<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyaluran Kredit Perbankan Naik 96,1% Sepanjang 2023</title><description>Bank Indonesia mencatat penyaluran kredit baru pada triwulan IV 2023 terindikasi meningkat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/23/320/2959073/penyaluran-kredit-perbankan-naik-96-1-sepanjang-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/23/320/2959073/penyaluran-kredit-perbankan-naik-96-1-sepanjang-2023"/><item><title>Penyaluran Kredit Perbankan Naik 96,1% Sepanjang 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/23/320/2959073/penyaluran-kredit-perbankan-naik-96-1-sepanjang-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/23/320/2959073/penyaluran-kredit-perbankan-naik-96-1-sepanjang-2023</guid><pubDate>Selasa 23 Januari 2024 11:28 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/23/320/2959073/penyaluran-kredit-perbankan-naik-96-1-sepanjang-2023-X5aZIEWyHe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BI catat penyaluran kredit membaik (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/23/320/2959073/penyaluran-kredit-perbankan-naik-96-1-sepanjang-2023-X5aZIEWyHe.jpg</image><title>BI catat penyaluran kredit membaik (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wMi8xLzE3NTcxOC81L3g4cjJ4dGg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Bank Indonesia mencatat penyaluran kredit baru pada triwulan IV 2023 terindikasi meningkat. Hal ini berdasarkan hasil Survei Perbankan yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI).
Asisten Gubernur Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, hal tersebut tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru sebesar 96,1%, lebih tinggi dibandingkan 95,4% pada triwulan sebelumnya.

BACA JUGA:
Bank Indonesia Tarik Uang Koin Rp500 Melati dari Peredaran


&amp;ldquo;Peningkatan tersebut terutama pada kredit investasi dan kredit modal kerja,&amp;rdquo; kata Erwin dalam keterangannya, Selasa (23/1/2024).
Pada triwulan I 2024, penyaluran kredit baru diprakirakan melambat dengan SBT prakiraan penyaluran kredit baru sebesar 44,6%.

BACA JUGA:
Catut Nama Bank Indonesia, Waspada Ajakan Investasi dengan Untung Berlipat Ganda


Standar penyaluran kredit pada triwulan IV 2023 sedikit lebih ketat dibandingkan periode sebelumnya. Hal ini terindikasi dari Indeks Lending Standard (ILS) positif sebesar 0,3%.
&amp;ldquo;Kebijakan penyaluran kredit diprakirakan lebih ketat, antara lain pada aspek agunan, plafon kredit, dan persyaratan administrasi,&amp;rdquo; ungkap Erwin.
Di sisi lain, BI menilai suku bunga kredit dan biaya persetujuan  kredit diprakirakan tetap longgar. Hasil survei menunjukkan responden  tetap optimis terhadap pertumbuhan kredit ke depan.
Responden memprakirakan pertumbuhan kredit untuk keseluruhan tahun 2024 sebesar 10,8% (yoy).
Optimisme tersebut antara lain didorong oleh prospek kondisi moneter  dan ekonomi ke depan serta relatif terjaganya risiko penyaluran kredit.  Hasil lengkap survei dapat dilihat dalam Survei Perbankan di website  Bank Indonesia.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wMi8xLzE3NTcxOC81L3g4cjJ4dGg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Bank Indonesia mencatat penyaluran kredit baru pada triwulan IV 2023 terindikasi meningkat. Hal ini berdasarkan hasil Survei Perbankan yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI).
Asisten Gubernur Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, hal tersebut tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru sebesar 96,1%, lebih tinggi dibandingkan 95,4% pada triwulan sebelumnya.

BACA JUGA:
Bank Indonesia Tarik Uang Koin Rp500 Melati dari Peredaran


&amp;ldquo;Peningkatan tersebut terutama pada kredit investasi dan kredit modal kerja,&amp;rdquo; kata Erwin dalam keterangannya, Selasa (23/1/2024).
Pada triwulan I 2024, penyaluran kredit baru diprakirakan melambat dengan SBT prakiraan penyaluran kredit baru sebesar 44,6%.

BACA JUGA:
Catut Nama Bank Indonesia, Waspada Ajakan Investasi dengan Untung Berlipat Ganda


Standar penyaluran kredit pada triwulan IV 2023 sedikit lebih ketat dibandingkan periode sebelumnya. Hal ini terindikasi dari Indeks Lending Standard (ILS) positif sebesar 0,3%.
&amp;ldquo;Kebijakan penyaluran kredit diprakirakan lebih ketat, antara lain pada aspek agunan, plafon kredit, dan persyaratan administrasi,&amp;rdquo; ungkap Erwin.
Di sisi lain, BI menilai suku bunga kredit dan biaya persetujuan  kredit diprakirakan tetap longgar. Hasil survei menunjukkan responden  tetap optimis terhadap pertumbuhan kredit ke depan.
Responden memprakirakan pertumbuhan kredit untuk keseluruhan tahun 2024 sebesar 10,8% (yoy).
Optimisme tersebut antara lain didorong oleh prospek kondisi moneter  dan ekonomi ke depan serta relatif terjaganya risiko penyaluran kredit.  Hasil lengkap survei dapat dilihat dalam Survei Perbankan di website  Bank Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
