<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Shandong Heavy Industri Grup Investasi 40% di MNC Leasing</title><description>SHIG melalui anak perusahaannya SINOTRUK, menandatangani perjanjian  joint venture (JV) dengan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/23/278/2959139/shandong-heavy-industri-grup-investasi-40-di-mnc-leasing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/23/278/2959139/shandong-heavy-industri-grup-investasi-40-di-mnc-leasing"/><item><title>Shandong Heavy Industri Grup Investasi 40% di MNC Leasing</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/23/278/2959139/shandong-heavy-industri-grup-investasi-40-di-mnc-leasing</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/23/278/2959139/shandong-heavy-industri-grup-investasi-40-di-mnc-leasing</guid><pubDate>Selasa 23 Januari 2024 13:00 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/23/278/2959139/shandong-heavy-industri-grup-investasi-40-di-mnc-leasing-0Gh0fOvSbs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BCAP teken perjanjian JV SHIG (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/23/278/2959139/shandong-heavy-industri-grup-investasi-40-di-mnc-leasing-0Gh0fOvSbs.jpg</image><title>BCAP teken perjanjian JV SHIG (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xOS81LzE3MzkxMi81L3g4cHJlNDA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Shandong Heavy Industry Group (SHIG) melalui anak perusahaannya SINOTRUK, menandatangani perjanjian joint venture (JV) dengan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP). Melalui JV ini, SHIG melakukan investasi di salah satu anak perusahaan BCAP, MNC Leasing.
Dengan demikian, SINOTRUK akan memiliki 40% saham MNC Leasing, perusahaan pembiayaan alat berat dan truk di bawah MNC Group.
Adapun untuk kepemilikan di MNC Leasing ini, SINOTRUK mengeluarkan dana sebesar Rp274 miliar, setara valuasi 2x Book Value, yang terbagi menjadi 20% saham lama yang dimiliki oleh BCAP dan penerbitan saham baru sebesar 20%.

BACA JUGA:
MNC Kapital Perluas Layanan Pembiayaan MNC Leasing


Dana yang didapat dari penerbitan saham baru ini akan digunakan untuk pengembangan jaringan kantor MNC Leasing, terutama di sekitar area pertambangan, agar lebih dekat dengan pelaku bisnis alat berat.
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan, nantinya, JV ini akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. SINOTRUK akan mampu memperkuat bisnis penjualan alat berat dan truknya di Indonesia, di mana MNC Leasing akan menjadi mitra strategis untuk menyediakan pembiayaan kepada pelanggannya.

BACA JUGA:
Riset MNC Sekuritas: IHSG Akan Menguji Kembali 7.278-7.307


&quot;Sedangkan di sisi MNC Leasing, investasi ini akan memperkuat struktur permodalan dan membuka peluang untuk mendapatkan tambahan pendanaan dari mitra internasional. MNC Leasing juga akan mendapatkan pelanggan baru yang datang dari SINOTRUK,&quot; jelasnya, Senin (23/1/2024).
Setelah penandatanganan perjanjian, investasi ini masih memerlukan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang diharapkan akan didapatkan dalam waktu enam bulan ke depan.
Dengan adanya pemegang saham baru, MNC Leasing akan merubah jajaran  manajemen. Dua direktur dan satu komisaris dari SINOTRUK akan bergabung  ke tim.
Selanjutnya, MNC Leasing akan fokus pada kolaborasi aktif dengan  merek alat berat dan truk di bawah SINOTRUK, terutama untuk pembiayaan  ke sektor pertambangan.
&quot;Kami yakin MNC Leasing dan SINOTRUK sebagai mitra strategis memiliki  potensi yang luar bisa untuk memenangkan pasar. Dengan investasi ini,  MNC Leasing dapat tumbuh menjadi perusahaan pembiayaan terbesar  Indonesia. Kami, MNC Group juga akan terus mendukung dan berbagi nilai  kolaborasi signifikan kepada SINOTRUK sehingga bisa maju bersama secara  berkelanjutan,&quot; tutup Hary Tanoesodibjo.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xOS81LzE3MzkxMi81L3g4cHJlNDA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Shandong Heavy Industry Group (SHIG) melalui anak perusahaannya SINOTRUK, menandatangani perjanjian joint venture (JV) dengan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP). Melalui JV ini, SHIG melakukan investasi di salah satu anak perusahaan BCAP, MNC Leasing.
Dengan demikian, SINOTRUK akan memiliki 40% saham MNC Leasing, perusahaan pembiayaan alat berat dan truk di bawah MNC Group.
Adapun untuk kepemilikan di MNC Leasing ini, SINOTRUK mengeluarkan dana sebesar Rp274 miliar, setara valuasi 2x Book Value, yang terbagi menjadi 20% saham lama yang dimiliki oleh BCAP dan penerbitan saham baru sebesar 20%.

BACA JUGA:
MNC Kapital Perluas Layanan Pembiayaan MNC Leasing


Dana yang didapat dari penerbitan saham baru ini akan digunakan untuk pengembangan jaringan kantor MNC Leasing, terutama di sekitar area pertambangan, agar lebih dekat dengan pelaku bisnis alat berat.
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan, nantinya, JV ini akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. SINOTRUK akan mampu memperkuat bisnis penjualan alat berat dan truknya di Indonesia, di mana MNC Leasing akan menjadi mitra strategis untuk menyediakan pembiayaan kepada pelanggannya.

BACA JUGA:
Riset MNC Sekuritas: IHSG Akan Menguji Kembali 7.278-7.307


&quot;Sedangkan di sisi MNC Leasing, investasi ini akan memperkuat struktur permodalan dan membuka peluang untuk mendapatkan tambahan pendanaan dari mitra internasional. MNC Leasing juga akan mendapatkan pelanggan baru yang datang dari SINOTRUK,&quot; jelasnya, Senin (23/1/2024).
Setelah penandatanganan perjanjian, investasi ini masih memerlukan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang diharapkan akan didapatkan dalam waktu enam bulan ke depan.
Dengan adanya pemegang saham baru, MNC Leasing akan merubah jajaran  manajemen. Dua direktur dan satu komisaris dari SINOTRUK akan bergabung  ke tim.
Selanjutnya, MNC Leasing akan fokus pada kolaborasi aktif dengan  merek alat berat dan truk di bawah SINOTRUK, terutama untuk pembiayaan  ke sektor pertambangan.
&quot;Kami yakin MNC Leasing dan SINOTRUK sebagai mitra strategis memiliki  potensi yang luar bisa untuk memenangkan pasar. Dengan investasi ini,  MNC Leasing dapat tumbuh menjadi perusahaan pembiayaan terbesar  Indonesia. Kami, MNC Group juga akan terus mendukung dan berbagi nilai  kolaborasi signifikan kepada SINOTRUK sehingga bisa maju bersama secara  berkelanjutan,&quot; tutup Hary Tanoesodibjo.</content:encoded></item></channel></rss>
