<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Chief Talk Okezone: Cerita Dirut BPJS Sempat Menjadi Pengganti Presiden WHA</title><description>Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti menceritakan bahwa dirinya  pernah menjadi pengganti Presiden World Health Assembly (WHA)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/25/320/2960385/chief-talk-okezone-cerita-dirut-bpjs-sempat-menjadi-pengganti-presiden-wha</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/25/320/2960385/chief-talk-okezone-cerita-dirut-bpjs-sempat-menjadi-pengganti-presiden-wha"/><item><title>Chief Talk Okezone: Cerita Dirut BPJS Sempat Menjadi Pengganti Presiden WHA</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/25/320/2960385/chief-talk-okezone-cerita-dirut-bpjs-sempat-menjadi-pengganti-presiden-wha</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/25/320/2960385/chief-talk-okezone-cerita-dirut-bpjs-sempat-menjadi-pengganti-presiden-wha</guid><pubDate>Kamis 25 Januari 2024 15:46 WIB</pubDate><dc:creator>Meliana Tesa</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>


JAKARTA - Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti menceritakan bahwa dirinya pernah menjadi pengganti Presiden World Health Assembly (WHA), forum tertinggi World Health Organization (WHO).

BACA JUGA:
Chief Talk Okezone: Update Terbaru soal Penghapusan Kelas 1,2,3 BPJS Kesehatan

Hal tersebut ia ceritakan saat acara Chief Talk pada Kamis (25/1/2024). Ghufron menjelaskan bahwa penggantian ini terjadi sebab presiden sebelumnya berhalangan hadir dan Indonesia, sebagai anggota ke-12 di WHA, mendapatkan giliran setiap 12 tahun.
Indonesia mendapat kehormatan ini untuk pertama kalinya secara kebetulan dan Ghufron merasa mendapat pengalaman yang luar biasa.

BACA JUGA:
Chief Talk Okezone: Layanan BPJS Tidak Rata? Ini Penjelasan Dirut BPJS Kesehatan

Meskipun pada awalnya beberapa pihak ragu karena takut Indonesia akan memalukan diri, Ghufron bersikeras akan menerima tanggung jawab tersebut.
&amp;ldquo;Waktu itu disampaikan, Indonesia pernah pak? belum pernah pak, oke kita ambil, nanti kalo ada apa-apa gimana? saya yang tanggung jawab,&amp;rdquo; ujarnya.Selama pertemuan di forum yang dihadiri oleh 188 negara, Ghufron mendapat pengajaran untuk memimpin dalam forum tersebut.
&amp;ldquo;Akhirnya saya di sana diajari untuk pertemuan memimpin di forum 188  negara, menteri-menteri kesehatan, saya hanya wakil menteri kesehatan  dan akting sebagai presiden, karena presidennya berhalangan,&amp;rdquo; lanjutnya.
Ghufron berperan sebagai presiden, mewakili Indonesia dengan memimpin  dan menyampaikan narasi. Pengalaman ini menjadi hal luar biasa karena  memberikan kesempatan kepada Indonesia untuk aktif berkontribusi di  tingkat internasional.</description><content:encoded>


JAKARTA - Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti menceritakan bahwa dirinya pernah menjadi pengganti Presiden World Health Assembly (WHA), forum tertinggi World Health Organization (WHO).

BACA JUGA:
Chief Talk Okezone: Update Terbaru soal Penghapusan Kelas 1,2,3 BPJS Kesehatan

Hal tersebut ia ceritakan saat acara Chief Talk pada Kamis (25/1/2024). Ghufron menjelaskan bahwa penggantian ini terjadi sebab presiden sebelumnya berhalangan hadir dan Indonesia, sebagai anggota ke-12 di WHA, mendapatkan giliran setiap 12 tahun.
Indonesia mendapat kehormatan ini untuk pertama kalinya secara kebetulan dan Ghufron merasa mendapat pengalaman yang luar biasa.

BACA JUGA:
Chief Talk Okezone: Layanan BPJS Tidak Rata? Ini Penjelasan Dirut BPJS Kesehatan

Meskipun pada awalnya beberapa pihak ragu karena takut Indonesia akan memalukan diri, Ghufron bersikeras akan menerima tanggung jawab tersebut.
&amp;ldquo;Waktu itu disampaikan, Indonesia pernah pak? belum pernah pak, oke kita ambil, nanti kalo ada apa-apa gimana? saya yang tanggung jawab,&amp;rdquo; ujarnya.Selama pertemuan di forum yang dihadiri oleh 188 negara, Ghufron mendapat pengajaran untuk memimpin dalam forum tersebut.
&amp;ldquo;Akhirnya saya di sana diajari untuk pertemuan memimpin di forum 188  negara, menteri-menteri kesehatan, saya hanya wakil menteri kesehatan  dan akting sebagai presiden, karena presidennya berhalangan,&amp;rdquo; lanjutnya.
Ghufron berperan sebagai presiden, mewakili Indonesia dengan memimpin  dan menyampaikan narasi. Pengalaman ini menjadi hal luar biasa karena  memberikan kesempatan kepada Indonesia untuk aktif berkontribusi di  tingkat internasional.</content:encoded></item></channel></rss>
