<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Berdialog dengan Para Pelaku Sektor Informal Pengelolaan Sampah</title><description>Ganjar Pranowo berkunjung ke Waste4Change, perusahaan penyedia jasa profesional pengelolaan sampah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/05/320/2965861/ganjar-berdialog-dengan-para-pelaku-sektor-informal-pengelolaan-sampah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/05/320/2965861/ganjar-berdialog-dengan-para-pelaku-sektor-informal-pengelolaan-sampah"/><item><title>Ganjar Berdialog dengan Para Pelaku Sektor Informal Pengelolaan Sampah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/05/320/2965861/ganjar-berdialog-dengan-para-pelaku-sektor-informal-pengelolaan-sampah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/05/320/2965861/ganjar-berdialog-dengan-para-pelaku-sektor-informal-pengelolaan-sampah</guid><pubDate>Senin 05 Februari 2024 15:22 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/05/320/2965861/ganjar-berdialog-dengan-para-pelaku-sektor-informal-pengelolaan-sampah-EXQcKBV9aQ.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo di Bekasi (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/05/320/2965861/ganjar-berdialog-dengan-para-pelaku-sektor-informal-pengelolaan-sampah-EXQcKBV9aQ.jpeg</image><title>Ganjar Pranowo di Bekasi (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8wNS8xLzE3NjkyMy81L3g4czY2NzY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BEKASI - Calon Presiden (Capres) no urut 3, Ganjar Pranowo berkunjung ke Waste4Change, perusahaan penyedia jasa profesional pengelolaan sampah secara bertanggung jawab di Rumah Pemulihan Material Waste4Change, di kawasan Pedurenan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (5/2/2024).
Kunjungannya disambut CEO Waste4Change, M. Bijaksana Junerosano atau akrab dipanggil Sano yang telah menjalankan perusahaan sejak 2014.

BACA JUGA:
 Lombok Bergemuruh, Lautan Massa Perindo Padati Pengajian Akbar dan Doa untuk Ganjar-Mahfud&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Saya kira ini cukup bagus dan bisa kita tunjukkan kepada publik prakteknya sudah terjadi sejak tahun 2015 mereka sudah mengelola sejak leuwigajah terjadi longsor kemudian Bantar Gebang juga sudah lama sekali terjadi proses penumpukan yg belum selesai saya tantang bisa gak diselesaikan? bisa,&amp;rdquo; ungkap Ganjar, Senin (5/2/2024).
Capres Ganjar Pranowo selanjutnya dimoderatori Sano berdialog dengan para pelaku sektor informal persampahan seperti para pemulung dan ibu-ibu penggerak Bank Sampah tentang ekonomi sirkular.

BACA JUGA:
Ketua KPU Langgar Etik, Ganjar: Tak Boleh Ada yang Mengangkangi Demokrasi

&amp;ldquo;Kalau kita bicara ekonomi sirkular ini bagus sekali bisa mereka selesaikan pastikan diolah dari hdf dan sudah ada optikernya,&amp;rdquo; tegas Ganjar.Momentum ini sangat berarti dalam upaya bersama memperbaiki tata kelola sampah Indonesia, mengingat setelah tragedi longsor dan meledaknya gunungan sampah 21 Februari 2005 silam, tata kelola sampah Indonesia hingga kini masih didominasi kumpul angkut buang.
Melalui kunjungan Capres Ganjar Pranowo ini, Waste4Change proaktif mengambil peran profesional menghadirkan solusi untuk ekosistem pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dalam bingkai inklusif, netral dan non-partisan.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8wNS8xLzE3NjkyMy81L3g4czY2NzY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BEKASI - Calon Presiden (Capres) no urut 3, Ganjar Pranowo berkunjung ke Waste4Change, perusahaan penyedia jasa profesional pengelolaan sampah secara bertanggung jawab di Rumah Pemulihan Material Waste4Change, di kawasan Pedurenan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (5/2/2024).
Kunjungannya disambut CEO Waste4Change, M. Bijaksana Junerosano atau akrab dipanggil Sano yang telah menjalankan perusahaan sejak 2014.

BACA JUGA:
 Lombok Bergemuruh, Lautan Massa Perindo Padati Pengajian Akbar dan Doa untuk Ganjar-Mahfud&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Saya kira ini cukup bagus dan bisa kita tunjukkan kepada publik prakteknya sudah terjadi sejak tahun 2015 mereka sudah mengelola sejak leuwigajah terjadi longsor kemudian Bantar Gebang juga sudah lama sekali terjadi proses penumpukan yg belum selesai saya tantang bisa gak diselesaikan? bisa,&amp;rdquo; ungkap Ganjar, Senin (5/2/2024).
Capres Ganjar Pranowo selanjutnya dimoderatori Sano berdialog dengan para pelaku sektor informal persampahan seperti para pemulung dan ibu-ibu penggerak Bank Sampah tentang ekonomi sirkular.

BACA JUGA:
Ketua KPU Langgar Etik, Ganjar: Tak Boleh Ada yang Mengangkangi Demokrasi

&amp;ldquo;Kalau kita bicara ekonomi sirkular ini bagus sekali bisa mereka selesaikan pastikan diolah dari hdf dan sudah ada optikernya,&amp;rdquo; tegas Ganjar.Momentum ini sangat berarti dalam upaya bersama memperbaiki tata kelola sampah Indonesia, mengingat setelah tragedi longsor dan meledaknya gunungan sampah 21 Februari 2005 silam, tata kelola sampah Indonesia hingga kini masih didominasi kumpul angkut buang.
Melalui kunjungan Capres Ganjar Pranowo ini, Waste4Change proaktif mengambil peran profesional menghadirkan solusi untuk ekosistem pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dalam bingkai inklusif, netral dan non-partisan.</content:encoded></item></channel></rss>
