<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IPO Awal Februari, Intip Kinerja Keuangan Topindo Solusi (TOSK)</title><description>PT Topindo Solusi Komunika Tbk bakal melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Februari 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/22/278/2958500/ipo-awal-februari-intip-kinerja-keuangan-topindo-solusi-tosk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/22/278/2958500/ipo-awal-februari-intip-kinerja-keuangan-topindo-solusi-tosk"/><item><title>IPO Awal Februari, Intip Kinerja Keuangan Topindo Solusi (TOSK)</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/22/278/2958500/ipo-awal-februari-intip-kinerja-keuangan-topindo-solusi-tosk</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/22/278/2958500/ipo-awal-februari-intip-kinerja-keuangan-topindo-solusi-tosk</guid><pubDate>Senin 22 Januari 2024 11:13 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/22/278/2958500/ipo-awal-februari-intip-kinerja-keuangan-topindo-solusi-tosk-4kUFkJ4TPR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IPO Topindo Solusi Komunika (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/22/278/2958500/ipo-awal-februari-intip-kinerja-keuangan-topindo-solusi-tosk-4kUFkJ4TPR.jpg</image><title>IPO Topindo Solusi Komunika (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Topindo Solusi Komunika Tbk bakal melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Februari 2024. Perseroan akan IPO dan tercatat dengan kode TOSK.
Perihal kinerja, per Juli 2023, calon emiten teknologi ini mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,58 miliar atau turun sebesar 62,76% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp4,25 miliar. Penurunan tersebut sejalan dengan penurunan laba sebelum pajak sebesar Rp3,46 miliar dan ditambah dengan beban pajak penghasilan sebesar Rp794,11 juta.

BACA JUGA:
Naik Tajam, BEI Gembok Saham DSSA Imbas Naik Signifikan


Adapun, penjualan perseroan di tujuh bulan pertama tahun 2023 lalu juga mengalami penurunan sebesar 5,24% menjadi Rp1,35 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp1,42 triliun. Hal ini terutama disebabkan oleh penurunan penjualan atas produk digital pulsa sebesar 33%, penjualan pulsa data atau voucher data sebesar 26% dan voucher game sebesar 62%, yang diimbangi dengan kenaikan penjualan saldo e-money sebesar 58% dan token PLN sebesar 8%.
&amp;ldquo;Perseroan mengantisipasi penurunan penjualan dengan cara terus menambah jumlah varian produk, termasuk menjalin kerja sama strategis dengan pihak ketiga untuk layanan-layanan pendukung lainnya, sesuai dengan kebutuhan pasar yang akan datang,&amp;rdquo; demikian dikutip dari prospektus pada Senin (22/1/2024).

BACA JUGA:
Hampir 1 Bulan Digembok, BEI Buka Suspensi Saham CUAN Milik Prajogo Pangestu Hari Ini


Selain itu, manajemen perseroan juga akan melakukan upaya peningkatan penjualan dengan menambah titik-titik redistribusi melalui sales force dengan pengawasan melalui konsep Topindoku Strategic Partnership (TSP), yang di mana kerja sama ini melibatkan partner lokal yang dipilih sesuai dengan daerah masing-masing.
Dari sisi pengeluaran, per Juli 2023 beban pokok penjualan perseroan tercatat sebesar Rp1,33 triliun, turun 4,89% bila dibandingkan periode yang sama tahun 2022 yaitu sebesar Rp1,40 triliun.
Penurunan tersebut sejalan dengan penurunan penjualan pada periode  yang sama pada tahun 2023 dibanding periode tahun 2022 yaitu sebesar  5,24%. Rencana perseroan dalam efisiensi beban pokok penjualan, di mana  saat ini topindoku melakukan pembelian produk tidak langsung ke  principal (produk virtual dan produk fisik) setelah penawaran umum  perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan modal kerja yang  memadai.
&amp;ldquo;Manajemen akan menjalin kerja sama secara langsung kepada principal  sehingga akan mendapatkan harga pembelian yang lebih murah,&amp;rdquo; lanjut  prospektus.
Dalam aksi korporasi ini, perseroan menawarkan sebanyak 875 juta  saham atau 20,00% dari total modal yang ditempatkan dan disetor.  Perseroan telah menetapkan harga penawaran awal sebesar Rp115-Rp125 per  saham.
Masa penawaran umum atau offering akan berlangsung pada 29 Januari  hingga 1 Februari 2024. Perseroan menunjuk PT MNC Sekuritas dan PT  Erdhika Elit Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Topindo Solusi Komunika Tbk bakal melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Februari 2024. Perseroan akan IPO dan tercatat dengan kode TOSK.
Perihal kinerja, per Juli 2023, calon emiten teknologi ini mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,58 miliar atau turun sebesar 62,76% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp4,25 miliar. Penurunan tersebut sejalan dengan penurunan laba sebelum pajak sebesar Rp3,46 miliar dan ditambah dengan beban pajak penghasilan sebesar Rp794,11 juta.

BACA JUGA:
Naik Tajam, BEI Gembok Saham DSSA Imbas Naik Signifikan


Adapun, penjualan perseroan di tujuh bulan pertama tahun 2023 lalu juga mengalami penurunan sebesar 5,24% menjadi Rp1,35 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp1,42 triliun. Hal ini terutama disebabkan oleh penurunan penjualan atas produk digital pulsa sebesar 33%, penjualan pulsa data atau voucher data sebesar 26% dan voucher game sebesar 62%, yang diimbangi dengan kenaikan penjualan saldo e-money sebesar 58% dan token PLN sebesar 8%.
&amp;ldquo;Perseroan mengantisipasi penurunan penjualan dengan cara terus menambah jumlah varian produk, termasuk menjalin kerja sama strategis dengan pihak ketiga untuk layanan-layanan pendukung lainnya, sesuai dengan kebutuhan pasar yang akan datang,&amp;rdquo; demikian dikutip dari prospektus pada Senin (22/1/2024).

BACA JUGA:
Hampir 1 Bulan Digembok, BEI Buka Suspensi Saham CUAN Milik Prajogo Pangestu Hari Ini


Selain itu, manajemen perseroan juga akan melakukan upaya peningkatan penjualan dengan menambah titik-titik redistribusi melalui sales force dengan pengawasan melalui konsep Topindoku Strategic Partnership (TSP), yang di mana kerja sama ini melibatkan partner lokal yang dipilih sesuai dengan daerah masing-masing.
Dari sisi pengeluaran, per Juli 2023 beban pokok penjualan perseroan tercatat sebesar Rp1,33 triliun, turun 4,89% bila dibandingkan periode yang sama tahun 2022 yaitu sebesar Rp1,40 triliun.
Penurunan tersebut sejalan dengan penurunan penjualan pada periode  yang sama pada tahun 2023 dibanding periode tahun 2022 yaitu sebesar  5,24%. Rencana perseroan dalam efisiensi beban pokok penjualan, di mana  saat ini topindoku melakukan pembelian produk tidak langsung ke  principal (produk virtual dan produk fisik) setelah penawaran umum  perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan modal kerja yang  memadai.
&amp;ldquo;Manajemen akan menjalin kerja sama secara langsung kepada principal  sehingga akan mendapatkan harga pembelian yang lebih murah,&amp;rdquo; lanjut  prospektus.
Dalam aksi korporasi ini, perseroan menawarkan sebanyak 875 juta  saham atau 20,00% dari total modal yang ditempatkan dan disetor.  Perseroan telah menetapkan harga penawaran awal sebesar Rp115-Rp125 per  saham.
Masa penawaran umum atau offering akan berlangsung pada 29 Januari  hingga 1 Februari 2024. Perseroan menunjuk PT MNC Sekuritas dan PT  Erdhika Elit Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.</content:encoded></item></channel></rss>
