<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bye Uang Receh! Tukang Parkir Kini Kian Canggih, Terima Pembayaran Pakai QRIS</title><description>Bayar parkir kini tak perlu uang receh karena sudah bisa menggunakan QRIS.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/24/320/2959781/bye-uang-receh-tukang-parkir-kini-kian-canggih-terima-pembayaran-pakai-qris</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/24/320/2959781/bye-uang-receh-tukang-parkir-kini-kian-canggih-terima-pembayaran-pakai-qris"/><item><title>Bye Uang Receh! Tukang Parkir Kini Kian Canggih, Terima Pembayaran Pakai QRIS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/24/320/2959781/bye-uang-receh-tukang-parkir-kini-kian-canggih-terima-pembayaran-pakai-qris</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/24/320/2959781/bye-uang-receh-tukang-parkir-kini-kian-canggih-terima-pembayaran-pakai-qris</guid><pubDate>Rabu 24 Januari 2024 14:33 WIB</pubDate><dc:creator>Meliana Tesa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/24/320/2959781/bye-uang-receh-tukang-parkir-kini-kian-canggih-terima-pembayaran-pakai-qris-3m2MzqO7v7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tukang parkir pakai QRIS (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/24/320/2959781/bye-uang-receh-tukang-parkir-kini-kian-canggih-terima-pembayaran-pakai-qris-3m2MzqO7v7.jpg</image><title>Tukang parkir pakai QRIS (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMS8xLzE2NTE1Ny81L3g4anpibHY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Bayar parkir kini tak perlu uang receh karena sudah bisa menggunakan QRIS. Quick Response Code for Indonesian Standard (QRIS) telah menjadi pilihan utama masyarakat untuk bertransaksi, di manapun dan kapan pun.
Penggunaan QRIS ini sudah ada sejak tahun 2019 yang diluncurkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Manfaat penggunaan QRIS ini banyak dirasakan oleh banyak orang, bahkan tukang parkir pun ikut merasakannya.

BACA JUGA:
Viral Polisi Cepek Bisa Scan Qris, Modern Solution In Modern Era


Hal ini membuktikan kalau inovasi sistem pembayaran digital QRIS memberikan manfaat yang luas.
&quot;Memangnya&amp;hellip;QRIS memudahkan profesi juru parkir? Iya dong! Simak saja cerita Pak Suryanto, salah satu juru parkir yang ada di Kediri,&quot; tulis keterangan Instagram Bank Indonesia, dikutip pada Rabu (24/1/2024).

BACA JUGA:
Mengenal QRIS Antarnegara yang Bisa Ditemui di Aplikasi M-Smile dari Bank Mega


Bapak Suyanto, seorang juru parkir yang bekerja selama bertahun-tahun, awalnya terbiasa bekerja sebagai tukang parkir tanpa menggunakan QRIS dan hanya menerima uang tunai.
Kantong baju dan celana miliknya, biasanya selalu dipenuhi dengan uang logam ataupun uang kertas pecahan kecil yang berisiko tercecer saat sedang menyiapkan uang kembalian. Namun, sejak menggunakan QRIS, langkah Suryanto terasa lebih ringan.
&quot;Awalnya terasa aneh, tukang parkir kok tidak megang uang di tangan  atau kantung. Biasanya, mah uang recehan di kantung. Tapi, sejak  masyarakat di sini pakai QRIS, ternyata jadi lebih nyaman. Soalnya,  nggak perlu ribet pakai uang tunai pecahan kecil yang banyak,&quot; ungkapnya  seperti yang dilansir dari laman Instagram resmi Bank Indonesia.
Implementasi QRIS semakin meluas, khususnya di lokasi parkir dan  tempat umum, berkat upaya Bank Indonesia yang bersinergi dengan  Pemerintah Daerah setempat.
Perluasan penggunaan QRIS terus dilakukan Bank Indonesia dengan  penambahan fitur. Kini, melalui QRIS TUNTAS (tarik, transfer, dan setor  tunai), kemudahan dalam layanan keuangan semakin bisa dirasakan bagi  masyarakat di manapun dan kapanpun.
Sebagai informasi, Bank Indonesia memberikan data pencapaian luar  biasa QRIS sepanjang tahun 2023, total transaksi penggunaan QRIS sebesar  Rp229,96 triliun, mengalami peningkatan signifikan sebesar 130,01%  (yoy).
Jumlah pengguna QRIS mencapai 45,78 juta pengguna dan sebanyak 30,41  juta jumlah merchant telah menggunakannya dan sebagian besar merupakan  Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggunakan QRIS.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMS8xLzE2NTE1Ny81L3g4anpibHY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Bayar parkir kini tak perlu uang receh karena sudah bisa menggunakan QRIS. Quick Response Code for Indonesian Standard (QRIS) telah menjadi pilihan utama masyarakat untuk bertransaksi, di manapun dan kapan pun.
Penggunaan QRIS ini sudah ada sejak tahun 2019 yang diluncurkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Manfaat penggunaan QRIS ini banyak dirasakan oleh banyak orang, bahkan tukang parkir pun ikut merasakannya.

BACA JUGA:
Viral Polisi Cepek Bisa Scan Qris, Modern Solution In Modern Era


Hal ini membuktikan kalau inovasi sistem pembayaran digital QRIS memberikan manfaat yang luas.
&quot;Memangnya&amp;hellip;QRIS memudahkan profesi juru parkir? Iya dong! Simak saja cerita Pak Suryanto, salah satu juru parkir yang ada di Kediri,&quot; tulis keterangan Instagram Bank Indonesia, dikutip pada Rabu (24/1/2024).

BACA JUGA:
Mengenal QRIS Antarnegara yang Bisa Ditemui di Aplikasi M-Smile dari Bank Mega


Bapak Suyanto, seorang juru parkir yang bekerja selama bertahun-tahun, awalnya terbiasa bekerja sebagai tukang parkir tanpa menggunakan QRIS dan hanya menerima uang tunai.
Kantong baju dan celana miliknya, biasanya selalu dipenuhi dengan uang logam ataupun uang kertas pecahan kecil yang berisiko tercecer saat sedang menyiapkan uang kembalian. Namun, sejak menggunakan QRIS, langkah Suryanto terasa lebih ringan.
&quot;Awalnya terasa aneh, tukang parkir kok tidak megang uang di tangan  atau kantung. Biasanya, mah uang recehan di kantung. Tapi, sejak  masyarakat di sini pakai QRIS, ternyata jadi lebih nyaman. Soalnya,  nggak perlu ribet pakai uang tunai pecahan kecil yang banyak,&quot; ungkapnya  seperti yang dilansir dari laman Instagram resmi Bank Indonesia.
Implementasi QRIS semakin meluas, khususnya di lokasi parkir dan  tempat umum, berkat upaya Bank Indonesia yang bersinergi dengan  Pemerintah Daerah setempat.
Perluasan penggunaan QRIS terus dilakukan Bank Indonesia dengan  penambahan fitur. Kini, melalui QRIS TUNTAS (tarik, transfer, dan setor  tunai), kemudahan dalam layanan keuangan semakin bisa dirasakan bagi  masyarakat di manapun dan kapanpun.
Sebagai informasi, Bank Indonesia memberikan data pencapaian luar  biasa QRIS sepanjang tahun 2023, total transaksi penggunaan QRIS sebesar  Rp229,96 triliun, mengalami peningkatan signifikan sebesar 130,01%  (yoy).
Jumlah pengguna QRIS mencapai 45,78 juta pengguna dan sebanyak 30,41  juta jumlah merchant telah menggunakannya dan sebagian besar merupakan  Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggunakan QRIS.</content:encoded></item></channel></rss>
