<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siti Atikoh Pastikan Bansos Tetap Ada jika Ganjar-Mahfud Terpilih Jadi Presiden dan Wapres</title><description>Siti Atikoh Suprianti memastikan bantuan sosial (bansos) tetap disalurkan jika Ganjar-Mahfud terpilih.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/28/320/2961826/siti-atikoh-pastikan-bansos-tetap-ada-jika-ganjar-mahfud-terpilih-jadi-presiden-dan-wapres</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/28/320/2961826/siti-atikoh-pastikan-bansos-tetap-ada-jika-ganjar-mahfud-terpilih-jadi-presiden-dan-wapres"/><item><title>Siti Atikoh Pastikan Bansos Tetap Ada jika Ganjar-Mahfud Terpilih Jadi Presiden dan Wapres</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/28/320/2961826/siti-atikoh-pastikan-bansos-tetap-ada-jika-ganjar-mahfud-terpilih-jadi-presiden-dan-wapres</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/28/320/2961826/siti-atikoh-pastikan-bansos-tetap-ada-jika-ganjar-mahfud-terpilih-jadi-presiden-dan-wapres</guid><pubDate>Minggu 28 Januari 2024 15:45 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/28/320/2961826/siti-atikoh-pastikan-bansos-tetap-ada-jika-ganjar-mahfud-terpilih-jadi-presiden-dan-wapres-1EURYIyb9q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Siti Atikoh pastikan bansos tetap disalurkan (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/28/320/2961826/siti-atikoh-pastikan-bansos-tetap-ada-jika-ganjar-mahfud-terpilih-jadi-presiden-dan-wapres-1EURYIyb9q.jpg</image><title>Siti Atikoh pastikan bansos tetap disalurkan (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yOC8xLzE3NjYzMC81L3g4cnVtczE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
NGANJUK - Istri Calon Presiden Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Suprianti memastikan bantuan sosial (bansos) tetap disalurkan jika Ganjar-Mahfud terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2024-2029.
Istri dari Capres yang diusung Partai Perindo itu menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan dan meningkatkan bansos-bamsos tersebut.

BACA JUGA:
Atikoh Ungkap Alasan Selalu Bersalaman Langsung dengan Masyarakat saat Safari Politik

&quot;Jadi jangan termakan hoaks ya. Bansos itu adalah amanah UU, jadi kalau Pak Ganjar Pranowo menjadi Presiden pasti akan dilanjutkan bahkan malah ditambah dan akan ditepatkan sasarannya,&quot; jelasnya ketika menghadiri Kampanye Simpatik di Kantor DPC PDIP Nganjuk, Jawa Timur (28/1/2024).
Dalam kesempatan itu, Atikoh juga mengungkapkan alasannya seringkali menyalami masyarakat secara langsung ketika melakukan safari politiknya di beberapa daerah.

BACA JUGA:
Singgah di Malang, Atikoh Kagumi Kebersihan dan Kerapian Pasar Oro-Oro Dowo

Ibunda dari Muhammad Zinedine Alam memang selalu melakukan hal ini ketika bertemu dengan masyarakat. Dikatakannya, lantaran keterbatasan waktu, paling tidak dirinya bisa bertegus sapa dengan masyarakat secara langsung.
&quot;Kan waktunya terbatas tidak bisa ngobrol dengan mereka. Jadi minimal bertegur sapa, bertegur sapa sekaligus menanyakan kesehatannya atau misal ada yang mau menyampaikan aspirasi seperti itu,&quot; ungkap Atikoh.Atikoh menuturkan, dengan cara itu maka dirinya bisa benar-benar menyerap aspirasi yang disampaikan masyarakat. Sebab, setiap selesai melakukan Safari Politik, dirinya selalu melaporkan apa saja fakta-fakta yang ada di lapangan.
&quot;Itu cara kita untuk bisa benar-benar menyerap aspirasi mereka juga karena keterbatasan waktu itu ya. Jadi mungkin kita ngobrol satu-satu dengan salaman mereka juga bisa memberikan aspirasinya,&quot; jelas Atikoh.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yOC8xLzE3NjYzMC81L3g4cnVtczE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
NGANJUK - Istri Calon Presiden Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Suprianti memastikan bantuan sosial (bansos) tetap disalurkan jika Ganjar-Mahfud terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2024-2029.
Istri dari Capres yang diusung Partai Perindo itu menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan dan meningkatkan bansos-bamsos tersebut.

BACA JUGA:
Atikoh Ungkap Alasan Selalu Bersalaman Langsung dengan Masyarakat saat Safari Politik

&quot;Jadi jangan termakan hoaks ya. Bansos itu adalah amanah UU, jadi kalau Pak Ganjar Pranowo menjadi Presiden pasti akan dilanjutkan bahkan malah ditambah dan akan ditepatkan sasarannya,&quot; jelasnya ketika menghadiri Kampanye Simpatik di Kantor DPC PDIP Nganjuk, Jawa Timur (28/1/2024).
Dalam kesempatan itu, Atikoh juga mengungkapkan alasannya seringkali menyalami masyarakat secara langsung ketika melakukan safari politiknya di beberapa daerah.

BACA JUGA:
Singgah di Malang, Atikoh Kagumi Kebersihan dan Kerapian Pasar Oro-Oro Dowo

Ibunda dari Muhammad Zinedine Alam memang selalu melakukan hal ini ketika bertemu dengan masyarakat. Dikatakannya, lantaran keterbatasan waktu, paling tidak dirinya bisa bertegus sapa dengan masyarakat secara langsung.
&quot;Kan waktunya terbatas tidak bisa ngobrol dengan mereka. Jadi minimal bertegur sapa, bertegur sapa sekaligus menanyakan kesehatannya atau misal ada yang mau menyampaikan aspirasi seperti itu,&quot; ungkap Atikoh.Atikoh menuturkan, dengan cara itu maka dirinya bisa benar-benar menyerap aspirasi yang disampaikan masyarakat. Sebab, setiap selesai melakukan Safari Politik, dirinya selalu melaporkan apa saja fakta-fakta yang ada di lapangan.
&quot;Itu cara kita untuk bisa benar-benar menyerap aspirasi mereka juga karena keterbatasan waktu itu ya. Jadi mungkin kita ngobrol satu-satu dengan salaman mereka juga bisa memberikan aspirasinya,&quot; jelas Atikoh.</content:encoded></item></channel></rss>
