<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Amazon PHK 30 Karyawan di Divisi Buy with Prime</title><description>Raksasa e-commerce Amazon.com melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada beberapa karyawan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/19/320/2957208/amazon-phk-30-karyawan-di-divisi-buy-with-prime</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/19/320/2957208/amazon-phk-30-karyawan-di-divisi-buy-with-prime"/><item><title>Amazon PHK 30 Karyawan di Divisi Buy with Prime</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/19/320/2957208/amazon-phk-30-karyawan-di-divisi-buy-with-prime</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/19/320/2957208/amazon-phk-30-karyawan-di-divisi-buy-with-prime</guid><pubDate>Jum'at 19 Januari 2024 15:01 WIB</pubDate><dc:creator>Meliana Tesa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/19/320/2957208/amazon-phk-30-karyawan-di-divisi-buy-with-prime-uIQwjCuHBx.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Amazon PHK 30 karyawan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/19/320/2957208/amazon-phk-30-karyawan-di-divisi-buy-with-prime-uIQwjCuHBx.jpeg</image><title>Amazon PHK 30 karyawan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNy8xLzE3MzgyNy81L3g4cHBlYWU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Raksasa e-commerce Amazon.com melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada beberapa karyawan yang berada di divisi Buy with Prime.
Pihak Amazon menyampaikan bahwa sebanyak 30 karyawan di divisi Buy with Prime atau sekitar 5% karyawannya terkena imbasnya akibat PHK.
Buy with Prime merupakan layanan spesial yang menawarkan manfaat pengiriman dua hari untuk belanja online bagi pengguna prime dan sudah ada sejak April 2022.

BACA JUGA:
Orang Indonesia Doyan Belanja Online, Transaksi E-Commerce Tembus Rp453,75 Triliun di 2023


Pihak Amazon mengatakan bahwa keputusan ini sulit untuk mengurangi beberapa karyawannya di divisi Buy with Prime.
&quot;Kami terus meninjau struktur tim kami dan melakukan penyesuaian berdasarkan kebutuhan bisnis. Setelah peninjauan baru-baru ini, kami telah membuat keputusan sulit untuk mengurangi beberapa karyawan divisi Buy with Prime,&amp;rdquo; kata juru bicara Amazon, dikutip dari CNBC, pada Jumat (19/1/2024).

BACA JUGA:
Marak Serangan Siber, E-Commerce Wajib Amankan Data Pelanggan


Meskipun terjadi PHK pada divisi tersebut, pihak Amazon menegaskan bahwa layanan tersebut tetap menjadi prioritas utama Amazon dan perusahaan berencana untuk terus menginvestasikan sumber daya yang signifikan dalam program tersebut.
PHK yang telah dilakukan oleh Amazon, dengan lebih dari 27.000  pekerjaan yang telah dipangkas di seluruh perusahaan sejak akhir tahun  2022. Perusahaan ini terus melakukan restrukturisasi, termasuk di divisi  Prime Video, MGM, Twitch, Audible, dan Amazon Pay.
Amazon menyatakan bahwa mereka akan membantu karyawan yang telah  diberhentikan untuk menemukan pekerjaan baru di tempat lain. Karyawan  yang terkena dampak PHK tersebut akan terus menerima gaji, pesangon dan  tunjangan setidaknya selama 60 hari.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNy8xLzE3MzgyNy81L3g4cHBlYWU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Raksasa e-commerce Amazon.com melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada beberapa karyawan yang berada di divisi Buy with Prime.
Pihak Amazon menyampaikan bahwa sebanyak 30 karyawan di divisi Buy with Prime atau sekitar 5% karyawannya terkena imbasnya akibat PHK.
Buy with Prime merupakan layanan spesial yang menawarkan manfaat pengiriman dua hari untuk belanja online bagi pengguna prime dan sudah ada sejak April 2022.

BACA JUGA:
Orang Indonesia Doyan Belanja Online, Transaksi E-Commerce Tembus Rp453,75 Triliun di 2023


Pihak Amazon mengatakan bahwa keputusan ini sulit untuk mengurangi beberapa karyawannya di divisi Buy with Prime.
&quot;Kami terus meninjau struktur tim kami dan melakukan penyesuaian berdasarkan kebutuhan bisnis. Setelah peninjauan baru-baru ini, kami telah membuat keputusan sulit untuk mengurangi beberapa karyawan divisi Buy with Prime,&amp;rdquo; kata juru bicara Amazon, dikutip dari CNBC, pada Jumat (19/1/2024).

BACA JUGA:
Marak Serangan Siber, E-Commerce Wajib Amankan Data Pelanggan


Meskipun terjadi PHK pada divisi tersebut, pihak Amazon menegaskan bahwa layanan tersebut tetap menjadi prioritas utama Amazon dan perusahaan berencana untuk terus menginvestasikan sumber daya yang signifikan dalam program tersebut.
PHK yang telah dilakukan oleh Amazon, dengan lebih dari 27.000  pekerjaan yang telah dipangkas di seluruh perusahaan sejak akhir tahun  2022. Perusahaan ini terus melakukan restrukturisasi, termasuk di divisi  Prime Video, MGM, Twitch, Audible, dan Amazon Pay.
Amazon menyatakan bahwa mereka akan membantu karyawan yang telah  diberhentikan untuk menemukan pekerjaan baru di tempat lain. Karyawan  yang terkena dampak PHK tersebut akan terus menerima gaji, pesangon dan  tunjangan setidaknya selama 60 hari.</content:encoded></item></channel></rss>
