<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sempat Viral Ditaruh Karangan Duka Cita, Eskalator Stasiun Bekasi Hidup Lagi Bulan Ini   </title><description>DJKA Kementerian Perhubungan memasang target perbaikan eskalator Stasiun Bekasi selesai bulan ini</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/02/320/2964736/sempat-viral-ditaruh-karangan-duka-cita-eskalator-stasiun-bekasi-hidup-lagi-bulan-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/02/320/2964736/sempat-viral-ditaruh-karangan-duka-cita-eskalator-stasiun-bekasi-hidup-lagi-bulan-ini"/><item><title>Sempat Viral Ditaruh Karangan Duka Cita, Eskalator Stasiun Bekasi Hidup Lagi Bulan Ini   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/02/320/2964736/sempat-viral-ditaruh-karangan-duka-cita-eskalator-stasiun-bekasi-hidup-lagi-bulan-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/02/320/2964736/sempat-viral-ditaruh-karangan-duka-cita-eskalator-stasiun-bekasi-hidup-lagi-bulan-ini</guid><pubDate>Jum'at 02 Februari 2024 21:06 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/02/320/2964736/sempat-viral-ditaruh-karangan-duka-cita-eskalator-stasiun-bekasi-hidup-lagi-bulan-ini-1NKETITxLj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Eskalator Mati di Stasiun Bekasi Ditargetkan Hidup Bulan Ini. (Foto: Okezone.com/Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/02/320/2964736/sempat-viral-ditaruh-karangan-duka-cita-eskalator-stasiun-bekasi-hidup-lagi-bulan-ini-1NKETITxLj.jpg</image><title>Eskalator Mati di Stasiun Bekasi Ditargetkan Hidup Bulan Ini. (Foto: Okezone.com/Ist)</title></images><description>JAKARTA - Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan memasang target perbaikan eskalator Stasiun Bekasi selesai bulan ini. Sebelumnya viral kondisi eskalator Bekasi mati hingga adanya karangan duka cita terhadap fasilitas tersebut.
Kepala BTP Jakarta Ferdian Suryo menyebutkan, perawatan eskalator untuk peron 3 dan 4 Stasiun Bekasi sudah dilaksanakan pada Kamis malam.  Targetnya, perbaikan tersebut bisa rampung bulan ini.
&quot;Alhamdulillah saat ini eskalator sudah dapat digunakan kembali oleh masyarakat, semoga dapat mempermudah mobilitas masyarakat di Stasiun Bekasi,&quot; ujar Ferdian dalam keterangan resminya, Jumat (2/2/2024).

BACA JUGA:
Penumpang Kereta Kirim Karangan Bunga 100 Hari Eskalator Mati di Stasiun Bekasi, Netizen Murka

Adapun 1 (satu) eskalator di sisi utara stasiun, yang masih perlu dilakukan perawatan diharapkan dapat selesai pertengahan Februari. Sementara eskalator lain di Stasiun Bekasi beroperasi normal dan siap melayani penumpang.
Lebih lanjut, Ferdian menyampaikan bahwa perbaikan yang telah dilakukan antara lain penggantian handrail beserta komponennya. Perawatan ini dilakukan dengan melibatkan 5 (lima) orang tenaga teknisi dari vendor yang diawasi langsung oleh pegawai DJKA dari BTP Jakarta.

BACA JUGA:
Eskalator Stasiun Bekasi Mati 100 Hari, Warga Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Pada kesempatan tinjauan yang dilakukan Kamis (01/02) di Stasiun Bekasi, Direktur Jenderal Perkeretaapian, Risal Wasal menuturkan bahwa DJKA akan memastikan agar perbaikan eskalator ini dapat dilakukan lebih cepat sehingga dapat segera digunakan masyarakat.
&quot;Kami atas nama Pemerintah memohon maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang muncul akibat perawatan eskalator ini,&quot; ungkap Risal.Terkait dengan aduan yang disampaikan oleh masyarakat, Risal menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif dalam mengawal pembangunan dan peningkatan pelayanan di sektor perkeretaapian.
&quot;Kami sangat terbuka terhadap kritik dan masukan yang disampaikan, sehingga kami dapat melakukan evaluasi terhadap pengembangan yang kami lakukan di sektor ini,&quot; tutup Risal.
Iqbal Dwi Purnama</description><content:encoded>JAKARTA - Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan memasang target perbaikan eskalator Stasiun Bekasi selesai bulan ini. Sebelumnya viral kondisi eskalator Bekasi mati hingga adanya karangan duka cita terhadap fasilitas tersebut.
Kepala BTP Jakarta Ferdian Suryo menyebutkan, perawatan eskalator untuk peron 3 dan 4 Stasiun Bekasi sudah dilaksanakan pada Kamis malam.  Targetnya, perbaikan tersebut bisa rampung bulan ini.
&quot;Alhamdulillah saat ini eskalator sudah dapat digunakan kembali oleh masyarakat, semoga dapat mempermudah mobilitas masyarakat di Stasiun Bekasi,&quot; ujar Ferdian dalam keterangan resminya, Jumat (2/2/2024).

BACA JUGA:
Penumpang Kereta Kirim Karangan Bunga 100 Hari Eskalator Mati di Stasiun Bekasi, Netizen Murka

Adapun 1 (satu) eskalator di sisi utara stasiun, yang masih perlu dilakukan perawatan diharapkan dapat selesai pertengahan Februari. Sementara eskalator lain di Stasiun Bekasi beroperasi normal dan siap melayani penumpang.
Lebih lanjut, Ferdian menyampaikan bahwa perbaikan yang telah dilakukan antara lain penggantian handrail beserta komponennya. Perawatan ini dilakukan dengan melibatkan 5 (lima) orang tenaga teknisi dari vendor yang diawasi langsung oleh pegawai DJKA dari BTP Jakarta.

BACA JUGA:
Eskalator Stasiun Bekasi Mati 100 Hari, Warga Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Pada kesempatan tinjauan yang dilakukan Kamis (01/02) di Stasiun Bekasi, Direktur Jenderal Perkeretaapian, Risal Wasal menuturkan bahwa DJKA akan memastikan agar perbaikan eskalator ini dapat dilakukan lebih cepat sehingga dapat segera digunakan masyarakat.
&quot;Kami atas nama Pemerintah memohon maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang muncul akibat perawatan eskalator ini,&quot; ungkap Risal.Terkait dengan aduan yang disampaikan oleh masyarakat, Risal menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif dalam mengawal pembangunan dan peningkatan pelayanan di sektor perkeretaapian.
&quot;Kami sangat terbuka terhadap kritik dan masukan yang disampaikan, sehingga kami dapat melakukan evaluasi terhadap pengembangan yang kami lakukan di sektor ini,&quot; tutup Risal.
Iqbal Dwi Purnama</content:encoded></item></channel></rss>
