<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cak Imin Sebut Hilirisasi RI Ugal-ugalan, Luhut: Jangan Bohongi Publik!</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan menyoroti pernyataan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 1.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/24/320/2959981/cak-imin-sebut-hilirisasi-ri-ugal-ugalan-luhut-jangan-bohongi-publik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/24/320/2959981/cak-imin-sebut-hilirisasi-ri-ugal-ugalan-luhut-jangan-bohongi-publik"/><item><title>Cak Imin Sebut Hilirisasi RI Ugal-ugalan, Luhut: Jangan Bohongi Publik!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/24/320/2959981/cak-imin-sebut-hilirisasi-ri-ugal-ugalan-luhut-jangan-bohongi-publik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/24/320/2959981/cak-imin-sebut-hilirisasi-ri-ugal-ugalan-luhut-jangan-bohongi-publik</guid><pubDate>Rabu 24 Januari 2024 20:03 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/24/320/2959981/cak-imin-sebut-hilirisasi-ri-ugal-ugalan-luhut-jangan-bohongi-publik-YklzqO7rKG.PNG" expression="full" type="image/jpeg">Menko Luhut Binsar Pandjaitan kritik Cak Imin. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/24/320/2959981/cak-imin-sebut-hilirisasi-ri-ugal-ugalan-luhut-jangan-bohongi-publik-YklzqO7rKG.PNG</image><title>Menko Luhut Binsar Pandjaitan kritik Cak Imin. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yMy8xLzE3NjQ2My81L3g4cnBxdjg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan menyoroti pernyataan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, ihwal program hilirisasi pemerintah yang digenjot ugal-ugalan.
Menurutnya pernyataan Cak Imin sebagai pembohongan publik. Hal ini dikarenakan, tuduhan yang dilontarkan tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Bahkan, sikap Ketua Umum Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu dinilai tidak etis.

BACA JUGA:
Luhut Sentil Tom Lembong: Anda Jangan Geer soal Contekan ke Jokowi

&amp;ldquo;Menurut saya itu satu karakter yang gak bagus untuk mencapai sesuatu posisi, anda membohongi publik, dengan memberikan informasi seperti tadi (hilirisasi ugal-ugalan),&amp;rdquo; papar Luhut melalui video pendek yang diunggah di akun Instagramnya, Rabu (24/1/2024).
Luhut mengaku ingin mengundang Cak Imin agar melihat langsung proses hilirisasi pertambangan dan nikel di kawasan industri nikel, Weda Bay Industrial Park (IWIP), dan PT Sulawesi Mining Investment (SMI) di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).

BACA JUGA:
Erick Thohir Angkat Menantu Luhut Binsar Panjaitan Jadi Komut Pindad

&amp;ldquo;Saya pengen sebenarnya mengundang Muhaimin untuk berkunjung ke Weda Bay, ke Morowali, untuk lihat sendiri seeing is believing, gitu. Daripada anda berbohong kepada publik,&amp;rdquo; paparnya.Muhaimin memang menyebut pemerintah melakukan hilirisasi secara ugal-ugalan. Hal itu disampaikan dalam debat keempat pilpres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC) pada minggu malam (21/1/2024) kemarin.
&quot;Kita saksikan dalam proses penambangan dan bisnis tambang kita, hilirisasi dilakukan ugal-ugalan, merusak lingkungan, ada kecelakaan, tenaga asing mendominasi,&quot; ucapnya.
Cak Imin menilai, selain menjamurnya tambang ilegal di 2.500 lokasi, tambang legal yang ada saat ini belum membawa kesejahteraan bagi rakyat. Hal itu menyusul banyaknya tenaga asing yang diklaim mendominasi.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yMy8xLzE3NjQ2My81L3g4cnBxdjg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan menyoroti pernyataan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, ihwal program hilirisasi pemerintah yang digenjot ugal-ugalan.
Menurutnya pernyataan Cak Imin sebagai pembohongan publik. Hal ini dikarenakan, tuduhan yang dilontarkan tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Bahkan, sikap Ketua Umum Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu dinilai tidak etis.

BACA JUGA:
Luhut Sentil Tom Lembong: Anda Jangan Geer soal Contekan ke Jokowi

&amp;ldquo;Menurut saya itu satu karakter yang gak bagus untuk mencapai sesuatu posisi, anda membohongi publik, dengan memberikan informasi seperti tadi (hilirisasi ugal-ugalan),&amp;rdquo; papar Luhut melalui video pendek yang diunggah di akun Instagramnya, Rabu (24/1/2024).
Luhut mengaku ingin mengundang Cak Imin agar melihat langsung proses hilirisasi pertambangan dan nikel di kawasan industri nikel, Weda Bay Industrial Park (IWIP), dan PT Sulawesi Mining Investment (SMI) di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).

BACA JUGA:
Erick Thohir Angkat Menantu Luhut Binsar Panjaitan Jadi Komut Pindad

&amp;ldquo;Saya pengen sebenarnya mengundang Muhaimin untuk berkunjung ke Weda Bay, ke Morowali, untuk lihat sendiri seeing is believing, gitu. Daripada anda berbohong kepada publik,&amp;rdquo; paparnya.Muhaimin memang menyebut pemerintah melakukan hilirisasi secara ugal-ugalan. Hal itu disampaikan dalam debat keempat pilpres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC) pada minggu malam (21/1/2024) kemarin.
&quot;Kita saksikan dalam proses penambangan dan bisnis tambang kita, hilirisasi dilakukan ugal-ugalan, merusak lingkungan, ada kecelakaan, tenaga asing mendominasi,&quot; ucapnya.
Cak Imin menilai, selain menjamurnya tambang ilegal di 2.500 lokasi, tambang legal yang ada saat ini belum membawa kesejahteraan bagi rakyat. Hal itu menyusul banyaknya tenaga asing yang diklaim mendominasi.</content:encoded></item></channel></rss>
