<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Transportasi Kereta Tanpa Awak IKN Hanya Beroperasi di Tempat Terbatas, Ini Alasannya</title><description>Moda transportasi modern di IKN seperti Autonomous Rail Transit (ART)  atau kereta api tanpa rel hanya beroperasi di tempat terbatas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/15/470/2955111/transportasi-kereta-tanpa-awak-ikn-hanya-beroperasi-di-tempat-terbatas-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/15/470/2955111/transportasi-kereta-tanpa-awak-ikn-hanya-beroperasi-di-tempat-terbatas-ini-alasannya"/><item><title>Transportasi Kereta Tanpa Awak IKN Hanya Beroperasi di Tempat Terbatas, Ini Alasannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/15/470/2955111/transportasi-kereta-tanpa-awak-ikn-hanya-beroperasi-di-tempat-terbatas-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/15/470/2955111/transportasi-kereta-tanpa-awak-ikn-hanya-beroperasi-di-tempat-terbatas-ini-alasannya</guid><pubDate>Senin 15 Januari 2024 17:23 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/15/470/2955111/transportasi-kereta-tanpa-awak-ikn-hanya-beroperasi-di-tempat-terbatas-ini-alasannya-oNAtFTLofV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Transportasi tanpa awak di IKN Nusantara (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/15/470/2955111/transportasi-kereta-tanpa-awak-ikn-hanya-beroperasi-di-tempat-terbatas-ini-alasannya-oNAtFTLofV.jpg</image><title>Transportasi tanpa awak di IKN Nusantara (Foto: Instagram)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wOS8xLzE3NTk2MS81L3g4cmF2eTk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Moda transportasi modern di IKN seperti Autonomous Rail Transit (ART) atau kereta api tanpa rel hanya beroperasi di tempat terbatas. Terbatasnya operasional moda transportasi modern itu mempertimbangkan kontur lahan yang ada di IKN.
Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Silvia Halim mengatakan tidak semua wilayah mempunyai permukaan lahan yang datar.
&quot;Kita pastikan itu kontur dari kota itu sendiri yang memang IKN, sangat berbukit bukit, tidak rata seperti kota lain sehingga ini yang selalu jadi konsiderasi kami apakah memang bisa diterapkan dengan baik atau tidak,&quot; ujar Silvia di Jakarta, Senin (15/1/2024).

BACA JUGA:
Proyek Jaringan Telekomunikasi IKN Mulai Bangun Senilai Rp280 Miliar 


Lebih lanjut, Silvia menjelaskan saat ini pihaknya sudah berkomunikasi dengan Kementerian Perhubungan untuk mencarikan investor menggarap proyek tersebut. Salah satu yang ditawarkan adalah calon investor dari China.
&quot;Terkait rencana kereta tanpa rel, kami sudah berdiskusi dengan Kemenhub, kami juga sudah berikan masukan terkait teknologi ini cocoknya bagaimana diimplementasikannya,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Jokowi Ungkap Potensi Investasi IKN ke Pengusaha Brunei


Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Korea Selatan (Korsel) Dan China pada 9 - 13 Januari mendatang. Kunjungan tersebut sekaligus menawarkan dua proyek transportasi di Bali yaitu LRT, dan Autonomous Rail Transit di IKN (Ibu Kota Nusantara).
Di Tiongkok, Menhub menemui Menteri Transportasi Tiongkok Mr. Li  Xiaopeng dan sejumlah pihak lainnya, di antaranya yaitu: pimpinan China  Railway Rolling Stock Corporation (CRRC) untuk membahas kelanjutan  kerjasama pembangunan transportasi massal kereta api Autonomous Rail  Transit (ART) untuk Ibukota Nusantara (IKN).
&amp;ldquo;Beberapa hal yang kami bahas yaitu mulai dari rencana pembangunan  LRT di Bali, Autonomous Rail Transit (ART) di Ibukota Nusantara (IKN),  jaringan komunikasi dan persinyalan kereta api berteknologi tinggi,  hingga menjajaki peluang kerjasama terkait pesawat komersial,&amp;rdquo; ujar  Menhub melalui keterangan resminya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wOS8xLzE3NTk2MS81L3g4cmF2eTk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Moda transportasi modern di IKN seperti Autonomous Rail Transit (ART) atau kereta api tanpa rel hanya beroperasi di tempat terbatas. Terbatasnya operasional moda transportasi modern itu mempertimbangkan kontur lahan yang ada di IKN.
Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Silvia Halim mengatakan tidak semua wilayah mempunyai permukaan lahan yang datar.
&quot;Kita pastikan itu kontur dari kota itu sendiri yang memang IKN, sangat berbukit bukit, tidak rata seperti kota lain sehingga ini yang selalu jadi konsiderasi kami apakah memang bisa diterapkan dengan baik atau tidak,&quot; ujar Silvia di Jakarta, Senin (15/1/2024).

BACA JUGA:
Proyek Jaringan Telekomunikasi IKN Mulai Bangun Senilai Rp280 Miliar 


Lebih lanjut, Silvia menjelaskan saat ini pihaknya sudah berkomunikasi dengan Kementerian Perhubungan untuk mencarikan investor menggarap proyek tersebut. Salah satu yang ditawarkan adalah calon investor dari China.
&quot;Terkait rencana kereta tanpa rel, kami sudah berdiskusi dengan Kemenhub, kami juga sudah berikan masukan terkait teknologi ini cocoknya bagaimana diimplementasikannya,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Jokowi Ungkap Potensi Investasi IKN ke Pengusaha Brunei


Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Korea Selatan (Korsel) Dan China pada 9 - 13 Januari mendatang. Kunjungan tersebut sekaligus menawarkan dua proyek transportasi di Bali yaitu LRT, dan Autonomous Rail Transit di IKN (Ibu Kota Nusantara).
Di Tiongkok, Menhub menemui Menteri Transportasi Tiongkok Mr. Li  Xiaopeng dan sejumlah pihak lainnya, di antaranya yaitu: pimpinan China  Railway Rolling Stock Corporation (CRRC) untuk membahas kelanjutan  kerjasama pembangunan transportasi massal kereta api Autonomous Rail  Transit (ART) untuk Ibukota Nusantara (IKN).
&amp;ldquo;Beberapa hal yang kami bahas yaitu mulai dari rencana pembangunan  LRT di Bali, Autonomous Rail Transit (ART) di Ibukota Nusantara (IKN),  jaringan komunikasi dan persinyalan kereta api berteknologi tinggi,  hingga menjajaki peluang kerjasama terkait pesawat komersial,&amp;rdquo; ujar  Menhub melalui keterangan resminya.</content:encoded></item></channel></rss>
