<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wamen BUMN Buka Suara Pengganti Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina</title><description>BUMN selaku pemegang saham PT Pertamina (Persero) belum mengambil keputusan mengenai pengganti Ahok.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/08/320/2966973/wamen-bumn-buka-suara-pengganti-ahok-sebagai-komisaris-utama-pertamina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/08/320/2966973/wamen-bumn-buka-suara-pengganti-ahok-sebagai-komisaris-utama-pertamina"/><item><title>Wamen BUMN Buka Suara Pengganti Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/08/320/2966973/wamen-bumn-buka-suara-pengganti-ahok-sebagai-komisaris-utama-pertamina</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/08/320/2966973/wamen-bumn-buka-suara-pengganti-ahok-sebagai-komisaris-utama-pertamina</guid><pubDate>Kamis 08 Februari 2024 03:08 WIB</pubDate><dc:creator>Mieke Dearni Br Tarigan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/07/320/2966973/wamen-bumn-buka-suara-pengganti-ahok-sebagai-komisaris-utama-pertamina-ydq8M65TOR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ahok mundur dari Komut Pertamina (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/07/320/2966973/wamen-bumn-buka-suara-pengganti-ahok-sebagai-komisaris-utama-pertamina-ydq8M65TOR.jpg</image><title>Ahok mundur dari Komut Pertamina (Foto: Instagram)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8zMC8xLzE3NjcxNi81L3g4cng3N3Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku pemegang saham PT Pertamina (Persero) belum mengambil keputusan mengenai pengganti Ahok sebagai Komisaris Utama perseroan.
Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang dalam pembahasan untuk menentukan sosok baru yang akan menggantikan Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) di sektor minyak dan gas bumi (migas).

BACA JUGA:
Siapa Pengganti Ahok sebagai Komut Pertamina? Wamen BUMN: Lagi Dipikirin&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Lagi dipikirin, lagi dipikirin,&amp;rdquo; ujar Tiko saat ditemui di gedung Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.
Menteri BUMN Erick Thohir telah memastikan bahwa operasional bisnis Pertamina tetap berjalan dengan baik, meskipun Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak lagi menjabat sebagai Komisaris Utama.

BACA JUGA:
Anies: BUMN Banyak Problem Besar

Menurutnya, Dewan Komisaris dan Direksi Pertamina terus menjaga kinerja mereka, sehingga bisnis perseroan negara di sektor minyak dan gas bumi (migas) tetap membaik.&amp;ldquo;Saya percaya kinerja Pertamina itu baik ya, karena apa? Direksi, komisaris, dan karyawan bersatu, untuk menjadikan Pertamina lebih baik lagi,&amp;rdquo; ucap Erick saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan.
&amp;ldquo;Sama suksesnya saya di posisi saya bukan karena saya tapi kerja tim di tempat saya,&amp;rdquo; kata dia.
Menteri BUMN Erick Thohir menilai bahwa keputusan Ahok untuk mundur sebagai Komisaris Utama Pertamina merupakan keputusan pribadi dari mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Alasan Ahok mundur adalah karena ia memilih untuk bergabung dalam tim sukses Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Erick Thohir melihat bahwa keputusan Ahok bukanlah tentang benar atau salah, tetapi merupakan pilihan pribadi yang perlu dihargai.
Baca selengkapnya: Siapa Pengganti Ahok sebagai Komut Pertamina? Wamen BUMN: Lagi Dipikirin</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8zMC8xLzE3NjcxNi81L3g4cng3N3Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku pemegang saham PT Pertamina (Persero) belum mengambil keputusan mengenai pengganti Ahok sebagai Komisaris Utama perseroan.
Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang dalam pembahasan untuk menentukan sosok baru yang akan menggantikan Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) di sektor minyak dan gas bumi (migas).

BACA JUGA:
Siapa Pengganti Ahok sebagai Komut Pertamina? Wamen BUMN: Lagi Dipikirin&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Lagi dipikirin, lagi dipikirin,&amp;rdquo; ujar Tiko saat ditemui di gedung Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.
Menteri BUMN Erick Thohir telah memastikan bahwa operasional bisnis Pertamina tetap berjalan dengan baik, meskipun Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak lagi menjabat sebagai Komisaris Utama.

BACA JUGA:
Anies: BUMN Banyak Problem Besar

Menurutnya, Dewan Komisaris dan Direksi Pertamina terus menjaga kinerja mereka, sehingga bisnis perseroan negara di sektor minyak dan gas bumi (migas) tetap membaik.&amp;ldquo;Saya percaya kinerja Pertamina itu baik ya, karena apa? Direksi, komisaris, dan karyawan bersatu, untuk menjadikan Pertamina lebih baik lagi,&amp;rdquo; ucap Erick saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan.
&amp;ldquo;Sama suksesnya saya di posisi saya bukan karena saya tapi kerja tim di tempat saya,&amp;rdquo; kata dia.
Menteri BUMN Erick Thohir menilai bahwa keputusan Ahok untuk mundur sebagai Komisaris Utama Pertamina merupakan keputusan pribadi dari mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Alasan Ahok mundur adalah karena ia memilih untuk bergabung dalam tim sukses Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Erick Thohir melihat bahwa keputusan Ahok bukanlah tentang benar atau salah, tetapi merupakan pilihan pribadi yang perlu dihargai.
Baca selengkapnya: Siapa Pengganti Ahok sebagai Komut Pertamina? Wamen BUMN: Lagi Dipikirin</content:encoded></item></channel></rss>
