<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banyak Alumni Kartu Prakerja yang Masih Jadi Pengangguran, Ini Faktanya</title><description>Program Kartu Prakerja ditujukan untuk pencari kerja yang terkena PHK, atau pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi.&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/29/320/2961891/banyak-alumni-kartu-prakerja-yang-masih-jadi-pengangguran-ini-faktanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/29/320/2961891/banyak-alumni-kartu-prakerja-yang-masih-jadi-pengangguran-ini-faktanya"/><item><title>Banyak Alumni Kartu Prakerja yang Masih Jadi Pengangguran, Ini Faktanya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/29/320/2961891/banyak-alumni-kartu-prakerja-yang-masih-jadi-pengangguran-ini-faktanya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/29/320/2961891/banyak-alumni-kartu-prakerja-yang-masih-jadi-pengangguran-ini-faktanya</guid><pubDate>Senin 29 Januari 2024 03:29 WIB</pubDate><dc:creator>Fadila Nur Hasan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/28/320/2961891/banyak-alumni-kartu-prakerja-yang-masih-jadi-pengangguran-ini-faktanya-I3kpX8hXUv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lulusan prakerja masih banyak yang menganggur (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/28/320/2961891/banyak-alumni-kartu-prakerja-yang-masih-jadi-pengangguran-ini-faktanya-I3kpX8hXUv.jpg</image><title>Lulusan prakerja masih banyak yang menganggur (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wNS8xLzE2NzgxOC81L3g4bWE5NXY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Program Kartu Prakerja ditujukan untuk pencari kerja yang terkena PHK, atau pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi.
Banyak masyarakat sudah mengikuti program tersebut. Namun hingga saat ini masih banyak yang menganggur.

BACA JUGA:
1,2 Juta Orang Ditargetkan Jadi Peserta Kartu Prakerja 2024, Anggaran Rp4,8 Triliun

Dengan tujuan yang sudah disediakan oleh program Kartu Prakerja, hal ini tentu memiliki harapan agar dapat mengembangkan kompetensi angkatan kerja, meningkatkan produktivitas dan daya saing angkatan kerja, serta mengembangkan kewirausahaan.
Berdasarkan catatan Okezone, Senin (29/1/2024), berikut 4 fakta kartu prakerja 2024 hingga alumni masih jadi pengangguran sebagai berikut

BACA JUGA:
Duh! 60% Alumni Kartu Prakerja Masih Jadi Pengangguran

1. Hanya 40% yang Sudah Bekerja
Direktur Eksekutif Manajemen Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengatakan bahwa 40% lulusan Kartu Prakerja dinyatakan sudah bekerja. Lebih lanjut dijelaskan bahwa profesi yang dijalani para alumni Kartu Prakerja beragam, baik wirausaha, karyawan, hingga buruh.
&amp;ldquo;Dari statistik 40% dari peserta Prakerja sudah bekerja, 60% menganggur,&amp;rdquo; ujar Denni saat konferensi pers, Jakarta Pusat.2. 60% Alumni Kartu Prakerja Masih Pengangguran
Berdasarkan hasil survey Komite Cipta Kerja, dari 17,5 juta orang, sebanyak 60% alumni program Kartu Prakerja masih menjadi pengangguran.
Di mana, survei dilakukan setahun setelah peserta mengikuti program pengembangan kompetensi tersebut.
3. Angkatan Kerja Capai 4 Juta Orang
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menyebut jumlah angkatan kerja di Indonesia terus meningkat tajam. Dalam setahun angka pencari kerja di Tanah Air mencapai 4 juta orang.
&amp;ldquo;Dan kalau kita lihat lapangan kerja kita terus meningkat, satu tahun sekitar 4 juta angkatan kerja yang perlu masuk lapangan kerja. Dan secara keseluruhan angkatan kerja kita yang bekerja adalah 147 juta orang dan jumlah yang belum bekerja masih sekitar 5,32%,&amp;rdquo; ungkap Airlangga.
Baca Selengkapnya: 4 Fakta Kartu Prakerja 2024 hingga Alumni yang Masih Jadi Pengangguran</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wNS8xLzE2NzgxOC81L3g4bWE5NXY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Program Kartu Prakerja ditujukan untuk pencari kerja yang terkena PHK, atau pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi.
Banyak masyarakat sudah mengikuti program tersebut. Namun hingga saat ini masih banyak yang menganggur.

BACA JUGA:
1,2 Juta Orang Ditargetkan Jadi Peserta Kartu Prakerja 2024, Anggaran Rp4,8 Triliun

Dengan tujuan yang sudah disediakan oleh program Kartu Prakerja, hal ini tentu memiliki harapan agar dapat mengembangkan kompetensi angkatan kerja, meningkatkan produktivitas dan daya saing angkatan kerja, serta mengembangkan kewirausahaan.
Berdasarkan catatan Okezone, Senin (29/1/2024), berikut 4 fakta kartu prakerja 2024 hingga alumni masih jadi pengangguran sebagai berikut

BACA JUGA:
Duh! 60% Alumni Kartu Prakerja Masih Jadi Pengangguran

1. Hanya 40% yang Sudah Bekerja
Direktur Eksekutif Manajemen Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengatakan bahwa 40% lulusan Kartu Prakerja dinyatakan sudah bekerja. Lebih lanjut dijelaskan bahwa profesi yang dijalani para alumni Kartu Prakerja beragam, baik wirausaha, karyawan, hingga buruh.
&amp;ldquo;Dari statistik 40% dari peserta Prakerja sudah bekerja, 60% menganggur,&amp;rdquo; ujar Denni saat konferensi pers, Jakarta Pusat.2. 60% Alumni Kartu Prakerja Masih Pengangguran
Berdasarkan hasil survey Komite Cipta Kerja, dari 17,5 juta orang, sebanyak 60% alumni program Kartu Prakerja masih menjadi pengangguran.
Di mana, survei dilakukan setahun setelah peserta mengikuti program pengembangan kompetensi tersebut.
3. Angkatan Kerja Capai 4 Juta Orang
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menyebut jumlah angkatan kerja di Indonesia terus meningkat tajam. Dalam setahun angka pencari kerja di Tanah Air mencapai 4 juta orang.
&amp;ldquo;Dan kalau kita lihat lapangan kerja kita terus meningkat, satu tahun sekitar 4 juta angkatan kerja yang perlu masuk lapangan kerja. Dan secara keseluruhan angkatan kerja kita yang bekerja adalah 147 juta orang dan jumlah yang belum bekerja masih sekitar 5,32%,&amp;rdquo; ungkap Airlangga.
Baca Selengkapnya: 4 Fakta Kartu Prakerja 2024 hingga Alumni yang Masih Jadi Pengangguran</content:encoded></item></channel></rss>
