<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KAI: KRL Baru dari China Tiba 2025</title><description>PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter mengungkap impor rangkaian kereta rel listrik (KRL) baru dari China tiba 2025.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/06/320/2966593/kai-krl-baru-dari-china-tiba-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/06/320/2966593/kai-krl-baru-dari-china-tiba-2025"/><item><title>KAI: KRL Baru dari China Tiba 2025</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/06/320/2966593/kai-krl-baru-dari-china-tiba-2025</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/06/320/2966593/kai-krl-baru-dari-china-tiba-2025</guid><pubDate>Selasa 06 Februari 2024 20:15 WIB</pubDate><dc:creator>Putri Syifa Amelia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/06/320/2966593/kai-krl-baru-dari-china-tiba-2025-qZHnFAOdZV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Impor KRL China tiba 2025 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/06/320/2966593/kai-krl-baru-dari-china-tiba-2025-qZHnFAOdZV.jpg</image><title>Impor KRL China tiba 2025 (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8zMC8xLzE3NjcxNy81L3g4cng3ajc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter mengungkap impor rangkaian kereta rel listrik (KRL) baru dari CRRC Sifang Co., Ltd, China bakal tiba 2025. Sekretaris Perusahaan KAI Commuter Anne Purba mengatakan rangkaian KRL pertama akan tiba 13,5 bulan sejak proses penandatangan kesepakatan pembelian.
&quot;Jadi ini memang membutuhkan waktu sampai akhir tahun kemarin sehingga paling cepat datangnya baik dari impor itu 13,5 bulan datang pertama nanti di Indonesia. Totally untuk kedatangannya itu 15 bulan untuk semuanya, tapi trainset pertama itu datang 13,5 bulan,&quot; ujar Anne dilansir dari Antara, Selasa (6/2/2023).

BACA JUGA:
Beli KRL China, KAI: Produksinya Sesuai Kebutuhan Kita


Anne menyampaikan, KAI akan melakukan uji coba rangkaian sepanjang 4.000 kilometer. Kemudian, KRL tersebut akan mendapatkan sertifikasi dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DKJA) dan diizinkan untuk melayani penumpang.
Oleh karenanya, KAI Commuter menargetkan waktu 15-16 bulan dari mulai kedatangan KRL hingga waktu pengoperasian.

BACA JUGA:
Skybridge Stasiun Bojong Bakal Ditambah, Penumpang KRL Bisa Lebih Cepat


&quot;Targetnya itu sekitar 15 bulan dan di bulan ke-16 sudah bisa melayani penumpang, jadi ada sertifikasi dari DJKA juga,&quot; kata Anne.
PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter resmi membeli tiga rangkaian kereta rel listrik (KRL) baru dari produsen kereta asal China, CRRC Sifang, senilai Rp783 miliar.
Direktur Utama KAI Commuter Asdo Artriviyanto mengatakan tiga  rangkaian kereta baru itu memiliki tipe KCI-SFC120-V untuk memenuhi  operasional di wilayah KRL Jabodetabek.
Asdo mengatakan impor kereta dari CRRC Sifang ini merupakan proses  terakhir dari rangkaian pengadaan armada KRL Jabodetabek. KAI Commuter  sudah memesan 16 rangkaian KRL baru produksi lokal oleh PT INKA dengan  nilai investasi hampir Rp 3,83 triliun dan pengadaan 19 rangkaian KRL  retrofit dari PT INKA senilai Rp2,23 triliun.
Pengadaan armada baru ini bertujuan meningkatkan kapasitas angkut  seiring target perusahaan untuk mencapai 1,2 juta orang penumpang per  hari pada tahun depan. Sementara, KAI Commuter mencatat total pengguna  KRL Jabodetabek pada 2023 mencapai 290,9 juta orang, meningkat 38 persen  dari tahun sebelumnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8zMC8xLzE3NjcxNy81L3g4cng3ajc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter mengungkap impor rangkaian kereta rel listrik (KRL) baru dari CRRC Sifang Co., Ltd, China bakal tiba 2025. Sekretaris Perusahaan KAI Commuter Anne Purba mengatakan rangkaian KRL pertama akan tiba 13,5 bulan sejak proses penandatangan kesepakatan pembelian.
&quot;Jadi ini memang membutuhkan waktu sampai akhir tahun kemarin sehingga paling cepat datangnya baik dari impor itu 13,5 bulan datang pertama nanti di Indonesia. Totally untuk kedatangannya itu 15 bulan untuk semuanya, tapi trainset pertama itu datang 13,5 bulan,&quot; ujar Anne dilansir dari Antara, Selasa (6/2/2023).

BACA JUGA:
Beli KRL China, KAI: Produksinya Sesuai Kebutuhan Kita


Anne menyampaikan, KAI akan melakukan uji coba rangkaian sepanjang 4.000 kilometer. Kemudian, KRL tersebut akan mendapatkan sertifikasi dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DKJA) dan diizinkan untuk melayani penumpang.
Oleh karenanya, KAI Commuter menargetkan waktu 15-16 bulan dari mulai kedatangan KRL hingga waktu pengoperasian.

BACA JUGA:
Skybridge Stasiun Bojong Bakal Ditambah, Penumpang KRL Bisa Lebih Cepat


&quot;Targetnya itu sekitar 15 bulan dan di bulan ke-16 sudah bisa melayani penumpang, jadi ada sertifikasi dari DJKA juga,&quot; kata Anne.
PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter resmi membeli tiga rangkaian kereta rel listrik (KRL) baru dari produsen kereta asal China, CRRC Sifang, senilai Rp783 miliar.
Direktur Utama KAI Commuter Asdo Artriviyanto mengatakan tiga  rangkaian kereta baru itu memiliki tipe KCI-SFC120-V untuk memenuhi  operasional di wilayah KRL Jabodetabek.
Asdo mengatakan impor kereta dari CRRC Sifang ini merupakan proses  terakhir dari rangkaian pengadaan armada KRL Jabodetabek. KAI Commuter  sudah memesan 16 rangkaian KRL baru produksi lokal oleh PT INKA dengan  nilai investasi hampir Rp 3,83 triliun dan pengadaan 19 rangkaian KRL  retrofit dari PT INKA senilai Rp2,23 triliun.
Pengadaan armada baru ini bertujuan meningkatkan kapasitas angkut  seiring target perusahaan untuk mencapai 1,2 juta orang penumpang per  hari pada tahun depan. Sementara, KAI Commuter mencatat total pengguna  KRL Jabodetabek pada 2023 mencapai 290,9 juta orang, meningkat 38 persen  dari tahun sebelumnya.</content:encoded></item></channel></rss>
