<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ingin Sukses, Pengusaha Muda Harus Paham Bisnis Berkoloni</title><description>Menjadi seorang pengusaha muda adalah mimpi dari banyak orang,  terutama Gen Z.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/26/455/2960924/ingin-sukses-pengusaha-muda-harus-paham-bisnis-berkoloni</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/26/455/2960924/ingin-sukses-pengusaha-muda-harus-paham-bisnis-berkoloni"/><item><title>Ingin Sukses, Pengusaha Muda Harus Paham Bisnis Berkoloni</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/26/455/2960924/ingin-sukses-pengusaha-muda-harus-paham-bisnis-berkoloni</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/26/455/2960924/ingin-sukses-pengusaha-muda-harus-paham-bisnis-berkoloni</guid><pubDate>Jum'at 26 Januari 2024 14:49 WIB</pubDate><dc:creator>Pika Piqhaniah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/26/455/2960924/ingin-sukses-pengusaha-muda-harus-paham-bisnis-berkoloni-LGbSVAv1hN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips sukses untuk pengusaha muda (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/26/455/2960924/ingin-sukses-pengusaha-muda-harus-paham-bisnis-berkoloni-LGbSVAv1hN.jpg</image><title>Tips sukses untuk pengusaha muda (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yMy8xLzE3NjQzMS81L3g4cnA3cjU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menjadi seorang pengusaha muda adalah mimpi dari banyak orang,  terutama Gen Z. Sebagai generasi muda,  Gen Z diuntungkan dengan banyaknya fasilitas yang dapat memudahkan untuk dapat menjadi seorang pengusaha.
Namun, beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menjadi seorang pengusaha muda adalah mengubah mindset yang sebelumnya telah tertanam. Mindset tersebut adalah pikiran semakin banyak yang orang bergabung, maka akan semakin banyak bisnisnya.

BACA JUGA:
Anak Muda Jadi Pengusaha, Kini Bangun Bisnis di Indonesia Lebih Mudah


Chief Operating Officer (COO) NAMA Beauty, Jupaka menyampaikan, ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan, mulai dari karakter, pemahaman, kepiawaian, dan mindset lama yang membutuhkan pembaharuan.
&quot;Sebenarnya yang menarik adalah di antara Gen Z ini, mereka tuh terlalu fokus pada sesuatu yang sebenarnya bukan solusi buat bikin bisnisnya dia sukses. Makin banyak orangnya makin nambah bisnis itu kan sebenarnya mitos,&quot; kata Jupaka, dalam acara Press Conference Diplomat Success Challenge (DSC) yang mengusung tema Wirausaha Muda Berkarakter Ciptakan Bisnis Berkelanjutan, Jumat (26/1/2024).

BACA JUGA:
Program Santripreneur Ganjar-Mahfud Bakal Cetak Banyak Pengusaha Andal


Jupaka menjelaskan bahwa selama ini  banyak orang yang mengira dana hibah adalah gratis. Hal tersebut lah yang membuat banyak orang melewatkan hal-hal penting yang seharusnya dilakukan.
Dalam hal ini, Jupaka juga mengingatkan bahwa untuk menjadi seorang pengusaha mudah dengan bisnis yang lestari, seseorang harus paham bahwa bisnis harus berkoloni. Artinya, bisnis haruslah memiliki keterikatan dengan industri lain dan mau bergerak bersama-sama.
&quot;Bisnis harus berkoloni kita harus punya paling tidak tiga goals.  Jadi, bisnis tuh yang paling penting harus berkoloni sih harus bergerak  bersama-sama. Bisnis yang lestari itu yang punya keterlibatan dengan  industri lain,&quot; imbuhnya.
Membahas hal yang sama, Ketua Dewan Komisioner DSC Surjanto  Yasaputera juga menyampaikan, untuk menjadi seorang pengusaha muda,  seseorang harus memiliki 3P, yaitu paham, piawai, dan personal. Dia  menyampaikan bahwa hal tersebut sangat penting mengingat salah satu  pilar dari Indonesia emas adalah kewirausahaan dan bisnis adalah tulang  punggung perekonomian.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yMy8xLzE3NjQzMS81L3g4cnA3cjU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menjadi seorang pengusaha muda adalah mimpi dari banyak orang,  terutama Gen Z. Sebagai generasi muda,  Gen Z diuntungkan dengan banyaknya fasilitas yang dapat memudahkan untuk dapat menjadi seorang pengusaha.
Namun, beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menjadi seorang pengusaha muda adalah mengubah mindset yang sebelumnya telah tertanam. Mindset tersebut adalah pikiran semakin banyak yang orang bergabung, maka akan semakin banyak bisnisnya.

BACA JUGA:
Anak Muda Jadi Pengusaha, Kini Bangun Bisnis di Indonesia Lebih Mudah


Chief Operating Officer (COO) NAMA Beauty, Jupaka menyampaikan, ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan, mulai dari karakter, pemahaman, kepiawaian, dan mindset lama yang membutuhkan pembaharuan.
&quot;Sebenarnya yang menarik adalah di antara Gen Z ini, mereka tuh terlalu fokus pada sesuatu yang sebenarnya bukan solusi buat bikin bisnisnya dia sukses. Makin banyak orangnya makin nambah bisnis itu kan sebenarnya mitos,&quot; kata Jupaka, dalam acara Press Conference Diplomat Success Challenge (DSC) yang mengusung tema Wirausaha Muda Berkarakter Ciptakan Bisnis Berkelanjutan, Jumat (26/1/2024).

BACA JUGA:
Program Santripreneur Ganjar-Mahfud Bakal Cetak Banyak Pengusaha Andal


Jupaka menjelaskan bahwa selama ini  banyak orang yang mengira dana hibah adalah gratis. Hal tersebut lah yang membuat banyak orang melewatkan hal-hal penting yang seharusnya dilakukan.
Dalam hal ini, Jupaka juga mengingatkan bahwa untuk menjadi seorang pengusaha mudah dengan bisnis yang lestari, seseorang harus paham bahwa bisnis harus berkoloni. Artinya, bisnis haruslah memiliki keterikatan dengan industri lain dan mau bergerak bersama-sama.
&quot;Bisnis harus berkoloni kita harus punya paling tidak tiga goals.  Jadi, bisnis tuh yang paling penting harus berkoloni sih harus bergerak  bersama-sama. Bisnis yang lestari itu yang punya keterlibatan dengan  industri lain,&quot; imbuhnya.
Membahas hal yang sama, Ketua Dewan Komisioner DSC Surjanto  Yasaputera juga menyampaikan, untuk menjadi seorang pengusaha muda,  seseorang harus memiliki 3P, yaitu paham, piawai, dan personal. Dia  menyampaikan bahwa hal tersebut sangat penting mengingat salah satu  pilar dari Indonesia emas adalah kewirausahaan dan bisnis adalah tulang  punggung perekonomian.</content:encoded></item></channel></rss>
