<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 BUMN Diduga Terlibat Kasus Suap, Begini Kata Stafsus Erick Thohir</title><description>Kementerian BUMN belum mendapatkan informasi atau data detail perihal  dugaan keterlibatan tiga perusahaan pelat merah dalam kasus suap.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/19/320/2957389/3-bumn-diduga-terlibat-kasus-suap-begini-kata-stafsus-erick-thohir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/19/320/2957389/3-bumn-diduga-terlibat-kasus-suap-begini-kata-stafsus-erick-thohir"/><item><title>3 BUMN Diduga Terlibat Kasus Suap, Begini Kata Stafsus Erick Thohir</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/19/320/2957389/3-bumn-diduga-terlibat-kasus-suap-begini-kata-stafsus-erick-thohir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/19/320/2957389/3-bumn-diduga-terlibat-kasus-suap-begini-kata-stafsus-erick-thohir</guid><pubDate>Jum'at 19 Januari 2024 19:43 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/19/320/2957389/3-bumn-diduga-terlibat-kasus-suap-begini-kata-stafsus-erick-thohir-hhkv5JTtzI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kementerian BUMN belum terima data soal 3 perusahaan yang terlibat suap (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/19/320/2957389/3-bumn-diduga-terlibat-kasus-suap-begini-kata-stafsus-erick-thohir-hhkv5JTtzI.jpg</image><title>Kementerian BUMN belum terima data soal 3 perusahaan yang terlibat suap (Foto: Okezone)</title></images><description>


JAKARTA - Kementerian BUMN belum mendapatkan informasi atau data detail perihal dugaan keterlibatan tiga perusahaan pelat merah dalam kasus suap perusahaan software asal Jerman, SAP.
Adapun ketiga perseroan negara yang mamanya ikut terseret dalam kasus tersebut, diantaranya PT Pertamina (Persero), PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I, dan PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II.

BACA JUGA:
Arahan Erick Thohir, Pensiunan BUMN Dapat SHT Rp550 Miliar

Staf Khusus (Stafsus) Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, pihaknya baru mendapat informasi awal saja, seperti yang diberitakan sejumlah media massa nasional. Sehingga, diperlukan pendalaman terlebih dahulu melalui data-data yang lebih valid atau dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.
&amp;ldquo;Itu kan setelah kita baca informasi (media massa) yang ada, ada Pertamina tahun 2017, Angkasa Pura I 2012, Angkasa Pura II 2015, tapi kami kan belum dapat detailnya ya, semoga nanti dengan data-data yang detail teman-teman BUMN kami percaya bisa bekerja sama dengan siapa pun untuk hal ini,&amp;rdquo; papar Arya saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (19/1/2024).

BACA JUGA:
14 BUMN Sakit Bisa Disembuhkan?

Dia memastikan Kementerian BUMN mendukung penuh langkah-langkah pencegahan korupsi di internal perseroan negara. Hal itu sejalan dengan program &amp;lsquo;Bersih-bersih&amp;rsquo; yang diusung Erick Thohir selaku Menteri BUMN.
&amp;ldquo;Jadi kita support hal-hal yang merupakan bagian dari program &amp;lsquo;Bersih-bersih&amp;rsquo; BUMN juga lah, itu kan programnya pak Erick selalu ke sana arahnya (pencegahan korupsi),&amp;rdquo; paparnya.Dari laporan Departemen Kehakiman dan Komisi Sekuritas dan Bursa AS  (SEC), setidaknya ada delapan perusahaan dan lembaga di Indonesia yang  diduga terlibat kasus suap SAP.
Perusahaan dan lembaga yang dimaksud di antaranya Balai Penyedia dan  Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) atau BAKTI  Kominfo, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Sosial  (Kemensos).
Lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, PT Mass Rapid  Transit (MRT) Jakarta, Pertamina, Angkasa Pura I, dan Angkasa Pura II.</description><content:encoded>


JAKARTA - Kementerian BUMN belum mendapatkan informasi atau data detail perihal dugaan keterlibatan tiga perusahaan pelat merah dalam kasus suap perusahaan software asal Jerman, SAP.
Adapun ketiga perseroan negara yang mamanya ikut terseret dalam kasus tersebut, diantaranya PT Pertamina (Persero), PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I, dan PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II.

BACA JUGA:
Arahan Erick Thohir, Pensiunan BUMN Dapat SHT Rp550 Miliar

Staf Khusus (Stafsus) Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, pihaknya baru mendapat informasi awal saja, seperti yang diberitakan sejumlah media massa nasional. Sehingga, diperlukan pendalaman terlebih dahulu melalui data-data yang lebih valid atau dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.
&amp;ldquo;Itu kan setelah kita baca informasi (media massa) yang ada, ada Pertamina tahun 2017, Angkasa Pura I 2012, Angkasa Pura II 2015, tapi kami kan belum dapat detailnya ya, semoga nanti dengan data-data yang detail teman-teman BUMN kami percaya bisa bekerja sama dengan siapa pun untuk hal ini,&amp;rdquo; papar Arya saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (19/1/2024).

BACA JUGA:
14 BUMN Sakit Bisa Disembuhkan?

Dia memastikan Kementerian BUMN mendukung penuh langkah-langkah pencegahan korupsi di internal perseroan negara. Hal itu sejalan dengan program &amp;lsquo;Bersih-bersih&amp;rsquo; yang diusung Erick Thohir selaku Menteri BUMN.
&amp;ldquo;Jadi kita support hal-hal yang merupakan bagian dari program &amp;lsquo;Bersih-bersih&amp;rsquo; BUMN juga lah, itu kan programnya pak Erick selalu ke sana arahnya (pencegahan korupsi),&amp;rdquo; paparnya.Dari laporan Departemen Kehakiman dan Komisi Sekuritas dan Bursa AS  (SEC), setidaknya ada delapan perusahaan dan lembaga di Indonesia yang  diduga terlibat kasus suap SAP.
Perusahaan dan lembaga yang dimaksud di antaranya Balai Penyedia dan  Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) atau BAKTI  Kominfo, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Sosial  (Kemensos).
Lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, PT Mass Rapid  Transit (MRT) Jakarta, Pertamina, Angkasa Pura I, dan Angkasa Pura II.</content:encoded></item></channel></rss>
