<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Listing Hari Ini, Harta Djaya (MEJA) Jadi Pendatang Baru di BEI</title><description>PT Harta Djaya Karya Tbk (HRTA) bakal mencatatkan saham perdana hari ini, Senin (12/2/2024).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/12/278/2968869/listing-hari-ini-harta-djaya-meja-jadi-pendatang-baru-di-bei</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/12/278/2968869/listing-hari-ini-harta-djaya-meja-jadi-pendatang-baru-di-bei"/><item><title>Listing Hari Ini, Harta Djaya (MEJA) Jadi Pendatang Baru di BEI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/12/278/2968869/listing-hari-ini-harta-djaya-meja-jadi-pendatang-baru-di-bei</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/12/278/2968869/listing-hari-ini-harta-djaya-meja-jadi-pendatang-baru-di-bei</guid><pubDate>Senin 12 Februari 2024 07:28 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/12/278/2968869/listing-hari-ini-harta-djaya-meja-jadi-pendatang-baru-di-bei-hyIQvBkcGL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harta Djaya Karya listing hari ini (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/12/278/2968869/listing-hari-ini-harta-djaya-meja-jadi-pendatang-baru-di-bei-hyIQvBkcGL.jpg</image><title>Harta Djaya Karya listing hari ini (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Harta Djaya Karya Tbk (HRTA) bakal mencatatkan saham perdana hari ini, Senin (12/2/2024). Emiten furniture ini akan dicatatkan di Papan Akselerasi, sebagai emiten ke-14 di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Perseroan menawarkan Rp103 per saham, dengan jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 1,91 miliar lembar, sehingga market caps MEJA akan tembus Rp197,50 miliar.

BACA JUGA:
3 Calon Emiten yang IPO 12 Februari


Mengutip prospektus, MEJA menawarkan sebanyak-banyaknya 480 juta lembar saham baru atau setara 25,03%. Nilai nominal dipatok Rp20 per saham. Adapun total nilai pencatatan MEJA mencapai Rp49,4 miliar.

BACA JUGA:
Daftar Antrean IPO 2024 di BEI, Ada 4 Perusahaan Raksasa 


Bersamaan dengan IPO, perseroan menawarkan 480 juta Waran Seri I (MEJA-W), dengan rasio 1:1, yang artinya setiap pemegang saham baru MEJA berhak mendapatkan 1 waran. Ini dapat diperdagangkan atau dikonversi dengan harga pelaksanaan Rp115 per saham.
Perdagangan MEJA-W dimulai sejak tanggal pencatatan sampai 10 Februari 2026. Sedangkan masa konversi berlangsung pada 12 Agustus 2025 sampai 11 Februari 2026.
Untuk diketahui, dana hasil IPO tersebut rencananya akan digunakan  untuk pembelian aset tetap dan peralatan kerja proyek, peralatan kerja  kantor, kemudian sewa bangunan, kendaraan, dan pengembangan sistem  informasi.
Sebagian besar dana hasil IPO tersebut juga akan dialokasikan untuk  modal kerja seperti pembelian bahan baku, biaya kontraktor, desain  interior, dan pengadaan furnitur.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Harta Djaya Karya Tbk (HRTA) bakal mencatatkan saham perdana hari ini, Senin (12/2/2024). Emiten furniture ini akan dicatatkan di Papan Akselerasi, sebagai emiten ke-14 di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Perseroan menawarkan Rp103 per saham, dengan jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 1,91 miliar lembar, sehingga market caps MEJA akan tembus Rp197,50 miliar.

BACA JUGA:
3 Calon Emiten yang IPO 12 Februari


Mengutip prospektus, MEJA menawarkan sebanyak-banyaknya 480 juta lembar saham baru atau setara 25,03%. Nilai nominal dipatok Rp20 per saham. Adapun total nilai pencatatan MEJA mencapai Rp49,4 miliar.

BACA JUGA:
Daftar Antrean IPO 2024 di BEI, Ada 4 Perusahaan Raksasa 


Bersamaan dengan IPO, perseroan menawarkan 480 juta Waran Seri I (MEJA-W), dengan rasio 1:1, yang artinya setiap pemegang saham baru MEJA berhak mendapatkan 1 waran. Ini dapat diperdagangkan atau dikonversi dengan harga pelaksanaan Rp115 per saham.
Perdagangan MEJA-W dimulai sejak tanggal pencatatan sampai 10 Februari 2026. Sedangkan masa konversi berlangsung pada 12 Agustus 2025 sampai 11 Februari 2026.
Untuk diketahui, dana hasil IPO tersebut rencananya akan digunakan  untuk pembelian aset tetap dan peralatan kerja proyek, peralatan kerja  kantor, kemudian sewa bangunan, kendaraan, dan pengembangan sistem  informasi.
Sebagian besar dana hasil IPO tersebut juga akan dialokasikan untuk  modal kerja seperti pembelian bahan baku, biaya kontraktor, desain  interior, dan pengadaan furnitur.</content:encoded></item></channel></rss>
