<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahfud MD Ungkap Ketimpangan Penguasaan Tanah Sawit, Petani Setengah Hektare dan Pengusaha 39 Ha</title><description>Mahfud MD mengungkapkan ketimpangan penguasaan tanah terlihat dari bisnis kelapa sawit</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/21/320/2958270/mahfud-md-ungkap-ketimpangan-penguasaan-tanah-sawit-petani-setengah-hektare-dan-pengusaha-39-ha</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/21/320/2958270/mahfud-md-ungkap-ketimpangan-penguasaan-tanah-sawit-petani-setengah-hektare-dan-pengusaha-39-ha"/><item><title>Mahfud MD Ungkap Ketimpangan Penguasaan Tanah Sawit, Petani Setengah Hektare dan Pengusaha 39 Ha</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/21/320/2958270/mahfud-md-ungkap-ketimpangan-penguasaan-tanah-sawit-petani-setengah-hektare-dan-pengusaha-39-ha</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/21/320/2958270/mahfud-md-ungkap-ketimpangan-penguasaan-tanah-sawit-petani-setengah-hektare-dan-pengusaha-39-ha</guid><pubDate>Minggu 21 Januari 2024 21:15 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/21/320/2958270/mahfud-md-ungkap-ketimpangan-penguasaan-tanah-sawit-petani-setengah-hektare-dan-pengusaha-39-ha-NGE9qgkB2C.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/21/320/2958270/mahfud-md-ungkap-ketimpangan-penguasaan-tanah-sawit-petani-setengah-hektare-dan-pengusaha-39-ha-NGE9qgkB2C.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA  - Calon Wakil Presiden Nomor Urut 3 Mahfud MD mengungkapkan ketimpangan penguasaan tanah terlihat dari bisnis kelapa sawit. Pengusaha sawit memiliki hingga 39 hektare (Ha), sementara petani yang ada sebanyak 17 juta orang hanya masing-masing menguasai setengah hektare.
&quot;Jadi kalau melihat ketimpangan penguasaan tanah itu memang coba lihat bisnis sawit itu 39 hektare sementara hanya segelintir orang bisnis sawit,&quot; kata Mahfud dalam Debat Keempat Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Minggu (21/1/2024).

BACA JUGA:
Debat soal Lingkungan Hidup, Gibran Sentil Cak Imin Pakai Botol Plastik

&quot;Sementara para petani kita sebanyak 17 juta orang itu kalau di rata-rata kan itu hanya menguasai setengah hektar,&quot; imbuhnya.
Menurut Mahfud, itulah sebabnya sejak dulu ada reforma agraria yang ditugaskan kepada Presiden untuk segera dilakukan reforma agraria.

BACA JUGA:
 Beri Contoh Ketimpangan Penguasaan Tanah, Mahfud MD: Coba Lihat Bisnis Sawit

&quot;Reforma agraris itu ada dua satu ada tiga satu legalisasi yang kedua redistribusi lalu yang ketiga pengembalian klaim-klaim hak atas tanah,&quot; ungkap Mahfud.Adapun Mahfud menyinggung belum ada sertipikat yang redistribusi karena yang ada baru legalisasi yang kemudian diberi sertipikat tanah.
&quot;Nah ini yang sekarang belum satupun ada sertifikat untuk redistribusi, yang ada itu baru legalisasi yaitu orang sudah punya lalu diberi sertifikatnya di situ, yang lain belum dapat redistribusi,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA  - Calon Wakil Presiden Nomor Urut 3 Mahfud MD mengungkapkan ketimpangan penguasaan tanah terlihat dari bisnis kelapa sawit. Pengusaha sawit memiliki hingga 39 hektare (Ha), sementara petani yang ada sebanyak 17 juta orang hanya masing-masing menguasai setengah hektare.
&quot;Jadi kalau melihat ketimpangan penguasaan tanah itu memang coba lihat bisnis sawit itu 39 hektare sementara hanya segelintir orang bisnis sawit,&quot; kata Mahfud dalam Debat Keempat Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Minggu (21/1/2024).

BACA JUGA:
Debat soal Lingkungan Hidup, Gibran Sentil Cak Imin Pakai Botol Plastik

&quot;Sementara para petani kita sebanyak 17 juta orang itu kalau di rata-rata kan itu hanya menguasai setengah hektar,&quot; imbuhnya.
Menurut Mahfud, itulah sebabnya sejak dulu ada reforma agraria yang ditugaskan kepada Presiden untuk segera dilakukan reforma agraria.

BACA JUGA:
 Beri Contoh Ketimpangan Penguasaan Tanah, Mahfud MD: Coba Lihat Bisnis Sawit

&quot;Reforma agraris itu ada dua satu ada tiga satu legalisasi yang kedua redistribusi lalu yang ketiga pengembalian klaim-klaim hak atas tanah,&quot; ungkap Mahfud.Adapun Mahfud menyinggung belum ada sertipikat yang redistribusi karena yang ada baru legalisasi yang kemudian diberi sertipikat tanah.
&quot;Nah ini yang sekarang belum satupun ada sertifikat untuk redistribusi, yang ada itu baru legalisasi yaitu orang sudah punya lalu diberi sertifikatnya di situ, yang lain belum dapat redistribusi,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
