<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahlil Ngotot Lanjutkan Hilirisasi: Jangan Sampai Ada Antek Asing!</title><description>Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menegaskan hilirisasi merupakan strategi pemerintah untuk memberikan nilai tambah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/24/320/2959909/bahlil-ngotot-lanjutkan-hilirisasi-jangan-sampai-ada-antek-asing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/24/320/2959909/bahlil-ngotot-lanjutkan-hilirisasi-jangan-sampai-ada-antek-asing"/><item><title>Bahlil Ngotot Lanjutkan Hilirisasi: Jangan Sampai Ada Antek Asing!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/24/320/2959909/bahlil-ngotot-lanjutkan-hilirisasi-jangan-sampai-ada-antek-asing</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/24/320/2959909/bahlil-ngotot-lanjutkan-hilirisasi-jangan-sampai-ada-antek-asing</guid><pubDate>Rabu 24 Januari 2024 17:33 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/24/320/2959909/bahlil-ngotot-lanjutkan-hilirisasi-jangan-sampai-ada-antek-asing-mS1hAjfCGi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bahlil ngotot teruskan program hilirisasi (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/24/320/2959909/bahlil-ngotot-lanjutkan-hilirisasi-jangan-sampai-ada-antek-asing-mS1hAjfCGi.jpg</image><title>Bahlil ngotot teruskan program hilirisasi (Foto: MPI)</title></images><description>


JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menegaskan hilirisasi merupakan strategi pemerintah untuk memberikan nilai dalam dalam memanfaatkan sumber daya alam Indonesia.
Dengan kebijakan tersebut, pemerintah tidak lagi menjual komoditas dalam bentuk mentah, paling tidak setengah jadi dan jadi sehingga mampu memberikan nilai tambah, baik dari sisi serapan tenaga kerja dari pembukaan pabrik baru, maupun pendapatan negara lewat pajak yang ditarik.

BACA JUGA:
Penambang Nikel Khawatirkan Masa Depan Hilirisasi 

&quot;Sekarang itu kita mau fokus mau mengembangkan sumber daya alam kita atau mempromosikan negara lain, atau ada apa ini,&quot; kata Bahlil dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (24/1/2024).
Pernyataan Bahlil itu sekaligus menyinggung salah satu Pasangan Calon (Paslon) Presiden dan Wakil Presiden yang memandang sebelah mata soal keberlanjutan program hilirisasi ke depannya. Sebab menurutnya program hilirisasi ini sudah berhasil memberikan nilai tambah terhadap perekonomian nasional.

BACA JUGA:
Closing Statement Debat Cawapres, Gibran Kembali Gaungkan Hilirisasi

Bahlil menjelaskan, program hilirisasi banyak mendapatkan catatan dari negara-negara di dunia yang meminta Indonesia untuk mempertimbangkan kebijakan larangan ekspor barang mentah. Hal itu yang turut membuat Indonesia digugat ke WTO (World Trade Organization) beberapa waktu lalu.&quot;Hati-hati loh, ini saya mengumumkan, jangan sampai di bangsa ini ada  antek antek asing untuk masuk merusak tatanan dan mempengaruhi  kebijakan publik, bahaya ini,&quot; sambung Bahlil.
Pada kesempatan yang berbeda, Co-Capten Timnas Amin, Tom Lembong  sempat memberikan beberapa catatan soal hilirisasi. Bahkan dianggap  program hilirisasi ini masih dilakukan secara ugal-ugalan dan justru  bisa menjadi 'senjata makan tuan'.
&quot;Kita sama sekali tidak anti hilirisasi, jadi hilirisasi itu ada  dalam visi misi Anies-Muhaimin juga. Yang kita anti adalah hilirisasi  yang disebut Pak Muhaimin, ugal ugalan. Berujung pada konyol,&quot; kata Tom  Lembong.</description><content:encoded>


JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menegaskan hilirisasi merupakan strategi pemerintah untuk memberikan nilai dalam dalam memanfaatkan sumber daya alam Indonesia.
Dengan kebijakan tersebut, pemerintah tidak lagi menjual komoditas dalam bentuk mentah, paling tidak setengah jadi dan jadi sehingga mampu memberikan nilai tambah, baik dari sisi serapan tenaga kerja dari pembukaan pabrik baru, maupun pendapatan negara lewat pajak yang ditarik.

BACA JUGA:
Penambang Nikel Khawatirkan Masa Depan Hilirisasi 

&quot;Sekarang itu kita mau fokus mau mengembangkan sumber daya alam kita atau mempromosikan negara lain, atau ada apa ini,&quot; kata Bahlil dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (24/1/2024).
Pernyataan Bahlil itu sekaligus menyinggung salah satu Pasangan Calon (Paslon) Presiden dan Wakil Presiden yang memandang sebelah mata soal keberlanjutan program hilirisasi ke depannya. Sebab menurutnya program hilirisasi ini sudah berhasil memberikan nilai tambah terhadap perekonomian nasional.

BACA JUGA:
Closing Statement Debat Cawapres, Gibran Kembali Gaungkan Hilirisasi

Bahlil menjelaskan, program hilirisasi banyak mendapatkan catatan dari negara-negara di dunia yang meminta Indonesia untuk mempertimbangkan kebijakan larangan ekspor barang mentah. Hal itu yang turut membuat Indonesia digugat ke WTO (World Trade Organization) beberapa waktu lalu.&quot;Hati-hati loh, ini saya mengumumkan, jangan sampai di bangsa ini ada  antek antek asing untuk masuk merusak tatanan dan mempengaruhi  kebijakan publik, bahaya ini,&quot; sambung Bahlil.
Pada kesempatan yang berbeda, Co-Capten Timnas Amin, Tom Lembong  sempat memberikan beberapa catatan soal hilirisasi. Bahkan dianggap  program hilirisasi ini masih dilakukan secara ugal-ugalan dan justru  bisa menjadi 'senjata makan tuan'.
&quot;Kita sama sekali tidak anti hilirisasi, jadi hilirisasi itu ada  dalam visi misi Anies-Muhaimin juga. Yang kita anti adalah hilirisasi  yang disebut Pak Muhaimin, ugal ugalan. Berujung pada konyol,&quot; kata Tom  Lembong.</content:encoded></item></channel></rss>
