<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PLN Pastikan Listrik Tanpa Kedip saat Pemilu 2024</title><description>PLN memastikan listrik tanpa kedip saat Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/07/320/2967071/pln-pastikan-listrik-tanpa-kedip-saat-pemilu-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/07/320/2967071/pln-pastikan-listrik-tanpa-kedip-saat-pemilu-2024"/><item><title>PLN Pastikan Listrik Tanpa Kedip saat Pemilu 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/07/320/2967071/pln-pastikan-listrik-tanpa-kedip-saat-pemilu-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/07/320/2967071/pln-pastikan-listrik-tanpa-kedip-saat-pemilu-2024</guid><pubDate>Rabu 07 Februari 2024 17:47 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/07/320/2967071/pln-pastikan-listrik-tanpa-kedip-saat-pemilu-2024-6f82tLiObv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PLN pastikan listrik tanpa kedip (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/07/320/2967071/pln-pastikan-listrik-tanpa-kedip-saat-pemilu-2024-6f82tLiObv.jpg</image><title>PLN pastikan listrik tanpa kedip (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8wNy8xLzE3NzAxMy81L3g4c2E5NGU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; PLN memastikan listrik tanpa kedip saat Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. PLN memastikan sistem kelistrikan nasional dalam kondisi aman.
PLN juga menetapkan masa siaga Pemilu dari tanggal 11-18 Februari 2024 dengan membentuk 1.853 posko siaga dan mengerahkan 81.591 personil siaga di seluruh daerah di tanah air.

BACA JUGA:
Aliansi Akademisi Deklarasi Selamatkan Pemilu 2024 dari Intervensi Kekuasaan, Ini 8 Tuntutannya


Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan, perseroan bersama pemerintah berkomitmen untuk menyukseskan pesta demokrasi Pemilu 2024. Dalam hal ini, PLN telah memastikan dengan saksama pasokan listrik di seluruh sistem kelistrikan selama masa siaga Pemilu.
PLN memproyeksikan sistem kelistrikan dalam kondisi aman pada hari H Pemilu tanggal 14 Februari 2024 dengan Beban Puncak mencapai 36.643 megawatt (MW) dan Daya Mampu Pasok sebesar 57.543 MW.

BACA JUGA:
Polres Rokan Hulu Gelar Pembekalan Bimtek pada Personel Pengamanan TPS Pemilu 2024


&quot;PLN akan fokus mengamankan pasokan listrik untuk kelancaran Pemilu 2024. Kami ingin pastikan seluruh masyarakat bisa memilih dengan tenang di TPS masing-masing,&quot; ujar Darmawan, Rabu (7/2/2024).
Dalam rangka siaga Pemilu 2024, PLN telah mendata lokasi-lokasi strategis Pemilu dan pasokannya. Selanjutnya, PLN melakukan inspeksi dan pemeliharaan untuk memastikan instalasinya dalam kondisi normal untuk menjaga keandalan pasokan.
&quot;Selama masa siaga, PLN tidak akan melakukan pemadaman terencana,  kecuali emergency. PLN juga telah membuat prosedur pengamanan pasokan  dan berkoordinasi dengan pihak pengamanan,&quot; tambahnya.
Untuk menjaga keandalan pasokan, PLN akan menyiagakan 130 tim  Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) dengan total 1.040 personil.  Peralatan pendukung juga akan disiagakan, yakni berupa 1.731 unit  genset, 1.091 Unit Gardu Bergerak (UGB), 116 Unit Kabel Bergerak (UKB),  735 unit  Uninteruptible Power Supply (UPS), 395 unit Crane.
Sebagai pendukung operasional, PLN juga menyiapkan 3.756 unit mobil  dan 3.318 unit motor. Khusus untuk kendaraan listrik, 624 unit Stasiun  Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) juga bersiaga di seluruh  Indonesia.
&quot;Seluruh peralatan kami akan siaga penuh untuk memastikan percepatan  pemulihan listrik jika terjadi gangguan. Dalam hal terjadi gangguan,  akan dilakukan manuver jaringan sehingga yang terdampak dapat terisolir  untuk selanjutnya dapat dilakukan perbaikan,&quot; tutup Darmawan.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8wNy8xLzE3NzAxMy81L3g4c2E5NGU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; PLN memastikan listrik tanpa kedip saat Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. PLN memastikan sistem kelistrikan nasional dalam kondisi aman.
PLN juga menetapkan masa siaga Pemilu dari tanggal 11-18 Februari 2024 dengan membentuk 1.853 posko siaga dan mengerahkan 81.591 personil siaga di seluruh daerah di tanah air.

BACA JUGA:
Aliansi Akademisi Deklarasi Selamatkan Pemilu 2024 dari Intervensi Kekuasaan, Ini 8 Tuntutannya


Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan, perseroan bersama pemerintah berkomitmen untuk menyukseskan pesta demokrasi Pemilu 2024. Dalam hal ini, PLN telah memastikan dengan saksama pasokan listrik di seluruh sistem kelistrikan selama masa siaga Pemilu.
PLN memproyeksikan sistem kelistrikan dalam kondisi aman pada hari H Pemilu tanggal 14 Februari 2024 dengan Beban Puncak mencapai 36.643 megawatt (MW) dan Daya Mampu Pasok sebesar 57.543 MW.

BACA JUGA:
Polres Rokan Hulu Gelar Pembekalan Bimtek pada Personel Pengamanan TPS Pemilu 2024


&quot;PLN akan fokus mengamankan pasokan listrik untuk kelancaran Pemilu 2024. Kami ingin pastikan seluruh masyarakat bisa memilih dengan tenang di TPS masing-masing,&quot; ujar Darmawan, Rabu (7/2/2024).
Dalam rangka siaga Pemilu 2024, PLN telah mendata lokasi-lokasi strategis Pemilu dan pasokannya. Selanjutnya, PLN melakukan inspeksi dan pemeliharaan untuk memastikan instalasinya dalam kondisi normal untuk menjaga keandalan pasokan.
&quot;Selama masa siaga, PLN tidak akan melakukan pemadaman terencana,  kecuali emergency. PLN juga telah membuat prosedur pengamanan pasokan  dan berkoordinasi dengan pihak pengamanan,&quot; tambahnya.
Untuk menjaga keandalan pasokan, PLN akan menyiagakan 130 tim  Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) dengan total 1.040 personil.  Peralatan pendukung juga akan disiagakan, yakni berupa 1.731 unit  genset, 1.091 Unit Gardu Bergerak (UGB), 116 Unit Kabel Bergerak (UKB),  735 unit  Uninteruptible Power Supply (UPS), 395 unit Crane.
Sebagai pendukung operasional, PLN juga menyiapkan 3.756 unit mobil  dan 3.318 unit motor. Khusus untuk kendaraan listrik, 624 unit Stasiun  Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) juga bersiaga di seluruh  Indonesia.
&quot;Seluruh peralatan kami akan siaga penuh untuk memastikan percepatan  pemulihan listrik jika terjadi gangguan. Dalam hal terjadi gangguan,  akan dilakukan manuver jaringan sehingga yang terdampak dapat terisolir  untuk selanjutnya dapat dilakukan perbaikan,&quot; tutup Darmawan.</content:encoded></item></channel></rss>
