<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ingin Sektor UMKM Berkembang, Menteri Teten: Butuh Entrepreneur Baru</title><description>MenkopUKM Teten Masduki menilai Indonesia membutuhkan pengusaha yang bisa melahirkan produk baru.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/01/455/2964049/ingin-sektor-umkm-berkembang-menteri-teten-butuh-entrepreneur-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/01/455/2964049/ingin-sektor-umkm-berkembang-menteri-teten-butuh-entrepreneur-baru"/><item><title>Ingin Sektor UMKM Berkembang, Menteri Teten: Butuh Entrepreneur Baru</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/01/455/2964049/ingin-sektor-umkm-berkembang-menteri-teten-butuh-entrepreneur-baru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/01/455/2964049/ingin-sektor-umkm-berkembang-menteri-teten-butuh-entrepreneur-baru</guid><pubDate>Kamis 01 Februari 2024 16:49 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Amirah Nasution</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/01/455/2964049/ingin-sektor-umkm-berkembang-menteri-teten-butuh-entrepreneur-baru-UblJ1UZpIB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">MenkopUKM Teten ingin UMKM Indonesia berkembang (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/01/455/2964049/ingin-sektor-umkm-berkembang-menteri-teten-butuh-entrepreneur-baru-UblJ1UZpIB.jpg</image><title>MenkopUKM Teten ingin UMKM Indonesia berkembang (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xNC8xLzE3NjA5My81L3g4cmZ3ems=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; MenkopUKM Teten Masduki menilai Indonesia membutuhkan pengusaha yang bisa melahirkan produk baru. Dia meyakini bahwa terciptanya entrepreneur baru akan membuka ekonmi baru.
&amp;ldquo;Kita perlu melahirkan enterpreneur baru dan produk baru, ekonomi baru. Engga bisa kita terus-menerus mau diinklubasi, kita harus lompat,&amp;rdquo; kata Teten, Kamis (1/2/2024).

Teten menjelaskan, calon pengusaha membutuhkan pendekatan inkubasi untuk menciptakan produk yang kompetitif. Dengan inkubasi, calon pengusaha akan lebih inovatif dan tidak hanya menciptakan produk yang itu-itu saja.
&amp;ldquo;Saya butuh bantuan juga, para asosiasi yang selama mendampingi juga kita harus sudah mulai melirik usaha besarnya juga,&amp;rdquo; ucapnya.
Menkop Teten pun menilai inkubasi dan pendampingan yang dilakukan Bank BJB bisa melahirkan entrepreneur baru. Komisaris Utama Independen Bank BJB Farid Rahman menyampaikan bjbPreneur 2024 memberi wadah untuk menetaskan bisnis potensial dan merangsang kreativitas serta inovasi para pelaku bisnis. Sehingga pelaku UMKM bukan saja maju di bidang bisnis, tapi dapat berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan.

&amp;ldquo;Kami percaya bahwa para peserta yang akan mengikuti kan mendapatkan pengalaman holistik bagi peserta, membantu mereka mengasah keterampilan bisnis, memperluas jaringan, dan mendapatkan wawasan yang berharga dari para ahli industri,&amp;rdquo; ujarnya.
Sementara itu, Direktur Komersial dan UMKM Bank BJB Nancy Adistyasari  juga menambahkan, pelaku UMKM akan dibina dan meningkatkan kompetensi  UMKM yang tersebar di lima kantor wilayah bank bjb agar terus tumbuh dan  naik kelas.
&quot;Ini merupakan bagian dari komitmen dalam mendukung pertumbuhan  ekonomi nasional sehingga diharapkan para pelaku UMKM mampu berdaya  saing, naik kelas, sampai akhirnya menjadi UMKM Juara,&quot; kata Nancy.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xNC8xLzE3NjA5My81L3g4cmZ3ems=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; MenkopUKM Teten Masduki menilai Indonesia membutuhkan pengusaha yang bisa melahirkan produk baru. Dia meyakini bahwa terciptanya entrepreneur baru akan membuka ekonmi baru.
&amp;ldquo;Kita perlu melahirkan enterpreneur baru dan produk baru, ekonomi baru. Engga bisa kita terus-menerus mau diinklubasi, kita harus lompat,&amp;rdquo; kata Teten, Kamis (1/2/2024).

Teten menjelaskan, calon pengusaha membutuhkan pendekatan inkubasi untuk menciptakan produk yang kompetitif. Dengan inkubasi, calon pengusaha akan lebih inovatif dan tidak hanya menciptakan produk yang itu-itu saja.
&amp;ldquo;Saya butuh bantuan juga, para asosiasi yang selama mendampingi juga kita harus sudah mulai melirik usaha besarnya juga,&amp;rdquo; ucapnya.
Menkop Teten pun menilai inkubasi dan pendampingan yang dilakukan Bank BJB bisa melahirkan entrepreneur baru. Komisaris Utama Independen Bank BJB Farid Rahman menyampaikan bjbPreneur 2024 memberi wadah untuk menetaskan bisnis potensial dan merangsang kreativitas serta inovasi para pelaku bisnis. Sehingga pelaku UMKM bukan saja maju di bidang bisnis, tapi dapat berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan.

&amp;ldquo;Kami percaya bahwa para peserta yang akan mengikuti kan mendapatkan pengalaman holistik bagi peserta, membantu mereka mengasah keterampilan bisnis, memperluas jaringan, dan mendapatkan wawasan yang berharga dari para ahli industri,&amp;rdquo; ujarnya.
Sementara itu, Direktur Komersial dan UMKM Bank BJB Nancy Adistyasari  juga menambahkan, pelaku UMKM akan dibina dan meningkatkan kompetensi  UMKM yang tersebar di lima kantor wilayah bank bjb agar terus tumbuh dan  naik kelas.
&quot;Ini merupakan bagian dari komitmen dalam mendukung pertumbuhan  ekonomi nasional sehingga diharapkan para pelaku UMKM mampu berdaya  saing, naik kelas, sampai akhirnya menjadi UMKM Juara,&quot; kata Nancy.</content:encoded></item></channel></rss>
