<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Pekan Depan Diprediksi Masih di Level 7.200   </title><description>IHSG diprediksi bergerak konsolidasi di awal pekan depan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/20/278/2957688/ihsg-pekan-depan-diprediksi-masih-di-level-7-200</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/20/278/2957688/ihsg-pekan-depan-diprediksi-masih-di-level-7-200"/><item><title>IHSG Pekan Depan Diprediksi Masih di Level 7.200   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/20/278/2957688/ihsg-pekan-depan-diprediksi-masih-di-level-7-200</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/20/278/2957688/ihsg-pekan-depan-diprediksi-masih-di-level-7-200</guid><pubDate>Sabtu 20 Januari 2024 14:10 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/20/278/2957688/ihsg-pekan-depan-diprediksi-masih-di-level-7-200-cxr7OZcLIl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG Diprediksi Melemah Hari Ini. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/20/278/2957688/ihsg-pekan-depan-diprediksi-masih-di-level-7-200-cxr7OZcLIl.jpg</image><title>IHSG Diprediksi Melemah Hari Ini. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak konsolidasi di awal pekan depan. Sebelumnya indeks komposit berakhir merah 0,35% di 7.227,40.
Secara teknikal indikator Stochastic RSI bergerak naik dari area oversold, bersamaan dengan pembentukan lower shadow panjang.

BACA JUGA:
IHSG Sepekan Lesu 0,19% ke Level 7.227&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Volume transaksi cenderung turun mengindikasikan tekanan jual mereda. IHSG diperkirakan lanjutkan konsolidasi di atas support 7.200,&amp;rdquo; tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Sabtu (20/1).
Adapun level pivot berada di 7.250, dengan area resistance psikologis 7.300.

BACA JUGA:
IHSG Lesu ke Level 7.227 di Akhir Perdagangan Minggu Ini&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Secara fundamental investor bersiap menyambut laporan keuangan emiten untuk tutup buku 2023. Sejumlah raksasa perbankan dijadwalkan merilis kinerja keuangan mereka antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).Dari luar negeri, sejumlah negara-negara di Asia bakal melaporkan tingkat inflasi dan kebijakan suku bunga antara lain inflasi produsen Korea Selatan, kebijakan suku bunga Bank of Japan, hingga tingkat inflasi Singapura.
Pelaku pasar modal kabar dari Amerika Serikat antara lain survei indeks manufaktur, hingga tingkat pengeluaran konsumsi pribadi atau PCE Index sebagai ukuran inflasi yang menjadi pilihan bank sentral AS atau Federal Reserve dalam menentukan kebijakan suku bunga.
Laporan keuangan sejumlah perusahaan konstituen indeks Wall Street juga tak luput dari perhatian pasar.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak konsolidasi di awal pekan depan. Sebelumnya indeks komposit berakhir merah 0,35% di 7.227,40.
Secara teknikal indikator Stochastic RSI bergerak naik dari area oversold, bersamaan dengan pembentukan lower shadow panjang.

BACA JUGA:
IHSG Sepekan Lesu 0,19% ke Level 7.227&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Volume transaksi cenderung turun mengindikasikan tekanan jual mereda. IHSG diperkirakan lanjutkan konsolidasi di atas support 7.200,&amp;rdquo; tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Sabtu (20/1).
Adapun level pivot berada di 7.250, dengan area resistance psikologis 7.300.

BACA JUGA:
IHSG Lesu ke Level 7.227 di Akhir Perdagangan Minggu Ini&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Secara fundamental investor bersiap menyambut laporan keuangan emiten untuk tutup buku 2023. Sejumlah raksasa perbankan dijadwalkan merilis kinerja keuangan mereka antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).Dari luar negeri, sejumlah negara-negara di Asia bakal melaporkan tingkat inflasi dan kebijakan suku bunga antara lain inflasi produsen Korea Selatan, kebijakan suku bunga Bank of Japan, hingga tingkat inflasi Singapura.
Pelaku pasar modal kabar dari Amerika Serikat antara lain survei indeks manufaktur, hingga tingkat pengeluaran konsumsi pribadi atau PCE Index sebagai ukuran inflasi yang menjadi pilihan bank sentral AS atau Federal Reserve dalam menentukan kebijakan suku bunga.
Laporan keuangan sejumlah perusahaan konstituen indeks Wall Street juga tak luput dari perhatian pasar.</content:encoded></item></channel></rss>
