<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bicara Peran Petani Sangat Penting bagi Negara, Jokowi: 280 Juta Penduduk RI Harus Makan!</title><description>Presiden Jokowi mengungkap pentingnya peran petani bagi negara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/23/320/2959177/bicara-peran-petani-sangat-penting-bagi-negara-jokowi-280-juta-penduduk-ri-harus-makan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/23/320/2959177/bicara-peran-petani-sangat-penting-bagi-negara-jokowi-280-juta-penduduk-ri-harus-makan"/><item><title>Bicara Peran Petani Sangat Penting bagi Negara, Jokowi: 280 Juta Penduduk RI Harus Makan!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/23/320/2959177/bicara-peran-petani-sangat-penting-bagi-negara-jokowi-280-juta-penduduk-ri-harus-makan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/23/320/2959177/bicara-peran-petani-sangat-penting-bagi-negara-jokowi-280-juta-penduduk-ri-harus-makan</guid><pubDate>Selasa 23 Januari 2024 13:49 WIB</pubDate><dc:creator>Meliana Tesa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/23/320/2959177/bicara-peran-petani-sangat-penting-bagi-negara-jokowi-280-juta-penduduk-ri-harus-makan-LUOQUzQ3in.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi tekankan pentingnya peran petani (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/23/320/2959177/bicara-peran-petani-sangat-penting-bagi-negara-jokowi-280-juta-penduduk-ri-harus-makan-LUOQUzQ3in.jpg</image><title>Jokowi tekankan pentingnya peran petani (Foto: Setpres)</title></images><description>


JAKARTA - Presiden Jokowi mengungkap pentingnya peran petani bagi negara. Peran petani berkaitan dengan pemenuhan dan peningkatan produksi tanaman pangan bagi masyarakat.
&amp;ldquo;(Penduduk) kita ini 280 juta, harus makan semuanya. Oleh karena itu peran bapak/ibu petani itu penting sekali bagi negara ini,&amp;rdquo; kata Presiden dilansir dari Antara, Selasa (23/1/2024).

BACA JUGA:
Mahfud MD Ungkap Ketimpangan Penguasaan Tanah Sawit, Petani Setengah Hektare dan Pengusaha 39 Ha

Presiden mengatakan perubahan iklim yang dulu hanya menjadi topik pembicaraan, saat ini sudah berada di depan mata. Bencana kekeringan panjang maupun hujan terus-menerus terjadi di mana-mana dan menyebabkan produktivitas padi menurun.

BACA JUGA:
Cak Imin Sebut Proyek Pengadaan Pangan Tak Libatkan Petani

&amp;ldquo;Dulu 22 negara kalau berasnya dibeli negara lain itu udah nih, nih, nih (memberikan), karena mereka punya stok. Tetapi sekarang karena peristiwa tadi, kekeringan, peristiwa banjir ke sawah, mereka semuanya ngerem semuanya. Kita mau beli saja (tidak bisa), kita ndak punya stok,&amp;rdquo; kata Presiden.
Indonesia sendiri, kata Presiden, memiliki stok beras namun tidak bisa diekspor karena diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan rakyat sendiri terlebih dulu.Oleh karena itu ia meminta para petani segera menanam apabila nanti sudah menerima uang bantuan dari pemerintah.
&amp;ldquo;Hari ini semoga dalam waktu sangat dekat uangnya bisa segera  diterima petani dan langsung bisa dipakai untuk tandur, tanam, tandur,  tanam, tandur, tanam dan segera panen. Kalau sudah panen, kita tidak  usah banyak impor-impor lagi dari negara lain, karena juga mereka  sekarang ini mengerem semuanya tidak jual berasnya,&amp;rdquo; kata Presiden.</description><content:encoded>


JAKARTA - Presiden Jokowi mengungkap pentingnya peran petani bagi negara. Peran petani berkaitan dengan pemenuhan dan peningkatan produksi tanaman pangan bagi masyarakat.
&amp;ldquo;(Penduduk) kita ini 280 juta, harus makan semuanya. Oleh karena itu peran bapak/ibu petani itu penting sekali bagi negara ini,&amp;rdquo; kata Presiden dilansir dari Antara, Selasa (23/1/2024).

BACA JUGA:
Mahfud MD Ungkap Ketimpangan Penguasaan Tanah Sawit, Petani Setengah Hektare dan Pengusaha 39 Ha

Presiden mengatakan perubahan iklim yang dulu hanya menjadi topik pembicaraan, saat ini sudah berada di depan mata. Bencana kekeringan panjang maupun hujan terus-menerus terjadi di mana-mana dan menyebabkan produktivitas padi menurun.

BACA JUGA:
Cak Imin Sebut Proyek Pengadaan Pangan Tak Libatkan Petani

&amp;ldquo;Dulu 22 negara kalau berasnya dibeli negara lain itu udah nih, nih, nih (memberikan), karena mereka punya stok. Tetapi sekarang karena peristiwa tadi, kekeringan, peristiwa banjir ke sawah, mereka semuanya ngerem semuanya. Kita mau beli saja (tidak bisa), kita ndak punya stok,&amp;rdquo; kata Presiden.
Indonesia sendiri, kata Presiden, memiliki stok beras namun tidak bisa diekspor karena diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan rakyat sendiri terlebih dulu.Oleh karena itu ia meminta para petani segera menanam apabila nanti sudah menerima uang bantuan dari pemerintah.
&amp;ldquo;Hari ini semoga dalam waktu sangat dekat uangnya bisa segera  diterima petani dan langsung bisa dipakai untuk tandur, tanam, tandur,  tanam, tandur, tanam dan segera panen. Kalau sudah panen, kita tidak  usah banyak impor-impor lagi dari negara lain, karena juga mereka  sekarang ini mengerem semuanya tidak jual berasnya,&amp;rdquo; kata Presiden.</content:encoded></item></channel></rss>
