<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyaluran Bansos Beras 10 Kg Dihentikan hingga 14 Februari 2024, Ini Alasannya</title><description>Pemerintah menghentikan sementara penyaluran bantuan sosial (bansos) 10 kilogram (Kg) kepada 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM).&amp;nbsp;&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/08/320/2967604/penyaluran-bansos-beras-10-kg-dihentikan-hingga-14-februari-2024-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/08/320/2967604/penyaluran-bansos-beras-10-kg-dihentikan-hingga-14-februari-2024-ini-alasannya"/><item><title>Penyaluran Bansos Beras 10 Kg Dihentikan hingga 14 Februari 2024, Ini Alasannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/08/320/2967604/penyaluran-bansos-beras-10-kg-dihentikan-hingga-14-februari-2024-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/08/320/2967604/penyaluran-bansos-beras-10-kg-dihentikan-hingga-14-februari-2024-ini-alasannya</guid><pubDate>Kamis 08 Februari 2024 21:16 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/08/320/2967604/penyaluran-bansos-beras-10-kg-dihentikan-hingga-14-februari-2024-ini-alasannya-ftMXQMoPlM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penyaluran bansos beras dihentikan sementara (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/08/320/2967604/penyaluran-bansos-beras-10-kg-dihentikan-hingga-14-februari-2024-ini-alasannya-ftMXQMoPlM.jpg</image><title>Penyaluran bansos beras dihentikan sementara (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8wMS8xLzE3Njc5Mi81L3g4cnppbWk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pemerintah menghentikan sementara penyaluran bantuan sosial (bansos) 10 kilogram (Kg) kepada 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Penyaluran bansos beras resmi dihentikan mulai Kamis (8/2/2024).
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi mengatakan, selama 11-14 Februari tahun ini pemerintah tidak melakukan penyaluran bansos beras 10 Kg. Alasannya karena masa tenang dalam pemilihan umum (pemilu).

BACA JUGA:
Jelang Pencoblosan Pemilu 2024, Setop Politisasi Bansos!

&amp;ldquo;Tanggal 8-9 Februari 2024 hari libur, tanggal 10 Feb 2024 terakhir kampanye, 11-13 Feb 2024 merupakan hari tenang dan 14 Feb 2024 hari pencoblosan,&amp;rdquo; ujar Arief kepada MNC Portal.
Kendati, bantuan pangan dihentikan pemerintah sementara waktu saat masa tenang, Arief menegaskan tidak ada dimensi politik alias bansos beras dipolitisasi.
&amp;ldquo;Bantuan pangan pemerintah dihentikan sementara karena memang tidak ada politisasi bantuan pangan. Dihentikan sementara untuk menghormati pemilu dan pemutakhiran data,&amp;rdquo; kata dia.

BACA JUGA:
Cak Imin: Pembagian Bansos Harus Sesuai Kebutuhan Rakyat, Bukan Jadwal Politik

Penyaluran bantuan pangan yang sangat diperlukan masyarakat, karena itu penyalurannya akan dimulai pada 15 Februari 2024.
&amp;ldquo;Menegaskan bahwa program ini sudah terencana sudah lama dan tidak terkait pemilu&amp;rdquo; papar Arief.Bapanas sendiri sudah menginstruksikan agar Perum Bulog menyetop sementara waktu distribusi beras bansos ke masyarakat. Permintaan itu sesuai surat Badan Pangan Nasional yang ditandatangani oleh Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan I Gusti Ketut Astawa.
&quot;Bahwa dalam rangka mendukung terwujudnya kelancaran penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2024, serta mempertimbangkan tahapan dan jadwal penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2024 yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum, kami sampaikan agar Perum Bulog menghentikan sementara penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Untuk Bantuan Pangan Beras pada tanggal 8-14 Februari 2024 di seluruh wilayah,&quot; bunyi isi surat tersebut.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8wMS8xLzE3Njc5Mi81L3g4cnppbWk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pemerintah menghentikan sementara penyaluran bantuan sosial (bansos) 10 kilogram (Kg) kepada 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Penyaluran bansos beras resmi dihentikan mulai Kamis (8/2/2024).
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi mengatakan, selama 11-14 Februari tahun ini pemerintah tidak melakukan penyaluran bansos beras 10 Kg. Alasannya karena masa tenang dalam pemilihan umum (pemilu).

BACA JUGA:
Jelang Pencoblosan Pemilu 2024, Setop Politisasi Bansos!

&amp;ldquo;Tanggal 8-9 Februari 2024 hari libur, tanggal 10 Feb 2024 terakhir kampanye, 11-13 Feb 2024 merupakan hari tenang dan 14 Feb 2024 hari pencoblosan,&amp;rdquo; ujar Arief kepada MNC Portal.
Kendati, bantuan pangan dihentikan pemerintah sementara waktu saat masa tenang, Arief menegaskan tidak ada dimensi politik alias bansos beras dipolitisasi.
&amp;ldquo;Bantuan pangan pemerintah dihentikan sementara karena memang tidak ada politisasi bantuan pangan. Dihentikan sementara untuk menghormati pemilu dan pemutakhiran data,&amp;rdquo; kata dia.

BACA JUGA:
Cak Imin: Pembagian Bansos Harus Sesuai Kebutuhan Rakyat, Bukan Jadwal Politik

Penyaluran bantuan pangan yang sangat diperlukan masyarakat, karena itu penyalurannya akan dimulai pada 15 Februari 2024.
&amp;ldquo;Menegaskan bahwa program ini sudah terencana sudah lama dan tidak terkait pemilu&amp;rdquo; papar Arief.Bapanas sendiri sudah menginstruksikan agar Perum Bulog menyetop sementara waktu distribusi beras bansos ke masyarakat. Permintaan itu sesuai surat Badan Pangan Nasional yang ditandatangani oleh Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan I Gusti Ketut Astawa.
&quot;Bahwa dalam rangka mendukung terwujudnya kelancaran penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2024, serta mempertimbangkan tahapan dan jadwal penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2024 yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum, kami sampaikan agar Perum Bulog menghentikan sementara penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Untuk Bantuan Pangan Beras pada tanggal 8-14 Februari 2024 di seluruh wilayah,&quot; bunyi isi surat tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
