<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bos Bulog Buka-bukaan soal Beras Bantuan Bergambar Prabowo-Gibran</title><description>Bulog merespons perkara stiker Capres-Cawapres nomor urut 02,  Prabowo-Gibran, yang ditempelkan di kemasan beras.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/26/320/2960866/bos-bulog-buka-bukaan-soal-beras-bantuan-bergambar-prabowo-gibran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/26/320/2960866/bos-bulog-buka-bukaan-soal-beras-bantuan-bergambar-prabowo-gibran"/><item><title>Bos Bulog Buka-bukaan soal Beras Bantuan Bergambar Prabowo-Gibran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/26/320/2960866/bos-bulog-buka-bukaan-soal-beras-bantuan-bergambar-prabowo-gibran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/26/320/2960866/bos-bulog-buka-bukaan-soal-beras-bantuan-bergambar-prabowo-gibran</guid><pubDate>Jum'at 26 Januari 2024 13:34 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/26/320/2960866/bos-bulog-buka-bukaan-soal-beras-bantuan-bergambar-prabowo-gibran-E4PHnIEFfm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Respons Bulog soal stiker capres di beras bantuan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/26/320/2960866/bos-bulog-buka-bukaan-soal-beras-bantuan-bergambar-prabowo-gibran-E4PHnIEFfm.jpg</image><title>Respons Bulog soal stiker capres di beras bantuan (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNi8xLzE3MjgwMS81L3g4cDQ4dW4=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Bulog merespons perkara stiker Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo-Gibran, yang ditempelkan di kemasan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi mengatakan, pemasangan stiker itu merupakan aksi oknum di luar perusahaan.
Bayu memastikan, pihaknya mengemas dan mendistribusikan beras SPHP tanpa atribut apapun, kecuali atribut Bulog dan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

BACA JUGA:
Viral Beras Ditempeli Stiker Prabowo-Gibran, Ini Kata Bos Bulog


&amp;ldquo;Menyikapi isu oknum yang menempelkan karung beras SPHP dengan atribut lain (stiker paslon 02), maka ditegaskan Bulog mengemas dan mendistribusikan beras SPHP tanpa atribut apapun, kecuali atribut Bulog dan Badan Pangan Nasional,&amp;rdquo; ujar Bayu melalui keterangan pers, Jumat (26/1/2024).
Beras SPHP atau operasi pasar, lanjut dia, adalah program pemerintah melalui Badan Pangan Nasional yang dilaksanakan oleh Bulog untuk menjaga stabilitas harga beras. Karena itu, tindakan dengan memadang stiker paslon tidak dapat dibenarkan.

BACA JUGA:
 Humor Gus Dur: Amin Rais Cocok Jadi Kepala Bulog


Tak hanya itu, BUMN di sektor pangan itu juga menggandeng berbagai jaringan distributor saat menyuplai beras SPHP di pasaran.
&amp;ldquo;Dalam pendistribusian beras SPHP Bulog bekerja sama dengan berbagai jaringan distributor hingga ke retail modern agar masyarakat mudah mengakses beras tersebut sehingga program stabilisasi harga beras dapat terlaksana secara masif dalam rangka menjaga stabilisasi harga beras,&amp;rdquo; paparnya.
Sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin juga merespons paket  beras berstatus SPHP yang berstiker Prabowo -Gibran. Wapres pun  mendorong jika ditemukan pelanggaran di dalam pemilu maupun kampanye.
Bahkan, beras bantuan sosial (bansos) yang diduga digunakan untuk  kampanye untuk dilaporkan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Saya kira kalau masalah-masalah yang berkait dengan pemilu, kampanye  ada beras bansos, ada gambar itu saya kira supaya disampaikan kepada  Bawaslu saja,&amp;rdquo; ucap Maruf dalam keterangannyadi Istana Wapres.
Dia mengatakan Bawaslu yang akan memberikan penilaian apakah ada  pelanggaran terkait hal itu. &amp;ldquo;Nanti Bawaslu yang memberikan apakah itu  ada semacam pelanggaran apa tidak. Saya kira itu,&amp;rdquo; tegasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNi8xLzE3MjgwMS81L3g4cDQ4dW4=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Bulog merespons perkara stiker Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo-Gibran, yang ditempelkan di kemasan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi mengatakan, pemasangan stiker itu merupakan aksi oknum di luar perusahaan.
Bayu memastikan, pihaknya mengemas dan mendistribusikan beras SPHP tanpa atribut apapun, kecuali atribut Bulog dan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

BACA JUGA:
Viral Beras Ditempeli Stiker Prabowo-Gibran, Ini Kata Bos Bulog


&amp;ldquo;Menyikapi isu oknum yang menempelkan karung beras SPHP dengan atribut lain (stiker paslon 02), maka ditegaskan Bulog mengemas dan mendistribusikan beras SPHP tanpa atribut apapun, kecuali atribut Bulog dan Badan Pangan Nasional,&amp;rdquo; ujar Bayu melalui keterangan pers, Jumat (26/1/2024).
Beras SPHP atau operasi pasar, lanjut dia, adalah program pemerintah melalui Badan Pangan Nasional yang dilaksanakan oleh Bulog untuk menjaga stabilitas harga beras. Karena itu, tindakan dengan memadang stiker paslon tidak dapat dibenarkan.

BACA JUGA:
 Humor Gus Dur: Amin Rais Cocok Jadi Kepala Bulog


Tak hanya itu, BUMN di sektor pangan itu juga menggandeng berbagai jaringan distributor saat menyuplai beras SPHP di pasaran.
&amp;ldquo;Dalam pendistribusian beras SPHP Bulog bekerja sama dengan berbagai jaringan distributor hingga ke retail modern agar masyarakat mudah mengakses beras tersebut sehingga program stabilisasi harga beras dapat terlaksana secara masif dalam rangka menjaga stabilisasi harga beras,&amp;rdquo; paparnya.
Sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin juga merespons paket  beras berstatus SPHP yang berstiker Prabowo -Gibran. Wapres pun  mendorong jika ditemukan pelanggaran di dalam pemilu maupun kampanye.
Bahkan, beras bantuan sosial (bansos) yang diduga digunakan untuk  kampanye untuk dilaporkan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Saya kira kalau masalah-masalah yang berkait dengan pemilu, kampanye  ada beras bansos, ada gambar itu saya kira supaya disampaikan kepada  Bawaslu saja,&amp;rdquo; ucap Maruf dalam keterangannyadi Istana Wapres.
Dia mengatakan Bawaslu yang akan memberikan penilaian apakah ada  pelanggaran terkait hal itu. &amp;ldquo;Nanti Bawaslu yang memberikan apakah itu  ada semacam pelanggaran apa tidak. Saya kira itu,&amp;rdquo; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
