<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Tipe Belanja Orang Indonesia   </title><description>Tiga konsumen tersebut disebut 3C, yaitu Consider, Consume, dan Connect.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/30/320/2962853/3-tipe-belanja-orang-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/30/320/2962853/3-tipe-belanja-orang-indonesia"/><item><title>3 Tipe Belanja Orang Indonesia   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/30/320/2962853/3-tipe-belanja-orang-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/30/320/2962853/3-tipe-belanja-orang-indonesia</guid><pubDate>Selasa 30 Januari 2024 15:47 WIB</pubDate><dc:creator>Pika Piqhaniah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/30/320/2962853/3-tipe-belanja-orang-indonesia-eX7RxeYF40.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tipe-Tipe Belanja Orang Indonesia. (Foto: Okezone.com/Pika)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/30/320/2962853/3-tipe-belanja-orang-indonesia-eX7RxeYF40.jpg</image><title>Tipe-Tipe Belanja Orang Indonesia. (Foto: Okezone.com/Pika)</title></images><description>JAKARTA - Konsumen merupakan elemen penting bagi bisnis atau usaha. Hal tersebut pun menjadi tolak ukur tinggi rendahnya pendapatan sebuah usaha.
Head of Business Marketing TikTok Indonesia Sitaresti Astarini mengungkapkan, ada tiga tipe konsumen di Indonesia. Tiga konsumen tersebut disebut 3C, yaitu Consider, Consume, dan Connect.

BACA JUGA:
4 Fakta Orang Indonesia Demen Belanja Online

Adapun consider yang dimaksud adalah konsumen yang ketika mereka mau membeli sesuatu maka pembelian tersebut harus didorong oleh intuisi. Dalam hal ini, konten berperan untuk menggugah atau mendorong intuisi konsumen.
Hal ini sangat berpengaruh pada mindset konsumen dalam membeli sesuatu.
&quot;Konsumen, mereka tidak dalam mindset atau mood pengen beli sesuatu. Perubahan ekpektasi konsumen,&quot; ujar Resti, dalam acara Shoppertainment 2024: The Future of Consumer &amp;amp; Commerce here in APAC by TikTok, Selasa (30/1/2024).

BACA JUGA:
Orang Indonesia Doyan Belanja Online, Transaksi E-Commerce Tembus Rp453,75 Triliun di 2023

Selanjutnya, Resti juga menyebutkan bahwa konsumen saat ini lebih tertarik pada sajian konten yang informatif dan memudahkan. Dalam hal ini, konten yang informatif akan lebih mudah mendorong intuisi konsumen.Tipe konsumen lainnya adalah connect. Artinya, konsumen saat ini lebih tertarik dengan strategi yang mengikuti tren. Dalam hal ini, brand harus terlibat dengan banyak komunitas untuk bisa memperkenalkan produknya kepada konsumen.
Dalam hal ini, konsumen lebih tertarik untuk membeli sesuatu ketika mereka mendapatkan informasi tentang produk tersebut.
&quot;Konten-konten yang mereka lihat di platform-platform itulah yang mengunggah intuisi mereka,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Konsumen merupakan elemen penting bagi bisnis atau usaha. Hal tersebut pun menjadi tolak ukur tinggi rendahnya pendapatan sebuah usaha.
Head of Business Marketing TikTok Indonesia Sitaresti Astarini mengungkapkan, ada tiga tipe konsumen di Indonesia. Tiga konsumen tersebut disebut 3C, yaitu Consider, Consume, dan Connect.

BACA JUGA:
4 Fakta Orang Indonesia Demen Belanja Online

Adapun consider yang dimaksud adalah konsumen yang ketika mereka mau membeli sesuatu maka pembelian tersebut harus didorong oleh intuisi. Dalam hal ini, konten berperan untuk menggugah atau mendorong intuisi konsumen.
Hal ini sangat berpengaruh pada mindset konsumen dalam membeli sesuatu.
&quot;Konsumen, mereka tidak dalam mindset atau mood pengen beli sesuatu. Perubahan ekpektasi konsumen,&quot; ujar Resti, dalam acara Shoppertainment 2024: The Future of Consumer &amp;amp; Commerce here in APAC by TikTok, Selasa (30/1/2024).

BACA JUGA:
Orang Indonesia Doyan Belanja Online, Transaksi E-Commerce Tembus Rp453,75 Triliun di 2023

Selanjutnya, Resti juga menyebutkan bahwa konsumen saat ini lebih tertarik pada sajian konten yang informatif dan memudahkan. Dalam hal ini, konten yang informatif akan lebih mudah mendorong intuisi konsumen.Tipe konsumen lainnya adalah connect. Artinya, konsumen saat ini lebih tertarik dengan strategi yang mengikuti tren. Dalam hal ini, brand harus terlibat dengan banyak komunitas untuk bisa memperkenalkan produknya kepada konsumen.
Dalam hal ini, konsumen lebih tertarik untuk membeli sesuatu ketika mereka mendapatkan informasi tentang produk tersebut.
&quot;Konten-konten yang mereka lihat di platform-platform itulah yang mengunggah intuisi mereka,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
