususnya pada saat akan turun kereta  penumpang agar memeriksa kembali seluruh barang bawaan di area rak  bagasi dan pada kursi penumpang.
&quot;Kami ingin para penumpang merasa percaya diri dan aman saat  menggunakan layanan Whoosh. Pencapaian ini mencerminkan komitmen  berkelanjutan kami dalam menyediakan layanan transportasi yang andal dan  terpercaya bagi masyarakat Indonesia,&quot; tutup Eva.</content:encoded></item></channel></rss>
