<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>China Bakal Garap Proyek Kereta Cepat Surabaya   </title><description>Luhut Binsar Panjaitan memastikan China tetap menjadi mitra kerja dalam menggarap proyek Kereta Cepat Surabaya</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/27/320/2961291/china-bakal-garap-proyek-kereta-cepat-surabaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/27/320/2961291/china-bakal-garap-proyek-kereta-cepat-surabaya"/><item><title>China Bakal Garap Proyek Kereta Cepat Surabaya   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/27/320/2961291/china-bakal-garap-proyek-kereta-cepat-surabaya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/27/320/2961291/china-bakal-garap-proyek-kereta-cepat-surabaya</guid><pubDate>Sabtu 27 Januari 2024 11:06 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/27/320/2961291/china-bakal-garap-proyek-kereta-cepat-surabaya-paSIwzrusw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">China Bakal Garap Proyek Kereta Cepat Surabaya. (Foto: Okezone.com/KCIC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/27/320/2961291/china-bakal-garap-proyek-kereta-cepat-surabaya-paSIwzrusw.jpg</image><title>China Bakal Garap Proyek Kereta Cepat Surabaya. (Foto: Okezone.com/KCIC)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan memastikan China tetap menjadi mitra kerja dalam menggarap proyek Kereta Cepat Surabaya. Bahkan, wacana soal pembiayaan melalui pinjaman pun sudah mulai dibahas.
&amp;ldquo;Sekarang bicara soal bunganya,&amp;rdquo; paparnya, saat ditemui wartawan di tempat kerjanya, Jakarta Pusat, Sabtu (27/1/2024).

BACA JUGA:
Pengoperasian Stasiun Kereta Cepat Whoosh Karawang Tunggu Pembangunan Jalan Tol

Luhut memandang pemerintah terus memperbaiki ekosistem transportasi publik di Tanah Air, selain mempermudah pergerakan masyarakat, sektor ini penting untuk menekan polusi udara yang salah satunya disebabkan oleh emisi karbon kendaraan berbasis bahan bakar fosil alias BBM.
&amp;ldquo;Kemudian kita perbaiki publik transportasi, LRT kita bangun lagi, jadi kemudian kereta cepat itu, kita percepat lagi bangun supaya apa ekosistem media transportasi kita, moda transportasi kita itu betul-betul menjadi satu kesatuan,&amp;rdquo; bebernya.

BACA JUGA:
Bayar Biaya Pembengkakan Proyek Kereta Cepat dengan Utang, China Siap Guyur KAI Dana Jumbo

Sementara itu, untuk biaya pembangunan jalur Kereta Cepat Whoosh ke Surabaya akan lebih murah, dibandingkan dengan jalur kereta cepat Jakarta-Bandung.
Asumsi tersebut karena pengalaman pemerintah membangun kereta cepat Jakarta-Bandung. Kala itu, megaproyek di sektor transportasi terbebani pembebasan lahan sehingga terjadi pembengkakan biaya atau cost overrun.Tak hanya itu, pembangunan terowongan di jalur kereta cepat menuju Surabaya juga minim terowongan, sehingga biaya operasional bisa ditekan.
&amp;ldquo;Kita berangkat dari pengalaman Jakarta-Bandung, pasti kita bikin lebih murah. Karena dulu masalah tanah, sekarang kita sudah tahu nih kiat-kiatnya, terowongan, yang seminimum mungkin bikin, terowongan misalnya,&quot; ujar Luhut.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan memastikan China tetap menjadi mitra kerja dalam menggarap proyek Kereta Cepat Surabaya. Bahkan, wacana soal pembiayaan melalui pinjaman pun sudah mulai dibahas.
&amp;ldquo;Sekarang bicara soal bunganya,&amp;rdquo; paparnya, saat ditemui wartawan di tempat kerjanya, Jakarta Pusat, Sabtu (27/1/2024).

BACA JUGA:
Pengoperasian Stasiun Kereta Cepat Whoosh Karawang Tunggu Pembangunan Jalan Tol

Luhut memandang pemerintah terus memperbaiki ekosistem transportasi publik di Tanah Air, selain mempermudah pergerakan masyarakat, sektor ini penting untuk menekan polusi udara yang salah satunya disebabkan oleh emisi karbon kendaraan berbasis bahan bakar fosil alias BBM.
&amp;ldquo;Kemudian kita perbaiki publik transportasi, LRT kita bangun lagi, jadi kemudian kereta cepat itu, kita percepat lagi bangun supaya apa ekosistem media transportasi kita, moda transportasi kita itu betul-betul menjadi satu kesatuan,&amp;rdquo; bebernya.

BACA JUGA:
Bayar Biaya Pembengkakan Proyek Kereta Cepat dengan Utang, China Siap Guyur KAI Dana Jumbo

Sementara itu, untuk biaya pembangunan jalur Kereta Cepat Whoosh ke Surabaya akan lebih murah, dibandingkan dengan jalur kereta cepat Jakarta-Bandung.
Asumsi tersebut karena pengalaman pemerintah membangun kereta cepat Jakarta-Bandung. Kala itu, megaproyek di sektor transportasi terbebani pembebasan lahan sehingga terjadi pembengkakan biaya atau cost overrun.Tak hanya itu, pembangunan terowongan di jalur kereta cepat menuju Surabaya juga minim terowongan, sehingga biaya operasional bisa ditekan.
&amp;ldquo;Kita berangkat dari pengalaman Jakarta-Bandung, pasti kita bikin lebih murah. Karena dulu masalah tanah, sekarang kita sudah tahu nih kiat-kiatnya, terowongan, yang seminimum mungkin bikin, terowongan misalnya,&quot; ujar Luhut.</content:encoded></item></channel></rss>
