<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rupiah Akhir Pekan Menguat ke Level Rp15.833/USD</title><description>Nilai tukar (kurs) Rupiah akhir pekan ditutup menguat 1 poin ke level  Rp15.833 setelah sebelumnya juga menguat ke level Rp15.826.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/26/278/2961043/rupiah-akhir-pekan-menguat-ke-level-rp15-833-usd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/26/278/2961043/rupiah-akhir-pekan-menguat-ke-level-rp15-833-usd"/><item><title>Rupiah Akhir Pekan Menguat ke Level Rp15.833/USD</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/26/278/2961043/rupiah-akhir-pekan-menguat-ke-level-rp15-833-usd</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/26/278/2961043/rupiah-akhir-pekan-menguat-ke-level-rp15-833-usd</guid><pubDate>Jum'at 26 Januari 2024 17:03 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/26/278/2961043/rupiah-akhir-pekan-menguat-ke-level-rp15-833-usd-g9WkPteqcz.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Nilai tukar rupiah menguat hari ini (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/26/278/2961043/rupiah-akhir-pekan-menguat-ke-level-rp15-833-usd-g9WkPteqcz.jpeg</image><title>Nilai tukar rupiah menguat hari ini (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wOS8xLzE2NzkzMS81L3g4bWR0Njc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Nilai tukar (kurs) Rupiah akhir pekan ditutup menguat 1 poin ke level Rp15.833 setelah sebelumnya juga menguat ke level Rp15.826 per dolar AS.
Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, penguatan rupiah karena pasar sekarang menunggu isyarat baru mengenai kebijakan moneter AS, dimulai dengan data indeks harga PCE, alat pengukur inflasi pilihan The Fed yang akan dirilis pada hari Jumat, karena data produk domestik bruto (PDB) kuartal keempat tumbuh lebih dari yang diharapkan.

BACA JUGA:
Rupiah Kian Terkapar, Kini Tembus Rp15.826/USD


&quot;Pembacaan tersebut diperkirakan menegaskan kembali bahwa inflasi tetap keras pada bulan Desember,&quot; tulis Ibrahim dalam risetnya, Jumat (26/1/2024).
Inflasi yang stagnan, ditambah dengan meningkatnya tanda-tanda ketahanan perekonomian AS, memberikan ruang bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama.

BACA JUGA:
Momen Tahun Politik Pedagang Bambu di Cirebon Raup Untung Jutaan Rupiah


The Fed akan mengadakan pertemuan minggu depan dan diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya. Pasar juga memperkirakan bank sentral akan menahan diri pada pertemuan bulan Maret, membalikkan ekspektasi sebelumnya untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin.
Bank Rakyat Tiongkok secara tak terduga memangkas rasio persyaratan  cadangan untuk bank-bank lokal, yang diperkirakan akan mengeluarkan  hamper USD140 miliar likuiditas dalam perekonomian
Namun para analis masih mempertanyakan seberapa besar dukungan  ekonomi yang akan diberikan melalui stimulus moneter, mengingat Tiongkok  sedang bergulat dengan perlambatan parah dalam belanja konsumen dan  bisnis.
Pemulihan ekonomi pasca-COVID juga gagal terwujud pada tahun 2023,  dan membuat sebagian besar sentimen terhadap Tiongkok tetap negatif.  Fokus saat ini beralih ke data indeks manajer pembelian negara tersebut,  yang akan dirilis minggu depan, untuk mengetahui lebih banyak isyarat  mengenai perekonomian.
Dari sentimen domestik, ekonomi global terus bergolak akibat  memanasnya tensi politik baik di timur Tengah maupun Eropa. Namun, Momen  Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 bisa berdampak positif terhadap  pertumbuhan ekonomi atau Produk Domestik Bruto (PDB) di Tanah Air. Hal  tersebut ditopang oleh stabilitas politik terjaga dengan baik.
Secara historis, momen pemilu atau pemilihan presiden (Pilpres) dan  pemilihan legislatif (Pileg) berkontribusi pada pertumbuhan PDB riil  pada 1-3 kuartal sebelum dan sesudah pesta demokrasi rakyat biasanya  terkonfirmasi beberapa komponen PDB akan naik.
Berdasarkan data diatas, mata uang rupiah hari ini melemah lagi,  selanjutnya untuk perdagangan besok diprediksi bergerak fluktuatif dan  kemudian ditutup lanjutkan pelemahan di rentang Rp15.820 - Rp15.890.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wOS8xLzE2NzkzMS81L3g4bWR0Njc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Nilai tukar (kurs) Rupiah akhir pekan ditutup menguat 1 poin ke level Rp15.833 setelah sebelumnya juga menguat ke level Rp15.826 per dolar AS.
Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, penguatan rupiah karena pasar sekarang menunggu isyarat baru mengenai kebijakan moneter AS, dimulai dengan data indeks harga PCE, alat pengukur inflasi pilihan The Fed yang akan dirilis pada hari Jumat, karena data produk domestik bruto (PDB) kuartal keempat tumbuh lebih dari yang diharapkan.

BACA JUGA:
Rupiah Kian Terkapar, Kini Tembus Rp15.826/USD


&quot;Pembacaan tersebut diperkirakan menegaskan kembali bahwa inflasi tetap keras pada bulan Desember,&quot; tulis Ibrahim dalam risetnya, Jumat (26/1/2024).
Inflasi yang stagnan, ditambah dengan meningkatnya tanda-tanda ketahanan perekonomian AS, memberikan ruang bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama.

BACA JUGA:
Momen Tahun Politik Pedagang Bambu di Cirebon Raup Untung Jutaan Rupiah


The Fed akan mengadakan pertemuan minggu depan dan diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya. Pasar juga memperkirakan bank sentral akan menahan diri pada pertemuan bulan Maret, membalikkan ekspektasi sebelumnya untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin.
Bank Rakyat Tiongkok secara tak terduga memangkas rasio persyaratan  cadangan untuk bank-bank lokal, yang diperkirakan akan mengeluarkan  hamper USD140 miliar likuiditas dalam perekonomian
Namun para analis masih mempertanyakan seberapa besar dukungan  ekonomi yang akan diberikan melalui stimulus moneter, mengingat Tiongkok  sedang bergulat dengan perlambatan parah dalam belanja konsumen dan  bisnis.
Pemulihan ekonomi pasca-COVID juga gagal terwujud pada tahun 2023,  dan membuat sebagian besar sentimen terhadap Tiongkok tetap negatif.  Fokus saat ini beralih ke data indeks manajer pembelian negara tersebut,  yang akan dirilis minggu depan, untuk mengetahui lebih banyak isyarat  mengenai perekonomian.
Dari sentimen domestik, ekonomi global terus bergolak akibat  memanasnya tensi politik baik di timur Tengah maupun Eropa. Namun, Momen  Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 bisa berdampak positif terhadap  pertumbuhan ekonomi atau Produk Domestik Bruto (PDB) di Tanah Air. Hal  tersebut ditopang oleh stabilitas politik terjaga dengan baik.
Secara historis, momen pemilu atau pemilihan presiden (Pilpres) dan  pemilihan legislatif (Pileg) berkontribusi pada pertumbuhan PDB riil  pada 1-3 kuartal sebelum dan sesudah pesta demokrasi rakyat biasanya  terkonfirmasi beberapa komponen PDB akan naik.
Berdasarkan data diatas, mata uang rupiah hari ini melemah lagi,  selanjutnya untuk perdagangan besok diprediksi bergerak fluktuatif dan  kemudian ditutup lanjutkan pelemahan di rentang Rp15.820 - Rp15.890.</content:encoded></item></channel></rss>
