<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>ITB Minta Maaf soal Bayar Kuliah Pakai Pinjol: Ada Salah Tafsir</title><description>Rektorat Institut Teknologi Bandung (ITB) meminta maaf atas kisruh skema pinjol Danacita</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/31/320/2963594/itb-minta-maaf-soal-bayar-kuliah-pakai-pinjol-ada-salah-tafsir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/31/320/2963594/itb-minta-maaf-soal-bayar-kuliah-pakai-pinjol-ada-salah-tafsir"/><item><title>ITB Minta Maaf soal Bayar Kuliah Pakai Pinjol: Ada Salah Tafsir</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/31/320/2963594/itb-minta-maaf-soal-bayar-kuliah-pakai-pinjol-ada-salah-tafsir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/31/320/2963594/itb-minta-maaf-soal-bayar-kuliah-pakai-pinjol-ada-salah-tafsir</guid><pubDate>Rabu 31 Januari 2024 20:25 WIB</pubDate><dc:creator>Agus Warsudi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/31/320/2963594/itb-minta-maaf-soal-bayar-kuliah-pakai-pinjol-ada-salah-tafsir-o9HcM2fbbV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ITB Minta Maaf soal Polemik Bayar Kuliah dengan Pinjol. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/31/320/2963594/itb-minta-maaf-soal-bayar-kuliah-pakai-pinjol-ada-salah-tafsir-o9HcM2fbbV.jpg</image><title>ITB Minta Maaf soal Polemik Bayar Kuliah dengan Pinjol. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>BANDUNG - Rektorat Institut Teknologi Bandung (ITB) meminta maaf atas kisruh skema pinjol Danacita yang ditawarkan ke mahasiswa untuk membayar biaya kuliah.
Namun ITB mengklaim bahwa pembiayaan non-bank Danacita menjadi salah satu alternatif bagi mahasiswa untuk melunasi biaya kuliah.

BACA JUGA:
10 Mahasiswa Bayar Kuliah Pakai Pinjol, ITB Jamin Tak Ada yang Nunggak

&quot;Pertama ingin disampaikan permohonan maaf terkait ingar bingar ini (skema pinjol Danacita untuk bayar kuliah). Ada salah tafsir karena informasi yang belum disampaikan secara lengkap lalu ada kekagetan,&quot; kata Wakil Rektor Bidang Keuangan Perencanaan dan Pengembangan ITB Prof Muhammad Abduh di Gedung Annex Rektorat ITB, Rabu (31/1/2024).
Prof Muhammad Abduh menyatakan, ITB berkewajiban membantu mahasiswa yang menghadapi permasalahan ekonomi. ITB akan mengidentifikasi kembali orang tua mahasiswa yang semula mampu tetapi di tengah perjalanan mengalami kesulitan ekonomi.

BACA JUGA:
Unik! Mahasiswa ITB Ini Wibu, Tulis Nama Artis Jepang di Kata Pengantar Skripsi, Ada Manaka Iwami hingga Yoasobi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

ITB, ujar Muhammad Abduh, mengucapkan terima kasih karena sangat terbantu oleh KM ITB, alumni, dan lembaga filantropi yang turut memberikan dukungan beasiswa untuk mahasiswa ITB senilai lebih dari Rp80 miliar pada 2023. Terkait 182 mahasiswa yang kesulitan membayar uang kuliah tunggal (UKT), pihaknya memastikan mereka tetap bisa kuliah.&quot;Sudah dibicarakan 180-an orang ini akan mendapatkan pendaftaran khusus. Kan pendaftaran kami sistem, sehingga harus jalan,&quot; ujarnya.
Muhammad Abduh menuturkan, skema pembayaran biaya kuliah dengan Danacita, lebih aman dibanding pinjol yang ada di luar. Dengan kerja sama ini, peminjam akan tervirifikasi secara ketat.
Namun, Kampus ITB terbuka terhadap seluruh mitra termasuk lembaga keuangan perbankan yang ingin bekerja sama. &quot;Kami terbuka kepada siapa pun fintech (financial technology) yang ingin bekerja sama dengan kami. Bahkan sebelumnya kami telah bekerja sama dengan bak,&quot; tutur Muhammad Abduh</description><content:encoded>BANDUNG - Rektorat Institut Teknologi Bandung (ITB) meminta maaf atas kisruh skema pinjol Danacita yang ditawarkan ke mahasiswa untuk membayar biaya kuliah.
Namun ITB mengklaim bahwa pembiayaan non-bank Danacita menjadi salah satu alternatif bagi mahasiswa untuk melunasi biaya kuliah.

BACA JUGA:
10 Mahasiswa Bayar Kuliah Pakai Pinjol, ITB Jamin Tak Ada yang Nunggak

&quot;Pertama ingin disampaikan permohonan maaf terkait ingar bingar ini (skema pinjol Danacita untuk bayar kuliah). Ada salah tafsir karena informasi yang belum disampaikan secara lengkap lalu ada kekagetan,&quot; kata Wakil Rektor Bidang Keuangan Perencanaan dan Pengembangan ITB Prof Muhammad Abduh di Gedung Annex Rektorat ITB, Rabu (31/1/2024).
Prof Muhammad Abduh menyatakan, ITB berkewajiban membantu mahasiswa yang menghadapi permasalahan ekonomi. ITB akan mengidentifikasi kembali orang tua mahasiswa yang semula mampu tetapi di tengah perjalanan mengalami kesulitan ekonomi.

BACA JUGA:
Unik! Mahasiswa ITB Ini Wibu, Tulis Nama Artis Jepang di Kata Pengantar Skripsi, Ada Manaka Iwami hingga Yoasobi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

ITB, ujar Muhammad Abduh, mengucapkan terima kasih karena sangat terbantu oleh KM ITB, alumni, dan lembaga filantropi yang turut memberikan dukungan beasiswa untuk mahasiswa ITB senilai lebih dari Rp80 miliar pada 2023. Terkait 182 mahasiswa yang kesulitan membayar uang kuliah tunggal (UKT), pihaknya memastikan mereka tetap bisa kuliah.&quot;Sudah dibicarakan 180-an orang ini akan mendapatkan pendaftaran khusus. Kan pendaftaran kami sistem, sehingga harus jalan,&quot; ujarnya.
Muhammad Abduh menuturkan, skema pembayaran biaya kuliah dengan Danacita, lebih aman dibanding pinjol yang ada di luar. Dengan kerja sama ini, peminjam akan tervirifikasi secara ketat.
Namun, Kampus ITB terbuka terhadap seluruh mitra termasuk lembaga keuangan perbankan yang ingin bekerja sama. &quot;Kami terbuka kepada siapa pun fintech (financial technology) yang ingin bekerja sama dengan kami. Bahkan sebelumnya kami telah bekerja sama dengan bak,&quot; tutur Muhammad Abduh</content:encoded></item></channel></rss>
