<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kantor LPS di IKN Dibangun, 1 Komplek dengan BI-OJK</title><description>Pembangunan Gedung Arthadhyaksa, kantor Lembaga Penjamin Simpanan di Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai dilakukan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/19/320/2957406/kantor-lps-di-ikn-dibangun-1-komplek-dengan-bi-ojk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/19/320/2957406/kantor-lps-di-ikn-dibangun-1-komplek-dengan-bi-ojk"/><item><title>Kantor LPS di IKN Dibangun, 1 Komplek dengan BI-OJK</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/19/320/2957406/kantor-lps-di-ikn-dibangun-1-komplek-dengan-bi-ojk</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/19/320/2957406/kantor-lps-di-ikn-dibangun-1-komplek-dengan-bi-ojk</guid><pubDate>Jum'at 19 Januari 2024 20:21 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/19/320/2957406/kantor-lps-di-ikn-dibangun-1-komplek-dengan-bi-ojk-YciR8btacf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembangunan gedung LPS di IKN dimulai (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/19/320/2957406/kantor-lps-di-ikn-dibangun-1-komplek-dengan-bi-ojk-YciR8btacf.jpg</image><title>Pembangunan gedung LPS di IKN dimulai (Foto: Instagram)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xOC8xLzE3NjI0Ni81L3g4cmsyd2Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pembangunan Gedung Arthadhyaksa, kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai dilakukan. Pembangunan kantor LPS itu berada dalam satu kawasan yang sama dengan kantor BI, dan OJK nantinya.
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Bambang Susantono mengatakan kehadiran kantor LPS di IKN ini juga sekaligus memperkuat ekosistem lembaga keuangan negara di Ibu Kota Baru.

BACA JUGA:
Otorita IKN Bidik Investasi Rp40 Triliun Lebih Tahun Ini


&quot;Kantor ini akan melengkapi ekosistem kantor lembaga perekonomian di IKN karena berada pada satu kawasan bersama BI (Bank Indonesia) yang sudah groundbreaking beberapa waktu lalu, dan kemudian akan segera disusul oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan),&quot; ujar Bambang dalam keterangan resminya, Jumat (19/1/2024).
Kepala Otorita IKN menyambut baik dimulainya peletakan batu pertama kantor LPS tersebut. Menurutnya, dimulainya pembangunan kantor LPS ini juga akan semakin meningkatkan kepercayaan publik dan dunia usaha.

BACA JUGA:
Anak Usaha Krakatau Steel Incar Bisnis Logistik di IKN


Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudha Sadewa, kompleks perkantoran LPS ini akan dibangun dengan konsep hijau (green concept). &quot;LPS telah didesain sedemikian rupa untuk memaksimalkan efisiensi energi sekaligus mereduksi pemanasan global,&quot; ungkap Purbaya.
Selain itu, konsep arsitektur kota di mana kantor LPS masuk ke dalam Zona Lembaga Perekonomian bersama kantor Bank Indonesia dan kantor OJK.
&quot;Konsep kedua adalah konektivitas dan keberlanjutan area kawasan  hijau yang merupakan konsep yang menghubungkan antar kawasan dengan  mengoptimalkan area terbuka hijau antar kompleks perkantoran yang ada di  IKN,&amp;rdquo; ujar Purbaya.
Kemudian, ungkap Purbaya, kantor LPS juga menerapkan konsep smart and  sustainable mobility. &amp;ldquo;Ini sebuah konsep untuk mendukung keberlanjutan  transportasi publik di mana kantor LPS dirancang sebagai crowd catchment  karena berdekatan dengan titik transportasi di Kawasan perkantoran dan  lembaga pemerintah di IKN,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xOC8xLzE3NjI0Ni81L3g4cmsyd2Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pembangunan Gedung Arthadhyaksa, kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai dilakukan. Pembangunan kantor LPS itu berada dalam satu kawasan yang sama dengan kantor BI, dan OJK nantinya.
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Bambang Susantono mengatakan kehadiran kantor LPS di IKN ini juga sekaligus memperkuat ekosistem lembaga keuangan negara di Ibu Kota Baru.

BACA JUGA:
Otorita IKN Bidik Investasi Rp40 Triliun Lebih Tahun Ini


&quot;Kantor ini akan melengkapi ekosistem kantor lembaga perekonomian di IKN karena berada pada satu kawasan bersama BI (Bank Indonesia) yang sudah groundbreaking beberapa waktu lalu, dan kemudian akan segera disusul oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan),&quot; ujar Bambang dalam keterangan resminya, Jumat (19/1/2024).
Kepala Otorita IKN menyambut baik dimulainya peletakan batu pertama kantor LPS tersebut. Menurutnya, dimulainya pembangunan kantor LPS ini juga akan semakin meningkatkan kepercayaan publik dan dunia usaha.

BACA JUGA:
Anak Usaha Krakatau Steel Incar Bisnis Logistik di IKN


Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudha Sadewa, kompleks perkantoran LPS ini akan dibangun dengan konsep hijau (green concept). &quot;LPS telah didesain sedemikian rupa untuk memaksimalkan efisiensi energi sekaligus mereduksi pemanasan global,&quot; ungkap Purbaya.
Selain itu, konsep arsitektur kota di mana kantor LPS masuk ke dalam Zona Lembaga Perekonomian bersama kantor Bank Indonesia dan kantor OJK.
&quot;Konsep kedua adalah konektivitas dan keberlanjutan area kawasan  hijau yang merupakan konsep yang menghubungkan antar kawasan dengan  mengoptimalkan area terbuka hijau antar kompleks perkantoran yang ada di  IKN,&amp;rdquo; ujar Purbaya.
Kemudian, ungkap Purbaya, kantor LPS juga menerapkan konsep smart and  sustainable mobility. &amp;ldquo;Ini sebuah konsep untuk mendukung keberlanjutan  transportasi publik di mana kantor LPS dirancang sebagai crowd catchment  karena berdekatan dengan titik transportasi di Kawasan perkantoran dan  lembaga pemerintah di IKN,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
