<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Vale Indonesia (INCO) Raup Laba Rp4,2 Triliun pada 2023</title><description>INCO) membukukan laba bersih USD274,3 juta pada tahun 2023. Jumlah itu setara Rp4,23 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/11/278/2968742/vale-indonesia-inco-raup-laba-rp4-2-triliun-pada-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/11/278/2968742/vale-indonesia-inco-raup-laba-rp4-2-triliun-pada-2023"/><item><title>Vale Indonesia (INCO) Raup Laba Rp4,2 Triliun pada 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/11/278/2968742/vale-indonesia-inco-raup-laba-rp4-2-triliun-pada-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/11/278/2968742/vale-indonesia-inco-raup-laba-rp4-2-triliun-pada-2023</guid><pubDate>Minggu 11 Februari 2024 20:22 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/11/278/2968742/vale-indonesia-inco-raup-laba-rp4-2-triliun-pada-2023-sUcwFANgcz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham Vale Raup Laba (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/11/278/2968742/vale-indonesia-inco-raup-laba-rp4-2-triliun-pada-2023-sUcwFANgcz.jpg</image><title>Saham Vale Raup Laba (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xMS8xLzE3NzE2NS81L3g4c2oydzQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) membukukan laba bersih USD274,3 juta pada tahun 2023. Jumlah itu setara Rp4,23 triliun (kurs JISDOR BI 29 Desember 2023, Rp15.429 per 1 USD).
Realisasi laba emiten tambang nikel itu tumbuh 36,89% year-on-year (yoy) dibandingkan bottomline INCO akhir 2022 yang mencapai USD200,40 juta.

BACA JUGA:
Deretan Saham Paling Anjlok Pekan Ini, dari INRU hingga FOOD

Alhasil laba per saham dasar INCO tumbuh menjadi USD0,027 dari sebelumnya USD0,020 per saham, demikian dalam keterbukaan informasi BEI, Minggu (11/2/2024).
Kinerja ini berlangsung seiring pertumbuhan pendapatan 4,47% yoy mencapai USD1,23 miliar atau setara Rp19,01 triliun.

BACA JUGA:
Daftar 10 Saham Paling Cuan dalam Sepekan

Seluruh pendapatan dihasilkan dari penjualan nikel ke entitas perseroan yakni Vale Canada Limited (VCL), dan Sumitomo Metal Mining (SMM).
Beban pokok ikut terdongkrak mengekor peningkatan pendapatan. Namun, margin laba kotor masih tumbuh secara tahunan mencapai USD347,02 juta. Setelah dipotong beban operasional hingga ditambah keuntungan atas pengakuan nilai wajar aset derivatif, maka laba sebelum pajak INCO mencapai USD352,52 juta.Dari sisi balance sheet, jumlah aset INCO akhir 2023 naik 10,07% yoy menjadi USD2,92 miliar. Total kewajiban utang atau liabilitas meningkat 19,16% yoy mencapai USD361,46 juta, sedangkan ekuitas tumbuh 8,90% yoy di level USD2,56 miliar
Kas yang digenggam tutup buku 2023 mencapai USD698,79 juta atau setara USD10,7 triliun. Jumlah ini meningkat dari akhir 2022 akibat peningkatan penerimaan kas, meskipun ada kenaikan anggaran untuk pembelian aset tetap.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xMS8xLzE3NzE2NS81L3g4c2oydzQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) membukukan laba bersih USD274,3 juta pada tahun 2023. Jumlah itu setara Rp4,23 triliun (kurs JISDOR BI 29 Desember 2023, Rp15.429 per 1 USD).
Realisasi laba emiten tambang nikel itu tumbuh 36,89% year-on-year (yoy) dibandingkan bottomline INCO akhir 2022 yang mencapai USD200,40 juta.

BACA JUGA:
Deretan Saham Paling Anjlok Pekan Ini, dari INRU hingga FOOD

Alhasil laba per saham dasar INCO tumbuh menjadi USD0,027 dari sebelumnya USD0,020 per saham, demikian dalam keterbukaan informasi BEI, Minggu (11/2/2024).
Kinerja ini berlangsung seiring pertumbuhan pendapatan 4,47% yoy mencapai USD1,23 miliar atau setara Rp19,01 triliun.

BACA JUGA:
Daftar 10 Saham Paling Cuan dalam Sepekan

Seluruh pendapatan dihasilkan dari penjualan nikel ke entitas perseroan yakni Vale Canada Limited (VCL), dan Sumitomo Metal Mining (SMM).
Beban pokok ikut terdongkrak mengekor peningkatan pendapatan. Namun, margin laba kotor masih tumbuh secara tahunan mencapai USD347,02 juta. Setelah dipotong beban operasional hingga ditambah keuntungan atas pengakuan nilai wajar aset derivatif, maka laba sebelum pajak INCO mencapai USD352,52 juta.Dari sisi balance sheet, jumlah aset INCO akhir 2023 naik 10,07% yoy menjadi USD2,92 miliar. Total kewajiban utang atau liabilitas meningkat 19,16% yoy mencapai USD361,46 juta, sedangkan ekuitas tumbuh 8,90% yoy di level USD2,56 miliar
Kas yang digenggam tutup buku 2023 mencapai USD698,79 juta atau setara USD10,7 triliun. Jumlah ini meningkat dari akhir 2022 akibat peningkatan penerimaan kas, meskipun ada kenaikan anggaran untuk pembelian aset tetap.</content:encoded></item></channel></rss>
