<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Produksi Naik, Emiten Sarung Tangan MARK Bidik Pendapatan Rp800 Miliar</title><description>Emiten sarung tangan PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) memproyeksi tahun 2024 menjadi titik balik naiknya produksi global.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/26/278/2961084/produksi-naik-emiten-sarung-tangan-mark-bidik-pendapatan-rp800-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/26/278/2961084/produksi-naik-emiten-sarung-tangan-mark-bidik-pendapatan-rp800-miliar"/><item><title>Produksi Naik, Emiten Sarung Tangan MARK Bidik Pendapatan Rp800 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/26/278/2961084/produksi-naik-emiten-sarung-tangan-mark-bidik-pendapatan-rp800-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/26/278/2961084/produksi-naik-emiten-sarung-tangan-mark-bidik-pendapatan-rp800-miliar</guid><pubDate>Jum'at 26 Januari 2024 18:10 WIB</pubDate><dc:creator>Fadila Nur Hasan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/26/278/2961084/produksi-naik-emiten-sarung-tangan-mark-bidik-pendapatan-rp800-miliar-HuHMzjbeBd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">MARK bidik kenaikan pendapatan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/26/278/2961084/produksi-naik-emiten-sarung-tangan-mark-bidik-pendapatan-rp800-miliar-HuHMzjbeBd.jpg</image><title>MARK bidik kenaikan pendapatan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Emiten sarung tangan PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) memproyeksi tahun 2024 menjadi titik balik naiknya produksi global. Hal ini sejalan dengan riset yang di keluarkan oleh Asosiasi Produsen Sarung Tangan Malaysia (Margama).

BACA JUGA:
BEI Catat 3 Aksi Emiten Hari Ini


Margama menyebut, oversupply persediaan sarung tangan akan berangsur habis dan kebutuhan akan sarung tangan dunia akan mencapai lebih dari 300 miliar pasang. Adapun tingkat pertumbuhan industri diproyeksi mencapai 8%-10% per tahun.

BACA JUGA:
BEI Soroti Pergerakan Saham Emiten Dato Sri Tahir 


Dengan peluang tersebut, Direktur Utama MARK Ridwan Goh memperkirakan total pendapatan MARK akan ikut naik sebesar Rp800 miliar. Sementara laba bersih diproyeksikan sebesar Rp250 miliar.
Manajemen memperkirakan pendapatan MARK pada 2024 akan tumbuh 30%, dengan laba bersih diprediksi akan mengalami pertumbuhan signifikan melebihi 50% dibandingkan tahun 2023.
Sejak melantai di tahun 2017, perseroan membagikan dividen dengan  jumlah deviden payout ratio yang semakin besar. Semenjak IPO sampai  dengan pembagian dividen di 2023, MARK telah membagikan total dividen  Rp442 miliar.
Dari segi produksi juga mengalami peningkatan, pada 2017 MARK hanya  memiliki satu pabrik dengan kapasitas produksi 650.000 cetakan per bulan  saat ini perseroan sudah memiliki tiga pabrik dengan kapasitas produksi  2.000.000 cetakan per bulan.
Ridwan Goh mengatakan, perseroan mengapresiasi Bursa Efek Indonesia  yang memilih MARK sebagai salah satu sukses story perusahaan di daerah  luar Jakarta yang terus berkembang.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Emiten sarung tangan PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) memproyeksi tahun 2024 menjadi titik balik naiknya produksi global. Hal ini sejalan dengan riset yang di keluarkan oleh Asosiasi Produsen Sarung Tangan Malaysia (Margama).

BACA JUGA:
BEI Catat 3 Aksi Emiten Hari Ini


Margama menyebut, oversupply persediaan sarung tangan akan berangsur habis dan kebutuhan akan sarung tangan dunia akan mencapai lebih dari 300 miliar pasang. Adapun tingkat pertumbuhan industri diproyeksi mencapai 8%-10% per tahun.

BACA JUGA:
BEI Soroti Pergerakan Saham Emiten Dato Sri Tahir 


Dengan peluang tersebut, Direktur Utama MARK Ridwan Goh memperkirakan total pendapatan MARK akan ikut naik sebesar Rp800 miliar. Sementara laba bersih diproyeksikan sebesar Rp250 miliar.
Manajemen memperkirakan pendapatan MARK pada 2024 akan tumbuh 30%, dengan laba bersih diprediksi akan mengalami pertumbuhan signifikan melebihi 50% dibandingkan tahun 2023.
Sejak melantai di tahun 2017, perseroan membagikan dividen dengan  jumlah deviden payout ratio yang semakin besar. Semenjak IPO sampai  dengan pembagian dividen di 2023, MARK telah membagikan total dividen  Rp442 miliar.
Dari segi produksi juga mengalami peningkatan, pada 2017 MARK hanya  memiliki satu pabrik dengan kapasitas produksi 650.000 cetakan per bulan  saat ini perseroan sudah memiliki tiga pabrik dengan kapasitas produksi  2.000.000 cetakan per bulan.
Ridwan Goh mengatakan, perseroan mengapresiasi Bursa Efek Indonesia  yang memilih MARK sebagai salah satu sukses story perusahaan di daerah  luar Jakarta yang terus berkembang.
</content:encoded></item></channel></rss>
