<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Ruas Banyurejo-Sleman Rampung Kuartal I 2025</title><description>Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono menargetkan jalan tol Yogyakarta - Bawen Ruas Banyurejo - Sleman Rampung Kuartal I 2025.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/22/320/2958489/jalan-tol-yogyakarta-bawen-ruas-banyurejo-sleman-rampung-kuartal-i-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/22/320/2958489/jalan-tol-yogyakarta-bawen-ruas-banyurejo-sleman-rampung-kuartal-i-2025"/><item><title>Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Ruas Banyurejo-Sleman Rampung Kuartal I 2025</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/22/320/2958489/jalan-tol-yogyakarta-bawen-ruas-banyurejo-sleman-rampung-kuartal-i-2025</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/22/320/2958489/jalan-tol-yogyakarta-bawen-ruas-banyurejo-sleman-rampung-kuartal-i-2025</guid><pubDate>Senin 22 Januari 2024 10:51 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/22/320/2958489/jalan-tol-yogyakarta-bawen-ruas-banyurejo-sleman-rampung-kuartal-i-2025-CrWxeVaTRZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan tol yogya-bawen ruas banyurejo-sleman (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/22/320/2958489/jalan-tol-yogyakarta-bawen-ruas-banyurejo-sleman-rampung-kuartal-i-2025-CrWxeVaTRZ.jpg</image><title>Jalan tol yogya-bawen ruas banyurejo-sleman (Foto: PUPR)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xNi8xLzE3NjE1NS81L3g4cmh4bWU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono menargetkan jalan tol Yogyakarta - Bawen Ruas Banyurejo - Sleman Rampung Kuartal I 2025.
Kehadiran Tol Yogyakarta-Bawen yang terhubung dengan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Solo diharapkan akan meningkatkan perekonomian dan konektivitas wilayah, khususnya Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah.

BACA JUGA:
Dibangun dari 1978-2024, Indonesia Punya 2.816 Km Jalan Tol


Menteri Basuki meminta kepada kontraktor dan konsultan pengawas untuk lebih semangat dalam menyelesaikan pekerjaan  pembebasan lahan Tol Yogyakarta-Bawen. &quot;Lebih semangat, saya percaya PT. Adhi Karya dan PT. Jasa Marga pasti bisa,&quot; kata Menteri Basuki dalam keterangan resminya, Senin (22/1/2024).
Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta - Bawen sepanjang 76,30 km terdiri dari 6 Seksi, yaitu Seksi 1 Sleman - Banyurejo sepanjang 8,25 km dengan progres lahan 81% dan konstruksi 72%. Ruas Sleman - Banyurejo telah dimulai pembangunannya pada awal 2022 dan ditargetkan selesai pada Kuartal I tahun 2025.

BACA JUGA:
RI Sudah Punya 2.816 KM Jalan Tol, Mayoritas di Jawa


Menteri Basuki berpesan kepada Badan Usaha Jalan Tol untuk bisa merumuskan strategi percepatan, sehingga penyelesaian Tol Yogyakarta - Bawen, khususnya Seksi 1 Sleman - Banyurejo bisa tuntas konstruksinya tepat waktu. &quot;Saya minta tahun ini progres fisiknya 85%, awal tahun 2025 ruas Banyurejo sudah selesai,&quot; sambungnya.
Selanjutnya Seksi 2 Banyurejo-Borobudur  sepanjang 15,26 km progres lahan sudah 84,44%, Seksi 3 Borobudur-Magelang sepanjang 8,08 km lahan 27,84%, Seksi 4 Magelang-Temanggung (16,26 km) lahan 1,3%, dan Seksi 5 Temanggung-Ambarawa (22,56 km) dengan pekerjaan lahan 0,9%. Sedangkan Seksi 6 Ambarawa-Junction Bawen terkoneksi Tol Semarang-Solo (5,21 km) dengan pekerjaan lahan 65,79% dan konstruksi 4,41%.
Seksi 2 Banyurejo - Borobudur menuju Kawasan Strategis Pariwisata  Nasional (KSPN) Borobudur sendiri akan segera dimulai lelang  konstruksinya dan diperkirakan akan mulai konstruksi pertengahan April  2024.
Pembangunan jalan tol ini dilaksanakan oleh PT. Jasamarga Jogja Bawen  (JJB) selaku Badan Usaha Jalan Tol dengan melintasi 2 Provinsi yaitu,  Provinsi Jawa Tengah sepanjang 66,32 km dan Daerah Istimewa Yogyakarta  sepanjang 8,80 km.
Pembangunan jalan tol ini juga diharapkan dapat memperkuat posisi  Yogyakarta dalam industri khususnya pariwisata yang akan semakin tumbuh  dan berkembang dengan baik, sehingga akan meningkatkan peran Yogyakarta  sebagai daerah untuk perkembangan ekonomi di Pulau Jawa bagian Selatan.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xNi8xLzE3NjE1NS81L3g4cmh4bWU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono menargetkan jalan tol Yogyakarta - Bawen Ruas Banyurejo - Sleman Rampung Kuartal I 2025.
Kehadiran Tol Yogyakarta-Bawen yang terhubung dengan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Solo diharapkan akan meningkatkan perekonomian dan konektivitas wilayah, khususnya Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah.

BACA JUGA:
Dibangun dari 1978-2024, Indonesia Punya 2.816 Km Jalan Tol


Menteri Basuki meminta kepada kontraktor dan konsultan pengawas untuk lebih semangat dalam menyelesaikan pekerjaan  pembebasan lahan Tol Yogyakarta-Bawen. &quot;Lebih semangat, saya percaya PT. Adhi Karya dan PT. Jasa Marga pasti bisa,&quot; kata Menteri Basuki dalam keterangan resminya, Senin (22/1/2024).
Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta - Bawen sepanjang 76,30 km terdiri dari 6 Seksi, yaitu Seksi 1 Sleman - Banyurejo sepanjang 8,25 km dengan progres lahan 81% dan konstruksi 72%. Ruas Sleman - Banyurejo telah dimulai pembangunannya pada awal 2022 dan ditargetkan selesai pada Kuartal I tahun 2025.

BACA JUGA:
RI Sudah Punya 2.816 KM Jalan Tol, Mayoritas di Jawa


Menteri Basuki berpesan kepada Badan Usaha Jalan Tol untuk bisa merumuskan strategi percepatan, sehingga penyelesaian Tol Yogyakarta - Bawen, khususnya Seksi 1 Sleman - Banyurejo bisa tuntas konstruksinya tepat waktu. &quot;Saya minta tahun ini progres fisiknya 85%, awal tahun 2025 ruas Banyurejo sudah selesai,&quot; sambungnya.
Selanjutnya Seksi 2 Banyurejo-Borobudur  sepanjang 15,26 km progres lahan sudah 84,44%, Seksi 3 Borobudur-Magelang sepanjang 8,08 km lahan 27,84%, Seksi 4 Magelang-Temanggung (16,26 km) lahan 1,3%, dan Seksi 5 Temanggung-Ambarawa (22,56 km) dengan pekerjaan lahan 0,9%. Sedangkan Seksi 6 Ambarawa-Junction Bawen terkoneksi Tol Semarang-Solo (5,21 km) dengan pekerjaan lahan 65,79% dan konstruksi 4,41%.
Seksi 2 Banyurejo - Borobudur menuju Kawasan Strategis Pariwisata  Nasional (KSPN) Borobudur sendiri akan segera dimulai lelang  konstruksinya dan diperkirakan akan mulai konstruksi pertengahan April  2024.
Pembangunan jalan tol ini dilaksanakan oleh PT. Jasamarga Jogja Bawen  (JJB) selaku Badan Usaha Jalan Tol dengan melintasi 2 Provinsi yaitu,  Provinsi Jawa Tengah sepanjang 66,32 km dan Daerah Istimewa Yogyakarta  sepanjang 8,80 km.
Pembangunan jalan tol ini juga diharapkan dapat memperkuat posisi  Yogyakarta dalam industri khususnya pariwisata yang akan semakin tumbuh  dan berkembang dengan baik, sehingga akan meningkatkan peran Yogyakarta  sebagai daerah untuk perkembangan ekonomi di Pulau Jawa bagian Selatan.</content:encoded></item></channel></rss>
