<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Proyek Kampus UGM Rp607 Miliar Ditargetkan Rampung April 2024</title><description>Pembangunan Kawasan Gedung Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK)  UGM memakan anggaran lebih dari setengah triliun  alias Rp607 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/01/470/2963971/proyek-kampus-ugm-rp607-miliar-ditargetkan-rampung-april-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/01/470/2963971/proyek-kampus-ugm-rp607-miliar-ditargetkan-rampung-april-2024"/><item><title>Proyek Kampus UGM Rp607 Miliar Ditargetkan Rampung April 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/01/470/2963971/proyek-kampus-ugm-rp607-miliar-ditargetkan-rampung-april-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/01/470/2963971/proyek-kampus-ugm-rp607-miliar-ditargetkan-rampung-april-2024</guid><pubDate>Kamis 01 Februari 2024 15:12 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/01/470/2963971/proyek-kampus-ugm-rp607-miliar-ditargetkan-rampung-april-2024-0Rl1eUXYGd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembangunan UGM ditargetkan rampung April 2024 (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/01/470/2963971/proyek-kampus-ugm-rp607-miliar-ditargetkan-rampung-april-2024-0Rl1eUXYGd.jpg</image><title>Pembangunan UGM ditargetkan rampung April 2024 (Foto: PUPR)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8wMS8xLzE3Njc2OC81L3g4cnl3c3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pembangunan Kawasan Gedung Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM) memakan anggaran lebih dari setengah triliun alias Rp607 miliar.
Menteri Basuki mengatakan rehabilitasi fasilitas pendidikan sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo, yaitu untuk mempercepat pembangunan dan rehabilitasi sekolah, madrasah, dan lanjutan Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP) Perguruan Tinggi Negeri (PTN)/PTKIN di seluruh Indonesia.

BACA JUGA:
Ketika Guru-Guru Besar UGM Kritik Jokowi


&quot;Kita lanjutkan pembangunan prasarana dan sarana pendidikan guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Manfaatkan fasilitas yang sudah dibangun. Generasi mendatang harus lebih pintar karena fasilitasnya lebih baik,&quot; kata Menteri Basuki dalam keterangan resminya, Kamis (1/2/2024).
Dalam tinjauannya di kawasan GIK UGM, Menteri Basuki mengimbau mengenai pemilihan warna bangunan yang berkaitan dengan penerangan (lighting). &amp;ldquo;Mohon disesuaikan lagi untuk penerangannya, kalau bisa warna ceiling bangunannya di cat lebih terang seperti light grey supaya tidak terkesan gelap,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki.

BACA JUGA:
Lulusan S2 dan S3 di RI Masih Rendah, Ini Kata Rektor UGM


Di samping itu, Menteri Basuki juga berpesan mengenai penambahan saluran, serta memperbanyak penghijauan. Pembangunan embung diharapkan juga sekaligus ditanami pepohonan rimbun yang berbuah.
&quot;Untuk area tangga bisa diberikan pelindung di kanan dan kiri, supaya kalau hujan tidak terkena tampias atau cipratan air di kaca dan dinding,&quot; lanjutnya.
Kepala Balai Prasarana dan Permukiman Wilayah (BPPW) DIY Jonny  Zainuri Echsan mengatakan, pelaksanaan konstruksi pada GIK UGM Tahap I  ditargetkan selesai pada April 2024.
&quot;Kawasan GIK UGM mulai dibangun pada Juni 2022. Saat ini progress  fisiknya sudah mencapai 96%. Adapun kontraktor pelaksananya PT Waskita  Karya &amp;ndash; PT Amarta Karya KSO, dengan nilai kontrak Rp607,3 miliar,&quot;  terang Jonny.
Kawasan GIK UGM terdiri dari delapan zona yang dirancang sebagai  sarana penguatan sumber daya manusia (SDM) sekaligus berfungsi sebagai  fasilitas kemahasiswaan dari berbagai fakultas.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8wMS8xLzE3Njc2OC81L3g4cnl3c3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pembangunan Kawasan Gedung Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM) memakan anggaran lebih dari setengah triliun alias Rp607 miliar.
Menteri Basuki mengatakan rehabilitasi fasilitas pendidikan sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo, yaitu untuk mempercepat pembangunan dan rehabilitasi sekolah, madrasah, dan lanjutan Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP) Perguruan Tinggi Negeri (PTN)/PTKIN di seluruh Indonesia.

BACA JUGA:
Ketika Guru-Guru Besar UGM Kritik Jokowi


&quot;Kita lanjutkan pembangunan prasarana dan sarana pendidikan guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Manfaatkan fasilitas yang sudah dibangun. Generasi mendatang harus lebih pintar karena fasilitasnya lebih baik,&quot; kata Menteri Basuki dalam keterangan resminya, Kamis (1/2/2024).
Dalam tinjauannya di kawasan GIK UGM, Menteri Basuki mengimbau mengenai pemilihan warna bangunan yang berkaitan dengan penerangan (lighting). &amp;ldquo;Mohon disesuaikan lagi untuk penerangannya, kalau bisa warna ceiling bangunannya di cat lebih terang seperti light grey supaya tidak terkesan gelap,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki.

BACA JUGA:
Lulusan S2 dan S3 di RI Masih Rendah, Ini Kata Rektor UGM


Di samping itu, Menteri Basuki juga berpesan mengenai penambahan saluran, serta memperbanyak penghijauan. Pembangunan embung diharapkan juga sekaligus ditanami pepohonan rimbun yang berbuah.
&quot;Untuk area tangga bisa diberikan pelindung di kanan dan kiri, supaya kalau hujan tidak terkena tampias atau cipratan air di kaca dan dinding,&quot; lanjutnya.
Kepala Balai Prasarana dan Permukiman Wilayah (BPPW) DIY Jonny  Zainuri Echsan mengatakan, pelaksanaan konstruksi pada GIK UGM Tahap I  ditargetkan selesai pada April 2024.
&quot;Kawasan GIK UGM mulai dibangun pada Juni 2022. Saat ini progress  fisiknya sudah mencapai 96%. Adapun kontraktor pelaksananya PT Waskita  Karya &amp;ndash; PT Amarta Karya KSO, dengan nilai kontrak Rp607,3 miliar,&quot;  terang Jonny.
Kawasan GIK UGM terdiri dari delapan zona yang dirancang sebagai  sarana penguatan sumber daya manusia (SDM) sekaligus berfungsi sebagai  fasilitas kemahasiswaan dari berbagai fakultas.</content:encoded></item></channel></rss>
