<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IPO Bulan Depan, Simak Kinerja Keuangan Ancara Logistics (ALII)</title><description>PT Ancara Logistics Indonesia Tbk bakal melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia pada Februari 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/22/278/2958586/ipo-bulan-depan-simak-kinerja-keuangan-ancara-logistics-alii</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/22/278/2958586/ipo-bulan-depan-simak-kinerja-keuangan-ancara-logistics-alii"/><item><title>IPO Bulan Depan, Simak Kinerja Keuangan Ancara Logistics (ALII)</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/22/278/2958586/ipo-bulan-depan-simak-kinerja-keuangan-ancara-logistics-alii</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/22/278/2958586/ipo-bulan-depan-simak-kinerja-keuangan-ancara-logistics-alii</guid><pubDate>Senin 22 Januari 2024 13:25 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/22/278/2958586/ipo-bulan-depan-simak-kinerja-keuangan-ancara-logistics-alii-WVlUvH6al4.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">IPO Ancara Logistics Indonesia (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/22/278/2958586/ipo-bulan-depan-simak-kinerja-keuangan-ancara-logistics-alii-WVlUvH6al4.jpeg</image><title>IPO Ancara Logistics Indonesia (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Ancara Logistics Indonesia Tbk bakal melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia pada Februari 2024. Pada pelaksanaan IPO, calon emiten berkode ALII ini menawarkan 3,16 miliar saham atau 20,00% dari total modal ditempatkan dan disetor.
Per Agustus 2023 lalu, perseroan mengantongi laba bersih sebesar Rp166,12 miliar, naik 127,87% dibandingkan dengan periode delapan bulan yang berakhir pada tanggal 31 Agustus 2022 yang sebesar Rp72,90 miliar.

BACA JUGA:
IPO Awal Februari, Intip Kinerja Keuangan Topindo Solusi (TOSK)


Sejalan dengan laba, pendapatan perseroan per Agustus 2023 tercatat sebesar Rp662,88 miliar, naik 73,96% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp381,04 miliar.
Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya volume pengangkutan untuk tongkang dengan panjang 180 kaki sebanyak 789.301 metrik ton, volume pengangkutan untuk tongkang dengan panjang 300 kaki sebanyak 453.976 metrik ton, dan volume bongkar muat (loading unloading) di ISP milik MCT sebanyak 837.707 metrik ton.

BACA JUGA:
Petinggi Yayasan Pendidikan di Sukabumi Dipolisikan, Penipuan Cek Kosong Rp1 Miliar


Adapun, peningkatan volume pengangkutan disebabkan oleh meningkatnya kapasitas produksi batu bara pelanggan perseroan dan perusahaan anak, serta meningkatnya volume muatan apung (floating loading) sebanyak 606.824 metrik ton, yang disebabkan oleh akuisisi aset kapal terapung (floating crane).
&amp;ldquo;Tidak terdapat pengaruh yang signifikan atas perubahan harga yang menyebabkan kenaikan atau penurunan atas pendapatan pada periode berjalan,&amp;rdquo; demikian dikutip dari prospektus pada Senin (22/1/2024).
Di sisi lain, beban pokok perseroan pada periode delapan bulan pertama tahun 2023 tercatat sebesar Rp368,01 miliar, naik 56,52% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp235,128 miliar.
Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya biaya  pengiriman, yang disebabkan oleh meningkatnya volume pengangkutan untuk  tongkang dengan panjang 180 kaki dan tongkang dengan panjang 300 kaki,  serta meningkatnya biaya operasional untuk floating crane baru milik  perusahaan anak.
Ancara Logistics Indonesia dijadwalkan melantai di BEI pada 7  Februari 2024 mendatang dengan kode ALII. Sementara, tanggal efektif  diperkirakan akan didapat pada 31 Januari 2024. Adapun, tanggal  penawaran umum atau offering akan dilaksanakan pada 1-5 Februari 2024.
Kemudian, tanggal penjatahan dan distribusi secara elektronik akan  berlangsung pada 5 dan 6 Februari 2024. Dalam IPO ini, perseroan  menunjuk PT Ciptadana Sekuritas Asia dan PT Samuel Sekuritas Indonesia  sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Ancara Logistics Indonesia Tbk bakal melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia pada Februari 2024. Pada pelaksanaan IPO, calon emiten berkode ALII ini menawarkan 3,16 miliar saham atau 20,00% dari total modal ditempatkan dan disetor.
Per Agustus 2023 lalu, perseroan mengantongi laba bersih sebesar Rp166,12 miliar, naik 127,87% dibandingkan dengan periode delapan bulan yang berakhir pada tanggal 31 Agustus 2022 yang sebesar Rp72,90 miliar.

BACA JUGA:
IPO Awal Februari, Intip Kinerja Keuangan Topindo Solusi (TOSK)


Sejalan dengan laba, pendapatan perseroan per Agustus 2023 tercatat sebesar Rp662,88 miliar, naik 73,96% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp381,04 miliar.
Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya volume pengangkutan untuk tongkang dengan panjang 180 kaki sebanyak 789.301 metrik ton, volume pengangkutan untuk tongkang dengan panjang 300 kaki sebanyak 453.976 metrik ton, dan volume bongkar muat (loading unloading) di ISP milik MCT sebanyak 837.707 metrik ton.

BACA JUGA:
Petinggi Yayasan Pendidikan di Sukabumi Dipolisikan, Penipuan Cek Kosong Rp1 Miliar


Adapun, peningkatan volume pengangkutan disebabkan oleh meningkatnya kapasitas produksi batu bara pelanggan perseroan dan perusahaan anak, serta meningkatnya volume muatan apung (floating loading) sebanyak 606.824 metrik ton, yang disebabkan oleh akuisisi aset kapal terapung (floating crane).
&amp;ldquo;Tidak terdapat pengaruh yang signifikan atas perubahan harga yang menyebabkan kenaikan atau penurunan atas pendapatan pada periode berjalan,&amp;rdquo; demikian dikutip dari prospektus pada Senin (22/1/2024).
Di sisi lain, beban pokok perseroan pada periode delapan bulan pertama tahun 2023 tercatat sebesar Rp368,01 miliar, naik 56,52% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp235,128 miliar.
Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya biaya  pengiriman, yang disebabkan oleh meningkatnya volume pengangkutan untuk  tongkang dengan panjang 180 kaki dan tongkang dengan panjang 300 kaki,  serta meningkatnya biaya operasional untuk floating crane baru milik  perusahaan anak.
Ancara Logistics Indonesia dijadwalkan melantai di BEI pada 7  Februari 2024 mendatang dengan kode ALII. Sementara, tanggal efektif  diperkirakan akan didapat pada 31 Januari 2024. Adapun, tanggal  penawaran umum atau offering akan dilaksanakan pada 1-5 Februari 2024.
Kemudian, tanggal penjatahan dan distribusi secara elektronik akan  berlangsung pada 5 dan 6 Februari 2024. Dalam IPO ini, perseroan  menunjuk PT Ciptadana Sekuritas Asia dan PT Samuel Sekuritas Indonesia  sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek.</content:encoded></item></channel></rss>
