<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Tourism Fund Diluncurkan, Dapat Modal Rp2 Triliun</title><description>Tiko mengatakan, Perpres sekaligus menjadi landasan hukum pendirian Badan Layanan Umum (BLU) Indonesia Tourism Fund</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/07/320/2966983/indonesia-tourism-fund-diluncurkan-dapat-modal-rp2-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/07/320/2966983/indonesia-tourism-fund-diluncurkan-dapat-modal-rp2-triliun"/><item><title>Indonesia Tourism Fund Diluncurkan, Dapat Modal Rp2 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/07/320/2966983/indonesia-tourism-fund-diluncurkan-dapat-modal-rp2-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/07/320/2966983/indonesia-tourism-fund-diluncurkan-dapat-modal-rp2-triliun</guid><pubDate>Rabu 07 Februari 2024 15:34 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/07/320/2966983/indonesia-tourism-fund-diluncurkan-dapat-modal-rp2-triliun-7aO9N9TI39.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indonesia Tourism Fund Diluncurkan. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/07/320/2966983/indonesia-tourism-fund-diluncurkan-dapat-modal-rp2-triliun-7aO9N9TI39.jpg</image><title>Indonesia Tourism Fund Diluncurkan. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah siapkan dana khusus pariwisata atau Indonesia Tourism Fund (ITF) yang akan diresmikan di tahun ini. Peresmian itu setelah Peraturan Presiden (Perpres) diterbitkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) paling cepat Maret tahun ini.
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo alias Tiko mengatakan, Perpres sekaligus menjadi landasan hukum pendirian Badan Layanan Umum (BLU) Indonesia Tourism Fund.

BACA JUGA:
Sektor Pariwisata Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Karena itu, Kementerian BUMN, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Kementerian Koordinator Bidang  Kemaritiman dan Investasi terus mendorong agar dasar hukum pendirian Indonesia Tourism Fund sudah difinalisasikan Maret depan.
&amp;ldquo;Memang kita sudah menggagas Indonesia Tourism Fund yang sudah diputuskan di ratas kabinet. Dan kita sedang mendorong perpres-nya untuk membentuk lembaga BLU-nya ini, dukungan dari Kemenko Marves  dan Kemenparekraf kita harapkan nanti di bulan Maret (2024) kita akan selesaikan Perpres dan bisa beroperasional,&amp;rdquo; ujar Tiko saat konferensi pers, Jakarta Pusat, Rabu (7/2/2024).

BACA JUGA:
10 Tempat Wisata Terbaik di Blitar, Taman Rekreasi hingga Makam Bung Karno

Indonesia Tourism Fund, lanjut Tiko, akan menjadi sumber pendanaan baru di sektor pariwisata nasional, khususnya untuk kegiatan bertaraf internasional seperti MotoGP. Selain itu akan menjadi katalis untuk membuat event-event lain bertaraf global.
&amp;ldquo;Ini akan menjadi sumber pendanaan seperti event MotoGP dan menjadi satu katalis untuk meng-create event-event baru di Indonesia,&amp;rdquo; paparnya.Terkait pendanaan awal ITF, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno memastikan, pemerintah akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp2 triliun. Dana segar itu digunakan untuk mendorong geliat pariwisata di Tanah Air melalui berbagai event.
&amp;ldquo;Jadi ada Indonesia Tourism Fund yang memang digagas dan sudah mendapat arahan dari bapak Presiden, saat itu dianjurkan dengan target alokasi sekitar Rp2 triliun,&amp;rdquo; ucap Sandi.
&amp;ldquo;Untuk Tourism Fund, saya minggu lalu baru saja melaporkan ke bapak Presiden, ini sedang atau dalam proses finalisasi dan kita harapkan nanti mendapatkan percepatan dari alokasi, karena awalnya ini hanya sekitar Rp2 triliun untuk mendukung event-event,&amp;rdquo; lanjut dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah siapkan dana khusus pariwisata atau Indonesia Tourism Fund (ITF) yang akan diresmikan di tahun ini. Peresmian itu setelah Peraturan Presiden (Perpres) diterbitkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) paling cepat Maret tahun ini.
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo alias Tiko mengatakan, Perpres sekaligus menjadi landasan hukum pendirian Badan Layanan Umum (BLU) Indonesia Tourism Fund.

BACA JUGA:
Sektor Pariwisata Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Karena itu, Kementerian BUMN, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Kementerian Koordinator Bidang  Kemaritiman dan Investasi terus mendorong agar dasar hukum pendirian Indonesia Tourism Fund sudah difinalisasikan Maret depan.
&amp;ldquo;Memang kita sudah menggagas Indonesia Tourism Fund yang sudah diputuskan di ratas kabinet. Dan kita sedang mendorong perpres-nya untuk membentuk lembaga BLU-nya ini, dukungan dari Kemenko Marves  dan Kemenparekraf kita harapkan nanti di bulan Maret (2024) kita akan selesaikan Perpres dan bisa beroperasional,&amp;rdquo; ujar Tiko saat konferensi pers, Jakarta Pusat, Rabu (7/2/2024).

BACA JUGA:
10 Tempat Wisata Terbaik di Blitar, Taman Rekreasi hingga Makam Bung Karno

Indonesia Tourism Fund, lanjut Tiko, akan menjadi sumber pendanaan baru di sektor pariwisata nasional, khususnya untuk kegiatan bertaraf internasional seperti MotoGP. Selain itu akan menjadi katalis untuk membuat event-event lain bertaraf global.
&amp;ldquo;Ini akan menjadi sumber pendanaan seperti event MotoGP dan menjadi satu katalis untuk meng-create event-event baru di Indonesia,&amp;rdquo; paparnya.Terkait pendanaan awal ITF, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno memastikan, pemerintah akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp2 triliun. Dana segar itu digunakan untuk mendorong geliat pariwisata di Tanah Air melalui berbagai event.
&amp;ldquo;Jadi ada Indonesia Tourism Fund yang memang digagas dan sudah mendapat arahan dari bapak Presiden, saat itu dianjurkan dengan target alokasi sekitar Rp2 triliun,&amp;rdquo; ucap Sandi.
&amp;ldquo;Untuk Tourism Fund, saya minggu lalu baru saja melaporkan ke bapak Presiden, ini sedang atau dalam proses finalisasi dan kita harapkan nanti mendapatkan percepatan dari alokasi, karena awalnya ini hanya sekitar Rp2 triliun untuk mendukung event-event,&amp;rdquo; lanjut dia.</content:encoded></item></channel></rss>
